Kapan dan di Mana Gerhana Matahari Cincin 26 Desember Bisa Diamati?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 24 Desember 2019 | 11:55 WIB
Kapan dan di Mana Gerhana Matahari Cincin 26 Desember Bisa Diamati?
Ilustrasi sejumlah orang menyaksikan Gerhana Matahari Cincin. [Shutterstock]

Suara.com - Indonesia menjadi salah satu dari segelintir negara beruntung menikmati Gerhana Matahari Cincin (GMC) pada 26 Desember mendatang. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), beberapa wilayah lainnya seperti Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilanka, Samudera India, Singapura, Malaysia, dan Samudera Pasifik juga akan menjadi jalur Gerhana.

Gerhana yang dijuluki sebagai Cincin Api ini merupakan Gerhana Matahari ketiga sekaligus terakhir pada 2019.

Sebelumnya, Gerhana Matahari pertama tahun ini terjadi pada 6 Januari 2019 yang merupakan Gerhana Matahari sebagian, lalu Gerhana Matahari kedua terjadi pada 2 Juli lalu yang merupakan Gerhana Matahari Total.

Sayang, kedua Gerhana Matahari tersebut tidak teramati di Indonesia. Menariknya, Gerhana Matahari kali ini akan terlihat di langit Indonesia.

Walau begitu, tidak seluruh wilayah Indonesia bisa melihat Gerhana Matahari Cincin tersebut. Menurut lansiran laman time and date, jalur Gerhana Matahari Cincin akan dimulai saat Matahari terbit di Arab Saudi dan berakhir di Samudera Pasifik Utara.

Posisi Indonesia sendiri cukup spesial karena titik pusat Gerhana Matahari Cincin akan berada tepat di langit Indonesia, yaitu di sebelah timur laut Pekanbaru, dekat Pulau Pedang, dengan titik koordinat 01° 00,5'LU dan 102° 57,4'BT.

Menurut BMKG, ada 25 kota dan kabupaten di 7 provinsi di Indonesia yang bisa menikmati Gerhana Matahari Cincin. Tujuh provinsi tersebut adalah Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Sedangkan sisinya akan menikmati Gerhana Matahari Sebagian.

Sementara menurut laman resmi Planetarium dan Observatorium Jakarta, kota di Indonesia yang dapat melihat fase Gerhana Matahari Cincin mencakup Padang Sidempuan, Duri, Batam, Singkawang, Pemangkat, sebagian Kalimantan Utara, dan sebagian Kalimantan Timur.

Sedangkan, untuk durasi Gerhana Matahari Cincin akan terjadi pada pukul 10.27 WIB untuk Fase Parsial Awal, pukul 12.22 WIB memasuki Cincin Awal, puncak Gerhana akan terjadi pada pukul 12.24 WIB. Fase Parsial Akhir akan terjadi pada pukul 14.18 WIB. Dengan begitu, total durasi Gerhana Matahari Cincin kali ini selama 3 jam 51 menit.

baca juga

Wilayah-wilayah lainnya di Indonesia hanya bisa mengamati peristiwa Gerhana Matahari Sebagian. Wilayah Jawa, Bali, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, hingga Papua hanya bisa mengamati 60 sampai 80 persen fenomena tersebut.

Sementara itu, laman resmi BMKG mengungkap bahwa untuk Durasi Cincin atau Fase Cincin bervariasi dari satu kota ke kota lain. Durasi cincin terlama di suatu pusat kota di Indonesia pada GMC 26 Desember 2019 ini adalah di Selat Panjang, Riau, yaitu 3 menit 38,9 detik dengan magnitudo Gerhana sebesar 0,984.

Sementara itu lokasi di permukaan Bumi dengan Durasi Cincinnya paling lama, atau disebut dengan Greatest Duration(GD), terjadi di (00o46’ 44” LU105o04’ 58” BT), yang berada di Selat Karimata. Di lokasi ini Durasi Cincinya mencapai 3 menit 40,0 detik dan magnitudo gerhananya mencapai 0,985.

Gerhana Matahari Cincin. [Shutterstock]
Gerhana Matahari Cincin. [Shutterstock]

Adapun lama Fase Cincin dan magnitudo Gerhana di kota-kota lainnya kurang dari waktu tersebut. Pada saat Fase Cincin di lokasi-lokasi tersebut, kecerlangan langitnya akan meredup hingga seperti saat fajar atau senja.

Puncak keredupannya adalah saat terjadinya Puncak Gerhana, yaitu waktu di tengah-tengah Fase Cincin ini.

Durasi Gerhana dan lama waktunya bervariasi dari satu kota ke kota lainnya. Durasi Gerhana terlama di Indonesia adalah di Bengkalis, Riau, yaitu selama 3jam 51 menit 24,7detik.

Sebagai informasi, pengamat diwajibkan menggunakan alat pelindung ketika mengamati Gerhana Matahari Cincin dan jangan menatap ke arah Matahari secara langsung.

Ini merupakan gerhana ke-46 dari total 71 gerhana yang akan terjadi. Disebut bahwa Gerhana ke-47 akan terjadi pada 18 tahun mendatang, tepatnya 5 Januari 2038.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Beda Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total

Ini Beda Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total

Tekno | Senin, 23 Desember 2019 | 17:00 WIB

Daftar 25 Kota Indonesia yang Dilalui Gerhana Matahari Cincin 26 Desember

Daftar 25 Kota Indonesia yang Dilalui Gerhana Matahari Cincin 26 Desember

Tekno | Minggu, 15 Desember 2019 | 06:15 WIB

4 Fakta Menarik Gerhana Matahari Cincin

4 Fakta Menarik Gerhana Matahari Cincin

Tekno | Rabu, 04 Desember 2019 | 11:40 WIB

4 Alat Bantu Melihat Gerhana Matahari Cincin

4 Alat Bantu Melihat Gerhana Matahari Cincin

Tekno | Selasa, 03 Desember 2019 | 08:25 WIB

Daftar Wilayah di Indonesia Ini Bisa Melihat Gerhana Matahari Cincin

Daftar Wilayah di Indonesia Ini Bisa Melihat Gerhana Matahari Cincin

Tekno | Senin, 02 Desember 2019 | 10:45 WIB

Keren, Kurang dari 100 Hari  Gerhana Matahari Cincin Ada di Indonesia

Keren, Kurang dari 100 Hari Gerhana Matahari Cincin Ada di Indonesia

Tekno | Jum'at, 20 September 2019 | 11:10 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×