NASA Rekrut Astronot Baru, Ini Persyaratannya

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 14 Februari 2020 | 08:20 WIB
NASA Rekrut Astronot Baru, Ini Persyaratannya
Ilustrasi astronot. [Shutterstock]

Suara.com - NASA mengumumkan akan menambah jumlah astronot yang saat ini hanya berjumlah 48 orang, sebagai bagian dari rencana untuk memperluas misi luar angkasa berawak dalam beberapa tahun mendatang.

"Untuk para perempuan dan lelaki berbakat, kami akan merekrut untuk bergabung dengan astronot kami. Ini adalah waktu yang luar biasa untuk menjadi astronot," ucap Jim Bridenstine, seorang Administrator NASA.

Untuk bergabung menjadi astronot NASA, pertama calon astronot harus merupakan orang Amerika. Syarat lainnya memiliki gelar Master atau PhD dalam sains, teknik, atau matematika (STEM) atau pilot uji. Bagi pemilik gelar medis atau pengobatan osteopathic juga dapat mendaftar.

Selain itu, para pelamar yang merupakan seorang pilot membutuhkan setidaknya dua tahun pengalaman profesional dengan seribu jam terbang. Para pelamar pun akan diminta untuk menyelesaikan ujian secara online selama dua jam.

Sebelumnya, NASA telah menyaring sebanyak 18 ribu pelamar dengan sebanyak sebelas calon astronot berhasil lulus pada Januari lalu.

Salah satu dari sebelas astronot tersebut adalah Jonny Kim, seorang dokter darurat dan veteran dari 100 operasi tempur dengan pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat. Ia juga memiliki gelar matematika dan doktor dalam bidang kedokteran dari Harvard University.

Postingan NASA perekrutan astronot baru. [Twitter]
Postingan NASA perekrutan astronot baru. [Twitter]

Dilansir dari Science Alert, NASA berharap untuk meluluskan astronot generasi selanjutnya pada pertengahan 2021. Para kandidat akan memulai program pelatihan selama dua tahun di Johnson Space Center di Houston, Texas.

Para kandidat akan mengikuti kelas robotik, sistem ISS, mengemudikan jet pelatihan T-38, pelajaran bahasa Rusia, membangun blok untuk program Artemis, hingga spacewalking di Neutral Buoyancy Lab.

Jika beruntung, beberapa astronot baru akan bergabung dengan 500 orang atau lebih yang terlibat dalam program Artemis dan misi Mars di tahun 2030-an. Periode pelamaran untuk astronot baru akan dimulai pada 2 Maret 2020.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Berkembang Pesat, Galaksi Langka Ini Tiba-tiba Mati

Sempat Berkembang Pesat, Galaksi Langka Ini Tiba-tiba Mati

Tekno | Jum'at, 07 Februari 2020 | 09:30 WIB

Duh! NASA Tunda Peluncuran JWST

Duh! NASA Tunda Peluncuran JWST

Tekno | Minggu, 02 Februari 2020 | 11:59 WIB

Perdana, Parker Solar Probe Mendengar Bisikan Angin Matahari

Perdana, Parker Solar Probe Mendengar Bisikan Angin Matahari

Tekno | Kamis, 30 Januari 2020 | 09:05 WIB

Mengenang Terbunuhnya 3 Astronot Misi Apollo 1 53 Tahun Lalu

Mengenang Terbunuhnya 3 Astronot Misi Apollo 1 53 Tahun Lalu

Tekno | Selasa, 28 Januari 2020 | 15:20 WIB

Teleskop Kepler Temukan Planet Kecil Seperti Vampir

Teleskop Kepler Temukan Planet Kecil Seperti Vampir

Tekno | Selasa, 28 Januari 2020 | 12:50 WIB

NASA Temukan Planet Terpanas di Galaksi

NASA Temukan Planet Terpanas di Galaksi

Tekno | Selasa, 28 Januari 2020 | 10:05 WIB

Terkini

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

Kronologi WNI Eks Sopir Taksi Jadi Tentara Bayaran Rusia, Baru 10 Hari Latihan Tewas di Ukraina

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Kunci Sukses Indonesia di Mata Presiden Prabowo: Pendidikan dan Pemimpin Berhati Bersih

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:00 WIB

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

DPW PPP Sebut Pemberhentian Agus-Yasin Tak Sah: Bakal Ditolak Menkum

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 19:58 WIB

×