Keren, IBM Ciptakan Baterai dari Air Laut

Senin, 23 Desember 2019 | 08:59 WIB
Keren, IBM Ciptakan Baterai dari Air Laut
Logo IBM. (Shutterstock)

Suara.com - IBM berinovasi dengan membuat baterai dengan bahan dasarnya berasal dari olahan air laut.

Teknologi baru ini tentu berseberangan dengan teknologi baterai saat ini, yang menggunakan cobalt sebagai bahan utama. Hal ini membuat permintaan cobalt meningkat, seiring dengan meningkatnya pasar mobil elektrik.

Bukan hanya menggunakan bahan yang ramah lingkungan, IBM juga mengklaim hasil inovasinya tersebut bisa mengalahkan performa baterai lithium urusan biaya produksi, pengisian daya, hingga efisiensi energi.

Secara teknis, IBM Research mencatat bahwa kepadatan energi pada baterai barunya ini mencapai 10.000 W/L, jauh lebih tinggi dari lithium ion. Sedangkan durasi pengisian baterainya pun hanya memakan waktu 5 menit untuk mengisi baterai hingga 80 persen.

Namun, IBM tidak bekerja sendiri dalam proses pembuatan baterai berbahan air laut ini, melainkan turut dibantu oleh Mercedes Benz, penyuplai elektrolit baterai Central Glass, dan pembuat baterai Sidus agar baterai ini bisa diproduksi untuk keperluan komersial.

Hanya saja, perlu dicatat bahwa baterai tersebut merupakan prototipe pertama, sehingga memerlukan masa percobaan selama satu tahun. Jeff Welser selaku VP IBM Research juga mengatakan, mereka belum tentu menjual baterai ini kepada konsumen.

Ilustrasi baterai. [Shutterstock]
Ilustrasi baterai. [Shutterstock]

"Banyak material di baterai, termasuk nikel dan cobalt, mempunyai dampak buruk bagi lingkungan dan manusia. Cobalt contohnya, yang banyak tersedia di Afrika Tengah, tengah bermasalah karena praktik penambangan yang tak bertanggung jawab dan terlalu eksploitatif," kata salah seorang peneliti di IBM, Young-hye Na seperti dikutip dari laman Techradar, Senin (23/12/2019).

"Dengan menggunakan tiga materai baru ini, yang sebelumnya belum pernah dipakai di baterai, tim kami di IBM Research sudah menemukan material baru untuk baterai yang tak menggunakan logam berat ataupun bahan lain yang bermasalah," imbuhnya.

Langkah IBM membuat baterai dari air laut sendiri didorong oleh jumlah cobalt yang kian berkurang akibat permintaan baterai yang terus meningkat drastis, sehingga ditakutkan bahan tambang itu akan habis dan menjadi komoditas yang langka.

Baca Juga: Pengumuman Absurb di Depan Toilet Ini Bikin Ngakak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI