Ilmuwan Sukses Tanam Pohon Kurma dari Biji Berusia 2 Ribu Tahun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 11 Februari 2020 | 12:20 WIB
Ilmuwan Sukses Tanam Pohon Kurma dari Biji Berusia 2 Ribu Tahun
Ilustrasi pohon kurma. (AFP)

Suara.com - Para ilmuwan telah membudidayakan tanaman dari biji kurma yang terkubur di reruntuhan dan gua kuno selama 2 ribu tahun.

Tim ahli mengambil ratusan biji dari pohon kurma (Phoenix dactylifera) di sebuah benteng istana kuno, yang dibangun oleh King Herod the Great dan gua-gua yang terletak di Israel selatan antara Bukit Judea dan Laut Mati.

Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Sarah Sallon dari Hadassah Medical Organisation di Israel memilah-milah biji ini. Mereka memilih 34 biji yang paling layak, di mana satu biji dipisahkan sebagai kontrol, dan 33 biji lainnya direndam di dalam air dan pupuk untuk mendorong perkecambahan.

Setelah proses perendaman, para ilmuwan menemukan satu biji rusak dan menanam 32 biji yang tersisa. Dari jumlah tersebut, sebanyak enam biji berhasil tumbuh. Keenam tanaman itu diberi nama Jonah, Uriel, Boaz, Judith, Hannah, dan Adam.

Para ilmuwan kemudian melakukan tes dan analisis dengan mengumpulkan pecahan kulit biji yang masih menempel di akar tanaman. Dari sinilah para ahli dapat mengetahui usia biji, yang ditaksir berasal dari antara 1.800 dan 2.400 tahun lalu.

Kemudian, tim melakukan analisis genetik tanaman dan membandingkannya dengan database genetik. Ini menunjukkan pertukaran bahan genetik dari pohon kurma tidur dari Timur Tengah dan kurma barat dari Afrika Utara.

Penemuan ini mengungkapkan praktik budidaya dan asal-usul kurma Yudea yang menunjukkan penanamannya dari populasi timur dan barat yang secara genetis berbeda.

Pohon kurma dari biji berusia 2 ribu tahun. [Sciencemag.org]
Pohon kurma dari biji berusia 2 ribu tahun. [Sciencemag.org]

"Beberapa jenis kurma Yudea juga dideskripsikan di jaman dahulu termasuk varietas 'Nicolai' yang luar biasa besar berukuran hingga 11 sentimeter," tulis para ilmuwan, seperti dikutip dari Science Alert.

Para peneliti memang menemukan bahwa biji kuno berukuran 30 persen lebih besar daripada biji kurma saat ini.

baca juga

Kebun kurma semakin menurun setelah jatuhnya Kekaisaran Romawi. Kurma Yudea masih bisa dibudidayakan pada abad ke-11 M tetapi pada abad ke-19, kebun-kebun kurma tersebut mulai punah. Dengan penemuan ini, tim ahli berharap dapat merekonstruksi fenotip dari pohon kurma bersejarah ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Berhasil Hidupkan 7 Pohon Kurma dari Biji Zaman Nabi Isa

Israel Berhasil Hidupkan 7 Pohon Kurma dari Biji Zaman Nabi Isa

News | Sabtu, 08 Februari 2020 | 18:02 WIB

Unik, Minuman Ini Padukan Soda dengan Kurma

Unik, Minuman Ini Padukan Soda dengan Kurma

Lifestyle | Rabu, 22 Mei 2019 | 15:05 WIB

Anjuran Makan 3 Butir Kurma Saat Buka Puasa, Ini Alasannya Menurut Sains

Anjuran Makan 3 Butir Kurma Saat Buka Puasa, Ini Alasannya Menurut Sains

Health | Sabtu, 11 Mei 2019 | 17:45 WIB

Berburu Kurma Jelang Ramadhan di Tanah Abang

Berburu Kurma Jelang Ramadhan di Tanah Abang

Foto | Kamis, 02 Mei 2019 | 15:59 WIB

Kamu Perlu Tahu! Ini Efek Samping Buah Kurma Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak

Kamu Perlu Tahu! Ini Efek Samping Buah Kurma Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak

Health | Kamis, 02 Mei 2019 | 07:53 WIB

Tak Hanya Enak, Ini 5 Keutamaan Buah Kurma Bagi Kesehatan

Tak Hanya Enak, Ini 5 Keutamaan Buah Kurma Bagi Kesehatan

Health | Minggu, 18 November 2018 | 18:52 WIB

Terkini

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

×