Siaga Banjir, Esri Hadirkan Jakarta Flood Map

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Minggu, 19 Januari 2020 | 13:45 WIB
Siaga Banjir, Esri Hadirkan Jakarta Flood Map
Jakarta Flood Map. [Esri]

Suara.com - Awal 2020, banjir melanda di sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Saat itu, curah hujan yang begitu tinggi membuat ketinggian air mencapai hampir 15 inci atau tiga kali lebih besar dari biasanya.

Sungai Ciliwung dan Cisadane meluap, serta sejumlah pintu air diberi status darurat. Sejumlah orang dilaporkan meninggal dunia akibat tanah longsor, hipotermia, tersengat listrik, hingga hanyut dan tenggelam bersama arus banjir.

Karena alasan keamanan, pemadaman listrik pun dilakukan di sebagian besar wilayah terdampak. Jaringan transportasi terganggu termasuk LRT (Light Rail Transit), busway, kereta api, jalan tol, dan bandara.

Kondisi tersebut tentu menghambat efektivitas tanggap darurat dan evakuasi terkait bencana yang terjadi. Tak ingin hal serupa terjadi, Esri Indonesia memberi dukungan kepada pemerintah dalam menanggulangi dan merespons bencana banjir.

Melalui Pusat Dukungan Darurat Geospasial atau Emergency Spatial Support Center (ESSC), Esri Indonesia, memperkenalkan website bernama Jakarta Flood Map.

"Portal ini mencakup dasbor untuk memantau pintu air (Jakarta Flood Gate Monitoring), tampilan area terdampak banjir dan level ketinggian banjir, dasbor untuk fasilitas publik terdampak banjir, peta narasi mengenai banjir Jakarta, serta mapping sebaran jumlah pengungsi korban banjir," kata Dr. A. Istamar, CEO Esri Indonesia dalam siaran persnya, Minggu (18/1/2020).

Lebih jauh, Istamar menjelaskan bahwa data-data yang digunakan pada Jakarta Flood Map merupakan data tercepat dan akurat karena bersumber langsung dari Pemprov DKI Jakarta, Dukcapil, BNPB, dan dinas terkait lainnya.

Untuk Jakarta Flood Gate Monitoring, data diambil dari seluruh pintu air di Jakarta secara near real time, lengkap dengan status masing-masing pintu air.

Dasbor berhasil digunakan dengan baik oleh para relawan dan pemangku kepentingan di DKI Jakarta sehingga mempercepat pengambilan keputusan terkait bencana banjir yang melanda. Ringkasnya, portal ini menyediakan informasi berbasis AI melalui teknologi geospasial.

baca juga

Sebagai informasi, teknologi geospasial sering digunakan untuk mitigasi bencana karena menyediakan data yang andal dan akurat bagi para pemangku kepentingan, relawan, dan pihak terkait laninnya guna menganalisa kumpulan data untuk menyikapi risiko yang berdampak pada infrastruktur, lingkungan, dan masyarakat luas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Hujan Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Digencarkan di 11-12 Januari

Cegah Hujan Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Digencarkan di 11-12 Januari

Tekno | Minggu, 12 Januari 2020 | 01:10 WIB

Peringatan BNPB: Warga Jabodetabek Waspada Cuaca Ekstrem Januari-Februari

Peringatan BNPB: Warga Jabodetabek Waspada Cuaca Ekstrem Januari-Februari

News | Kamis, 09 Januari 2020 | 10:48 WIB

Panggil Anies hingga Ridwan Kamil, Jokowi Bahas Dampak Banjir Jabodetabek

Panggil Anies hingga Ridwan Kamil, Jokowi Bahas Dampak Banjir Jabodetabek

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 18:13 WIB

Bahas Banjir, Gubernur Anies Dipanggil Jokowi ke Istana Sore Ini

Bahas Banjir, Gubernur Anies Dipanggil Jokowi ke Istana Sore Ini

News | Rabu, 08 Januari 2020 | 15:47 WIB

Kominfo: Sudah 99,8 Persen BTS Berfungsi Usai Banjir Jabodetabek

Kominfo: Sudah 99,8 Persen BTS Berfungsi Usai Banjir Jabodetabek

Tekno | Selasa, 07 Januari 2020 | 21:13 WIB

Modifikasi Cuaca Kurangi Intensitas Hujan di Jabodetabek Hingga 40 Persen

Modifikasi Cuaca Kurangi Intensitas Hujan di Jabodetabek Hingga 40 Persen

Tekno | Selasa, 07 Januari 2020 | 14:07 WIB

Terkini

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Kata-kata Andika Mahesa Setelah Kangen Band Bubar

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 07:05 WIB

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

Update Terkini 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan 4 Benda Ini

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:03 WIB

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

294 Karhutla Terjadi di Ogan Ilir hingga September 2026

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 07:00 WIB

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 06:58 WIB

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Denis Kolinger Puji Dukungan Jakmania Saat Persija Bungkam Persib di Menit Akhir

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:57 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

4 Shio yang Menarik Keberuntungan 13 September 2026: Masa Sulit Segera Berlalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 06:56 WIB

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Kemarau Jabar: 325 Hektare Lahan Terbakar dan 215 Ribu KK Terdampak Kekeringan

Jabar | Minggu, 13 September 2026 | 06:50 WIB

×