Ini Objek Kedua Terdekat dengan Matahari

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 22 Januari 2020 | 15:19 WIB
Ini Objek Kedua Terdekat dengan Matahari
Ilustrasi Matahari. [Shutterstock]

Suara.com - Para astronom berhasil menemukan asteroid baru yang merupakan objek alami terdekat kedua dengan Matahari. Asteroid yang disebut 2020 AV2 ini ditemukan mengelilingi Matahari di dalam orbit Venus.

Dengan jalur orbitnya seperti itu, 2020 AV2 juga menjadi asteroid pertama yang diketahui dengan orbit ini dan memiliki aphelion kecil (jarak dari Matahari) dari setiap objek alami yang diketahui di tata surya.

2020 AV2 dapat melakukan perjalanan mengelilingi Matahari hanya dalam 151 hari dan memiliki periode orbit terpendek dari asteroid manapun yang diketahui saat ini.

Melihat jalur orbitnya yang berada di dalam orbit Venus, 2020 AV2 mendapatkan gelar khusus yaitu intervenusian yang berarti "tidak menyimpang di luar orbit Venus".

Menurut Minor Planet Center International Astronomical Union, terdapat sekitar 792 ribu asteroid yang diketahui mengorbit Matahari, tetapi hanya 21 asteroid termasuk 2020 AV2 yang diperkirakan mengorbit lebih dekat ke Matahari daripada Bumi. 21 asteroid itu dikenal sebagai asteroid Atira. Dari seluruh asteroid Atira, hanya 2020 AV2 yang menjadi intervenusian.

Objek kedua terdekat Matahari, 2020 AV2. [virtualtelescope.eu]
Objek kedua terdekat Matahari, 2020 AV2. [virtualtelescope.eu]

Dilansir dari Space.com, 2020 AV2 ditemukan oleh teleskop Samuel Oschin Schmidt di Fasilitas Transient Zwicky di California pada 4 Januari lalu. Orbitnya yang unik membuat para astronom menyebutnya sebagai Vatira, kombinasi dari Venus dan Atira.

Namun, Vatira masih menjadi misteri bagi para astronom karena ukurannya yang sangat kecil sehingga sangat sulit untuk diteliti. Para astronom memperkirakan jarak 2020 AV2 tidak lebih dekat dari 12 juta kilometer dari Merkurius dan 10 juta kilometer dari Venus.

Penemuan Vatira intervenusian ini mungkin merupakan awal dari banyak penemuan semacam itu. Tidak menutup kemungkinan jika di masa depan para astronom akan menemukan astroid yang berjarak lebih dekat ke Matahari daripada Merkurius.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Material Purba, Lebih Tua dari Matahari, Ditemukan di Australia

Material Purba, Lebih Tua dari Matahari, Ditemukan di Australia

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2020 | 08:15 WIB

Badai Matahari Bikin Paus Abu-abu Nyasar, Ini Alasannya

Badai Matahari Bikin Paus Abu-abu Nyasar, Ini Alasannya

Tekno | Selasa, 14 Januari 2020 | 09:15 WIB

6 Gerhana Terjadi di 2020, Berikut Daftarnya

6 Gerhana Terjadi di 2020, Berikut Daftarnya

Tekno | Jum'at, 10 Januari 2020 | 07:15 WIB

Langit Indonesia Akan Dihiasi 13 Gerhana Matahari Hingga 2100

Langit Indonesia Akan Dihiasi 13 Gerhana Matahari Hingga 2100

Tekno | Rabu, 08 Januari 2020 | 15:21 WIB

Berawal dari Alergi Pewarna Rambut, Gadis Ini Menderita Kondisi Langka

Berawal dari Alergi Pewarna Rambut, Gadis Ini Menderita Kondisi Langka

Health | Jum'at, 03 Januari 2020 | 19:48 WIB

Akankah Gerhana Kembali Terjadi di Indonesia Tahun 2020?

Akankah Gerhana Kembali Terjadi di Indonesia Tahun 2020?

Tekno | Sabtu, 28 Desember 2019 | 12:58 WIB

Terkini

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Besar di Jayapura Tembus Rp120 Ribu per Kilogram

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Baekhyun EXO Dirikan Agensi Baru, CBX Dikabarkan Siap Bernaung Bersama

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:47 WIB

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

5 Rekomendasi Jam Tangan Digital Awet dan Terjangkau, Cocok Dipakai Outdoor dan Indoor

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

Penyaluran BSU Dinilai Bias Sektor Formal, Pakar UGM Desak Integrasi Basis Data Tunggal

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Terjebak Lingkaran Setan di I Saw the Devil, Siapa yang Sebenarnya Jahat?

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:40 WIB

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

7 Bedak Tabur Tanpa Minyak Wewangian dan Alkohol untuk Kulit Sensitif

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:38 WIB

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

MA Batalkan Penyetaraan Pendidikan Gibran, PKS Desak DPR Ambil Sikap Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:33 WIB

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Ada Wine Asli Bali di Balik Pesona Pulau Dewata, Begini Karakter Rasa dari Kebun Tropisnya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:30 WIB

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Berapa Lama Masa Berlaku SKCK?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Cara Memeriksa Izin Aplikasi Android agar Privasi Lebih Terjaga, Cegah Datamu Dijual ke Pengiklan!

Tekno | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 11:07 WIB

×