Array

Mitsubishi Manfaatkan Baterai Bekas Outlander PHEV untuk Operasional Pabrik

Senin, 16 Desember 2019 | 14:21 WIB
Mitsubishi Manfaatkan Baterai Bekas Outlander PHEV untuk Operasional Pabrik
Mitsubishi Outlander PHEV muncul dalam konvoi "Jakarta Langit Biru". [Dok PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia]

Suara.com - Limbah baterai kendaraan listrik terus menjadi perdebatan di tengah pesatnya perkembangan kendaraan ramah lingkungan. Pasalnya, limbah baterai dianggap menjadi salah satu penyebab pencemaran lingkungan.

Menjawab persoalan tersebut, Mitsubishi justru akan memanfaatkan baterai bekas sebagai salah satu sumber tenaga operasional pabrik di Okazaki, Jepang.

Dengan sistem tenaga surya, baterai bekas disebut dapat menghasilkan daya 3GW setahun atau menyimpan 1MWh energi dari baterai bekas milik Outlander Plug-in Hybrid.

Melansir laman Electreck, sistem ini diharapkan dapat mengurangi emisi karbon sekitar 1.600 ton per tahun. Selain itu, energi yang tersimpan juga dapat digunakan jika terjadi pemadaman listrik.

Setelah meluncurkan mobil i-MiEV pada 2009 lalu, produsen otomotif berlogo tiga berlian ini gencar memperkenalkan proyek percontohan untuk rumah dan diler mobil yang ditenagai baterai mobil listrik.

Mobil Mistubishi Outlander PHEV dipajang dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (18/7). [Suara.com/Arief Hermawan P]
Mobil Mistubishi Outlander PHEV dipajang dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten. [Suara.com/Arief Hermawan P]

Bahkan pada ajang Geneva Motor Show tahun ini, Mitsubishi menunjukkan Dendo Drive House, sebuah sistem energi yang memungkinkan pemilik untuk menghasilkan, menyimpan, dan energi secara otomatis. Sistem dua arah ini ditawarkan kepada pelanggan EV dan plug-in hybrid di Jepang dan Eropa pada Oktober lalu.

Kendati demikian, proyek Mitsubishi sebenarnya bukanlah satu-satunya contoh pemanfaatan baterai kendaraan listrik bekas.

Sebelumnya, Belectric, perusahaan tenaga surya dan baterai Jerman, menyelesaikan sistem penyimpanan energi 1,9MWh menggunakan baterai kendaraan listrik bekas dari Audi.

Selain itu, pada Juni 2019 lalu, baterai bekas Nissan Leaf juga pernah digunakan untuk menghidupkan setengah dari lampu sebuah stadion di Eropa.

Baca Juga: Bila Memiliki Outlander PHEV, Berapa Daya Listrik Rumah Diperlukan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI