-
Saham Nintendo melonjak 17,21 persen dalam seminggu berkat game Pokémon Pokopia.
-
Game simulasi Pokémon Pokopia sukses besar di konsol Nintendo Switch 2.
-
Analis menyebut Pokémon Pokopia sebagai kuda hitam yang menyelamatkan nilai perusahaan.
Suara.com - Sebuah kejutan besar datang dari Nintendo. Setelah berbulan-bulan mengalami tren negatif, harga saham perusahaan raksasa game ini tiba-tiba melonjak drastis lebih dari 15 persen hanya dalam waktu seminggu.
Pahlawan tak terduga di balik kebangkitan ini adalah sebuah game spin-off bernama Pokémon Pokopia untuk konsol Nintendo Switch 2.
Judul anyar tersebut sukses besar, bahkan di luar ekspektasi. Padahal, saham Nintendo sempat anjlok lebih dari 40 persen dari puncaknya pada November lalu, menciptakan kekhawatiran di kalangan investor.
Namun, kesuksesan fenomenal Pokopia berhasil membalikkan keadaan.
Game ini dilaporkan ludes di berbagai peritel besar dunia seperti Walmart, GameStop, hingga toko resmi Nintendo di AS dan Inggris, menandakan permintaan luar biasa tinggi.
Usai melonjak 15 persen, saham Nintendo kembali membaik di angka 10.085 yen pada 12 Maret 2026.

Itu mengalami peningkatan 17,21 persen dari 8.710 yen pada 6 Maret 2026. Analis pun ikut terkejut.
"Game Pokémon adalah kuda hitam. Game ini langsung diminati, sehingga popularitasnya menjadi perkembangan yang positif," kata analis senior Toyo Securities, Hideki Yasuda dikutip dari VGC.
Kesuksesan Pokemon tidak hanya datang dari sisi komersial, tetapi juga dari ulasan kritikus, di mana Pokopia kini menjadi game Pokémon dengan rating tertinggi di Metacritic.
Baca Juga: 10 Game Terlaris Capcom hingga 2026, Resident Evil Requiem Bersiap Masuk?
Dikembangkan oleh Game Freak bersama Omega Force, yang berpengalaman lewat Dragon Quest Builders, game simulasi kehidupan tersebut memungkinkan pemain mengontrol Ditto yang meniru manusia.
Karakter Ditto memiliki misi untuk membangun kembali dunia dan menciptakan habitat bagi 300 jenis Pokémon.

Konsep segar ini terbukti menjadi formula kemenangan yang dinanti-nantikan para penggemar.
Momentum positif juga berdampak pada antisipasi konsol generasi berikutnya.
Analis Jefferies, Atul Goyal, menyatakan bahwa kesuksesan viral Pokopia telah mendongkrak momentum untuk Switch 2.
Meskipun Nintendo masih menghadapi tantangan seperti kenaikan harga memori yang sempat disinggung oleh Presiden Shuntaro Furukawa, peluncuran gemilang ini menjadi bukti bahwa konten yang kuat tetap menjadi raja.