China Bui Dokter yang Ciptakan Bayi dengan Gen Terekayasa Pertama di Dunia

Liberty Jemadu

Senin, 30 Desember 2019 | 16:23 WIB
China Bui Dokter yang Ciptakan Bayi dengan Gen Terekayasa Pertama di Dunia
Ilmuwan China, He Jiankui, mempresentasikan eksperimennya terkait reyakasa genetika di Hong Kong, 28 November 2018. [AFP/Anthony Wallace]

Suara.com - He Jiankui, dokter yang ciptakan bayi hasil rekayasa genetika pertama di dunia tekah divonis dengan hukuman penjara selama tiga tahun oleh sebuah pengadilan China.

Seperti diwartakan sebelumnya, He Jiankui pada November 2018 mengaku memanfaatkan teknologi penyuntingan gen bernama Crispr-Cas9 untuk mengubah gen dua anak kembar, ketika mereka masih berbentuk janin.

Karena aksinya itu, He Jiankui dinilai lancang oleh komunitas ilmuwan di dunia dan China. Ia dinilai melanggar etika dalam riset berani dan pertama di dunia tersebut.

Adapun pengadilan di Shenzen menyatakan bahwa He Jiankui bersalah karena telah berpraktek secara ilegal. Ia, selain dibui selama tiga tahun, juga didenda sebesar 3 juta yuan atau sekitar Rp 5,9 miliar.

Sementara dua orang lainnya, yang tergabung dalam tim riset He, menerima hukuman yang lebih ringan.

"Mereka bertiga dituding tak memiliki sertifikat yang cukup untuk berpraktik sebagai dokter dan sengaja melanggar regulasi nasional tentang riset ilmiah juga pengobatan, demi ketenaran serta kekayaan," demikian bunyi pernyataan pengadilan dalam kasus tersebut.

"Mereka telah melanggar etika dalam riset ilmiah dan etika kedokteran," bunyi pernyataan itu lebih lanjut.

Zhang Renlu, yang bekerja bareng He, dihukum penjara dua tahun dan didenda 1 juta yuan atau sekitar Rp 1,9 miliar. Sementara Qin Jinzhou dibui selama 18 bulan dan didensa 500.000 yuan atau sekitar Rp 993 juta.

Eksperimen He Jiankui, yang dilakukannya terhadap tujuh janin pada akhir 2018, mengguncang dunia kesehatan dan para ilmuwan. Teknik yang digunakannya telah lama dikenal oleh para ilmuwan, tetapi mereka belum berani melakukannya karena masih dilarang oleh sebagian besar negara di dunia dan melanggar etika.

baca juga

Dari tujuh janin yang gennya diedit oleh He Jiankui, dua di antaranya lahir: Lula dan Nana, sepasang anak kembar berjenis kelamin perempuan.

He Jiankui mengatakan ia, dengan rekayasa genetika itu, ingin membuat kedua anak kembar itu kebal terhadap virus HIV. Ia berambisi memutasi gen CCR5, mengubahnya sedemikian rupa menjadi CCR5-D32, gen pada orang-orang yang secara alami kebal terhadap HIV.

Tetapi sebuah studi oleh para ilmuwan di Amerika Serikat pada Desember ini menyatakan bahwa kemungkinan besar penyuntingan gen oleh He Jiankui itu gagal. [The Guardian]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terobosan RIPE: Rekayasa Genetika Selamatkan Ketahanan Pangan dari Krisis Iklim?

Terobosan RIPE: Rekayasa Genetika Selamatkan Ketahanan Pangan dari Krisis Iklim?

Your Say | Rabu, 04 Juni 2025 | 11:03 WIB

Wujudkan Domba "Monster" untuk Perburuan Trofi, Pria Ini Dipenjara Karena Rekayasa Genetika Ilegal

Wujudkan Domba "Monster" untuk Perburuan Trofi, Pria Ini Dipenjara Karena Rekayasa Genetika Ilegal

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 15:54 WIB

Dapat 'Memodifikasi' Hewan, Ini 3 Keuntungan dan Kerugian Rekayasa Genetika

Dapat 'Memodifikasi' Hewan, Ini 3 Keuntungan dan Kerugian Rekayasa Genetika

Your Say | Rabu, 22 Juni 2022 | 07:40 WIB

Terkini

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Dari Adu Teknik Memasak hingga Meracik Kopi, Chef Dunia Bersaing di Jakarta

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 01:49 WIB

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

LPPOM Tak Ingin Sertifikasi Halal Berhenti Jadi Label, UMKM Didorong Naik Kelas

News | Sabtu, 07 November 2026 | 01:37 WIB

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

×