Misteri Paus Sperma Kerdil Ditemukan Mati di Laut Pandeglang

Dythia Novianty

Minggu, 19 Januari 2020 | 06:19 WIB
Misteri Paus Sperma Kerdil Ditemukan Mati di Laut Pandeglang
Ilustrasi paus sperma. [Shutterstock]

Suara.com - Perjuangan masyarakat pesisir pantai di Kecamatan Panimbang untuk melepasliarkan mamalia laut yang terdampar kembali ke habitatnya, Jumat (17/1/2020) berujung sia-sia.

Mamalia yang belakangan diketahui bukan lumba-lumba, melainkanpaus jenis sperma kerdil atau dwarf sperm whale (kogia sima) dilaporkan mati.

Sebelumnya, warga di sekitar pesisir, Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Senin (6/1/2020) menemukan seekor lumba-lumba terombang-ambing di pesisir Pantai Gorengan, Caringin.

Ikan yang dilindungi itu ditemukan warga sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan setengah sadar. Namun, tak lama setelah itu mati.

Warga Panimbang yang menemukan paus bersama sejumlah instansi terkait telah berupaya melepaskan paus menggunakan kapal patroli Satpolairud Polred Pandeglang.

Saat itu, paus tersebut dapat kembali berenang di tengah laut. Namun, selang beberapa jam, tepatnya pukul 14.12 WIB, paus dengan panjang sekitar 2 meter itu kembali terdampar di lokasi yang sama.

Saat mengetahui kabar itu, Tim Respons Cepat Penanganan Mamalia Laut Terdampar LPSPL Serang, yang dipimpin Dani Dasa Permana langsung menuju ke lokasi untuk melakukan penanganan.

"Saat dijumpai, paus dalam keadaan hidup namun dalam kondisi sangat kritis, ditandai dengan ketidakmampuan paus mengapung di air dan hampir tidak ada pergerakan," kata Dani dilansir dari BantenHits.com.

Akhirnya, Tim Respons Cepat LPSPL Serang memutuskan untuk melakukan rehabilitasi kepada paus yang diketahui berjenis kelamin betina itu di kolam dermaga Laguna, Kecamagan Labuan.

baca juga

"Namun dalam masa rehabilitasi tersebut, pada pukul 16.35 WIB paus akhirnya mati," jelasnya.

Ironisnya, salah satu hewan yang dilindungi oleh undang-undang itu, mati dalam kondisi hamil. Hal itu terungkap setelah TIM LPSPL melakukan dokumentasi, pengukuran morfometrik, dan nekropsi untuk menganalisa penyebab kematian.

"Proses nekropsi dilakukan bersama tim laboratorium LP2IL Serang. Hasil nekropsi menunjukkan paus betina ini mengandung bayi paus dalam keadaan mati," ungkapnya.

Dani mengungkapkan, terdapat luka robek di bagian tubuh dekat ekor paus, sekitar 40 centimeter. Dani juga belum dapat menyimpulkan kematian paus tersebut.

Tim Respon Cepat (TRC) saat melakukan identifikasi Paus Sperma Kerdil. [Foto: Dok LPSPL Serang]
Tim Respon Cepat (TRC) saat melakukan identifikasi Paus Sperma Kerdil. [Foto: Dok LPSPL Serang]

Namun dari hasil pengamatan pada organ hati terjadi pembengkakan yang tidak wajar dan isi lambung yang dipenuhi oleh parasit cacing.

"Beberapa sampel organ seperti daging, kulit, paru-paru, limfa, usus, lidah dan gigi diambil untuk diuji dan dianalisa lebih lanjut di Laboratorium LP2IL Serang," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Lumba-lumba, Mamalia yang Terdampar di Panimbang Ternyata Paus Sperma

Bukan Lumba-lumba, Mamalia yang Terdampar di Panimbang Ternyata Paus Sperma

Banten | Jum'at, 17 Januari 2020 | 23:00 WIB

Miris, 100 Kilogram Sampah Ditemukan dalam Perut Paus Sperma

Miris, 100 Kilogram Sampah Ditemukan dalam Perut Paus Sperma

Tekno | Kamis, 05 Desember 2019 | 06:50 WIB

Ya Allah... Paus Hamil Mati karena Ada 22 Kilogram Sampah Plastik di Perut

Ya Allah... Paus Hamil Mati karena Ada 22 Kilogram Sampah Plastik di Perut

News | Rabu, 03 April 2019 | 10:51 WIB

Seekor Paus di Filipina Mati Usai Telan 40 Kg Sampah Plastik Karung Beras

Seekor Paus di Filipina Mati Usai Telan 40 Kg Sampah Plastik Karung Beras

Lifestyle | Kamis, 21 Maret 2019 | 07:45 WIB

Hiu Paus Kembali Ditemukan Mati dengan Perut Penuh Sampah Plastik

Hiu Paus Kembali Ditemukan Mati dengan Perut Penuh Sampah Plastik

Lifestyle | Senin, 11 Februari 2019 | 09:30 WIB

Sebanyak 140 Ekor Paus Pilot Mati di Pantai Selandia Baru

Sebanyak 140 Ekor Paus Pilot Mati di Pantai Selandia Baru

Tekno | Senin, 26 November 2018 | 16:56 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×