NASA dan Eropa Luncurkan Satelit Pantau Kenaikan Permukaan Air Laut

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Kamis, 16 Januari 2020 | 14:27 WIB
NASA dan Eropa Luncurkan Satelit Pantau Kenaikan Permukaan Air Laut
Ilustrasi permukaan laut naik. [Shutterstock]

Suara.com - Badan antariksa Amerika Serikat dan Eropa, bekerja sama meluncurkan satelit yang akan memberikan informasi lebih rinci mengenai naiknya permukaan laut dan perubahan laut lainnya di Bumi.

Diluncurkan pada November 2019, misi Sentinel-6/Jason Continuity of Service (Jason-CS) akan menjadi misi pengamatan Bumi terpanjang yang didedikasikan untuk mempelajari naiknya samudera. Wahana antariksa itu akan memberikan pengukuran permukaan air paling detail.

Satelit ini mengikuti jejak trio misi (TOPEX/Poseidon dan Jason-1, Ocean Surface Topography/Jason-2, dan Jason-3) yang telah mengukur bagaimana permukaan laut naik selama 30 tahun terakhir. Pesawat ruang angkasa sebelumnya mengungkapkan bahwa lautan naik rata-rata 3 milimeter pada tajun 1990-an, meningkat 3,4 milimeter pada Minggu (12/1/2020).

S6 akan menggunakan dua satelit identik (Sentinel-6A dan Sentinel-6B) untuk melanjutkan pekerjaan sebelumnya dengan mempelajari perubahan sirkulasi laut, variabilitas iklim seperti El Niño dan La Niña, dan pola cuaca yang mencakup angin topan badai.

Dilansir dari Space.com, Sentinel-6/Jason-CS terdiri dari dua pesawat ruang angkasa, Sentinel-6A dan Sentinel-6B, yang akan diluncurkan lima tahun terpisah. Sentinel-6A akan diluncurkan tahun depan dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di California dengan bantuan roket SpaceX Falcon 9. Sementara Sentinel-6B akan diluncurkan pada 2025.

Diluncurkan pada 800 mil di atas Bumi, pesawat ruang angkasa akan mengirimkan getaran ke permukaan Bumi dan mengukur berapa lama waktu yang diperlukan getaran untuk kembali ke satelit.

Pada saat yang sama, Sentinel-6/Jason-CS akan menggunakan GPS dan laser berbasis darat untuk menemukan posisinya dan dilengkapi dengan jaringan khusus yang disebut Doppler Orbitography and Radiopositioning Integrated by Satellite (DORIS).

Jika digabungkan, teknologi ini akan mengukur ketinggian lautan dengan akurasi sekitar satu inci.

Sentinel-6/Jason-CS akan mengumpulkan data laut global setiap 10 hari, yang akan membantunya memberikan wawasan mengenai fitur samudera secara luas. Tak hanya itu, ini juga akan dapat memberikan wawasan tentang fitur laut yang lebih kecil, seperti arus kompleks yang akan menguntungkan navigasi dan komunitas nelayan.

Sentinel-6/Jason-CS Earth. [ESA]
Sentinel-6/Jason-CS Earth. [ESA]

"Kenaikan permukaan laut global adalah salah satu dampak perubahan iklim yang paling menganggu. Permukaan laut global adalah ukuran paling nyata untuk melihat bagaimana manusia mengubah iklim," ucap Josh Willis, ilmuwan di Jet Propulsion NASA.

Perubahan iklim yang disebabkan manusia bermula sejak Revolusi Industri, di mana penggunaan bahan bakar fosil yang tersebar luas membuang sejumlah besar karbon dioksida dan gas rumah kaca lainnya ke atmosfer Bumi. Gas-gas ini telah memanaskan atmosfer Bumi ke tingkat yanh semakin tinggi.

Saat gas-gas tersebut menutupi sebagian besar permukaan Bumi, lautan membantu menstabilkan iklim dengan menyerap lebih dari 90 persen panas yang terperangkap di Bumi.

Saat air memanas, itu akan meningkatkan volume air. Panas atmosfer yang terperangkap juga mencairkan lapisan es dan gletser, berkontribusi pada naiknya permukaan laut. Terhitung selama 25 tahun terakhir, tingkat kenaikan permukaan laut terus meningkat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengerikan! NASA Temukan Dua Planet Bertabrakan

Mengerikan! NASA Temukan Dua Planet Bertabrakan

Tekno | Minggu, 12 Januari 2020 | 11:30 WIB

NASA Temukan Planet Seukuran Bumi Pertama dengan Potensi Air Cair

NASA Temukan Planet Seukuran Bumi Pertama dengan Potensi Air Cair

Tekno | Sabtu, 11 Januari 2020 | 19:33 WIB

3 Hari Magang di NASA, Remaja 17 Tahun Temukan Planet Baru

3 Hari Magang di NASA, Remaja 17 Tahun Temukan Planet Baru

Tekno | Sabtu, 11 Januari 2020 | 16:53 WIB

Fakta Seputar Asteroid 2019 YB4 Melintas Dekat Bumi

Fakta Seputar Asteroid 2019 YB4 Melintas Dekat Bumi

Tekno | Kamis, 09 Januari 2020 | 12:33 WIB

Christina Koch, Astronot Perempuan Pertama dengan Misi Terpanjang

Christina Koch, Astronot Perempuan Pertama dengan Misi Terpanjang

Tekno | Senin, 06 Januari 2020 | 07:45 WIB

Astronot Program Artemis Akan Dibekali Sarung Tangan Pintar

Astronot Program Artemis Akan Dibekali Sarung Tangan Pintar

Tekno | Senin, 23 Desember 2019 | 14:16 WIB

Terkini

23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Mei 2026: Intip Bocoran Pemain buat Esok Hari

23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 13 Mei 2026: Intip Bocoran Pemain buat Esok Hari

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:15 WIB

32 Kode Redeem FF Terbaru 13 Mei 2026: Sistem Pity untuk Event Bundle Eclipse

32 Kode Redeem FF Terbaru 13 Mei 2026: Sistem Pity untuk Event Bundle Eclipse

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:52 WIB

Smart TV Samsung Berteknologi Micro RGB Diluncurkan di Indonesia

Smart TV Samsung Berteknologi Micro RGB Diluncurkan di Indonesia

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38 WIB

HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam

HP Gaming Lenovo Legion Y70 2026 Terlihat di Geekbench, Baterai Diklaim Tahan 19 Jam

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:50 WIB

2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn

2 Rekomendasi iPhone Turun Harga Terbaik 2026, Versi David GadgetIn

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:48 WIB

'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme

'Duta Artikulasi' Minta Maaf, Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Jadi Bahan Meme

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:37 WIB

Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap

Bocoran Vivo X500 Series Muncul, Ukuran Layar dan Kamera 200MP Mulai Terungkap

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:29 WIB

TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat

TikTok Shop Bantu Brand Lokal Tembus Pasar Asia Tenggara, Penjualan LIVE Naik hingga 50 Kali Lipat

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:17 WIB

Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring

Spesifikasi iPhone 17e di Indonesia: Pakai Chip Apple A19, Harga Lebih Miring

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 16:00 WIB

AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual

AI Agents Kini Bisa Kelola Keuangan hingga HR Perusahaan Tanpa Campur Tangan Manual

Tekno | Rabu, 13 Mei 2026 | 15:52 WIB