Ini Target Eksplorasi NASA Selanjutnya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 19 Februari 2020 | 15:30 WIB
Ini Target Eksplorasi NASA Selanjutnya
Logo NASA. [Shutterstock]

Suara.com - NASA memilih misi potensial baru yang akan dikerahkan sebagai bagian dari Discovery Program. Program ini berfokus pada objek-objek di tata surya yang saat ini belum dieksplorasi NASA.

Misi tersebut mencakup rencana NASA untuk mengeksplorasi Venus, salah satu bulan Jupiter yang disebut Io, dan bulan terbesar Neptunus bernama Triton.

Setiap misi didanai sebesar 3 juta dolar AS untuk studi 9 bulan tentang persyaratan misi yang akan disimpulkan dalam Laporan Studi Konsep.

"Misi-misi terpilih ini memiliki potensi untuk mengubah pemahaman kita tentang beberapa dunia di tata surya yang paling aktif dan kompleks. Menjelajahi salah satu benda langit ini akan membantu membuka rahasia alam semesta yang mungkin belum kita ketahui," ucap Thomas Zurbuchen, associate administrator dari Direktorat Misi Sains NASA.

Dilansir dari IFL Science, misi Venus terbagi menjadi dua misi. Pertama misi DAVINCI+ (Deep Atmosphere Venus Investigation of Noble gases, Chemistry, and Imaging Plus) yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih baik tentang atmosfer Venus yang padat dan beracun.

Kedua, misi VERITAS (Venus Emissivity, Radio Science, InSAR, Topography, and Spectroscopy) yang akan membuat peta terperinci dari permukaan planet dan geologinya. Tujuannya adalah untuk mengetahui mengapa Bumi dan Venus saat ini sangat berbeda meskipun memiliki ukuran serupa.

Planet Venus. [Shutterstock]
Planet Venus. [Shutterstock]

Misi lainnya adalah pengembangan Io Volcano Observer (IVO). Io merupakan dunia yang paling aktif secara vulkanik di tata surya. Panas yang menggerakkan gunung berapi di permukaan Io berasal dari gravitasi luar biasa Jupiter.

Masih banyak yang harus dipelajari tentang Io, karenanya NASA akan mengirim pesawat untuk terbang mendekati Io dan mempelajari bagaimana vulkanisme Io dimulai serta keberadaan lautan magma di bawah kerak.

Misi terakhir adalah TRIDENT, sebuah misi yang akan mempelajari bulan terbesar Neptunus, yaitu Triton. Para ilmuwan percaya bahwa Triton dulunya adalah objek Sabuk Kuiper seperti Pluto, tetapi karena terlalu dekat dengan Neptunus akhirnya bergabung menjadi planet itu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali ke Bumi, Pertemuan Astronot dengan Anjingnya Ini Bikin Haru

Kembali ke Bumi, Pertemuan Astronot dengan Anjingnya Ini Bikin Haru

Tekno | Selasa, 18 Februari 2020 | 08:39 WIB

NASA Umumkan Empat Misi Baru

NASA Umumkan Empat Misi Baru

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2020 | 14:15 WIB

NASA Rekrut Astronot Baru, Ini Persyaratannya

NASA Rekrut Astronot Baru, Ini Persyaratannya

Tekno | Jum'at, 14 Februari 2020 | 08:20 WIB

Sempat Berkembang Pesat, Galaksi Langka Ini Tiba-tiba Mati

Sempat Berkembang Pesat, Galaksi Langka Ini Tiba-tiba Mati

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2020 | 09:30 WIB

Duh! NASA Tunda Peluncuran JWST

Duh! NASA Tunda Peluncuran JWST

Tekno | Minggu, 02 Februari 2020 | 11:59 WIB

Perdana, Parker Solar Probe Mendengar Bisikan Angin Matahari

Perdana, Parker Solar Probe Mendengar Bisikan Angin Matahari

Tekno | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:05 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×