Pengguna Twitter, Jangan Harapkan Ada Tombol Edit

Dythia Novianty Suara.Com
Jum'at, 17 Januari 2020 | 10:10 WIB
Pengguna Twitter, Jangan Harapkan Ada Tombol Edit
Ilustrasi Twitter. [Shutterstock]

Suara.com - Opsi untuk mengedit tweet telah menjadi salah satu fitur yang paling banyak diminta sejak Twitter diluncurkan lebih dari satu dekade lalu.

Tetapi menurut CEO perusahaan, itu mungkin tidak akan pernah terjadi. Jack Dorsey, yang ikut mendirikan Twitter pada 2006, mengonfirmasi sebanyak mungkin dalam wawancara video T&J dengan Wired, di mana ia menjawab pertanyaan pengguna tentang layanan tersebut.

Satu pertanyaan muncul, "Ayo @Twitter, bisakah kita mendapatkan tombol edit itu pada tahun 2020?".

Dorsey pun menjawab, "Jawabannya adalah tidak."

Miliarder itu melanjutkan dengan menjelaskan tidak ada tombol Edit karena asal Twitter sebagai layanan pesan teks publi.

"Kami memulai sebagai layanan pesan teks SMS. Jadi seperti yang Anda semua tahu, ketika Anda mengirim teks, Anda tidak dapat benar-benar menariknya kembali. Kami ingin mempertahankan getaran dan perasaan itu sejak awal," kata Dorsey dilansir dari Metro.co.uk.

Dia kemudian menguraikan beberapa masalah lain yang mungkin muncul jika memenuhi keinginan jutaan pengguna Twitter untuk mengedit tweet mereka.

CEO Twitter, Jack Dorsey dalam rapat dengar pendapat dengan senat AS. [AFP]
CEO Twitter, Jack Dorsey. [AFP]

"Anda mungkin mengirim tweet dan kemudian seseorang mungkin me-retweet itu, dan satu jam kemudian Anda benar-benar mengubah isi tweet itu. "Kemudian orang yang me-retweet tweet asli sekarang me-retweet dan menyiarkan ulang sesuatu yang sama sekali berbeda," katanya.

Dorsey mengakui bahwa perusahaan telah memikirkannya, dan byang paling dekat dengan solusi tersebut adalah jendela waktu, di mana seseorang dapat mengedit tweet mereka.

Baca Juga: Peringatan Dini, Hujan Petir Berpotensi di Dua Wilayah Jakarta Ini

"Banyak orang menginginkannya untuk memperbaiki kesalahan ejaan cepat, tautan rusak atau yang lainnya, dan itu hebat. Kami telah mempertimbangkan jendela satu menit atau jendela 30 detik untuk memperbaiki sesuatu. Tetapi itu juga berarti bahwa kami harus menunda mengirimkan tweet itu, karena begitu itu keluar, orang melihatnya. Sebagai kesimpulan, kami tidak akan menyarankan Anda berharap adanya tombol Edit di Twitter dalam waktu dekat," beber Dorsey.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI