Terobosan, Aplikasi Ini Bantu Deteksi Pengenalan Wajah Pakai Masker

RR Ukirsari Manggalani | Lintang Siltya Utami
Terobosan, Aplikasi Ini Bantu Deteksi Pengenalan Wajah Pakai Masker
Penjual masker di Pasar Pramuka, Jakarta Timur,. Sebagai ilustrasi [Suara.com/Alfian Winanto]

Tanpa perlu buka masker, aplikasi ini bisa digunakan untuk membuka kunci keamanan pengenalan wajah di smartphone.

Suara.com - Sebagian besar orang di dunia saat ini mengenakan penutup atau masker wajah saat bepergian karena wabah virus Corona atau COVID-19. Meski bisa melindungi diri dari virus, namun pengguna merasa kesulitan karena tidak bisa menggunakan kunci keamanan pengenalan wajah pada smartphone.

Desainer dan artis Danielle Baskin kemudian memberikan solusi lewat aplikasi web Face ID Masks. Layanan ini akan mencetak wajah pengguna pada masker bedah N95 sehingga pengguna dapat membuka kunci pengenalan wajah pada ponsel.

Menurut laman Face ID Masks, pengguna cukup mengunggah foto wajah ke aplikasi web dengan potret yang sebaiknya diambil pada siang hari karena memberikan pencahayaan alami. Setelahnya, pengguna akan diberi pratinjau atau preview dari tampilan masker ini sebelum dicetak.

Fitur face mask recognition, wajah bermasker pun bisa dikenali [screen shot: FaceID Mask].
Fitur face mask recognition, wajah bermasker pun bisa dikenali [screen shot: FaceID Mask].

Sayangnya, masker ini tidak berfungsi pada perangkat yang menggunakan kunci keamanan 3D face unlock. Dengan kata lain, pengguna smartphone Google Pixel 4, Huawei Mate 30 Pro, iPhone X, atau perangkat yang mendukung 3D face unlock tidak dapat menggunakannya.

Meski begitu, saat ini Danielle Baskin tengah mengembangkan masker baru yang akan mendukung depth sensor yang digunakan untuk membuka 3D face unlock. Ia memprediksi masker ini akan siap dalam beberapa bulan ke depan.

"Pengguna harus mendaftarkan kunci keamanan sebagai wajah tambahan saat menggunakan masker ini karena tidak 100 persen sempurna untuk wajah asli," ucap Danielle Baskin, seperti dikutip dari Android Authority.

Sayangnya, banyak smartphone dengan penguncian wajah berbasis kamera tidak mengizinkan pengguna mendaftarkan wajah tambahan dan hanya memungkinkan pengguna menghapus data wajah saat ini dan mendaftar lagi.

Karenanya, Danielle Baskin menambahkan kompatibilitas dengan pembukaan kunci wajah berbasis kamera masih dalam pengujian.

Face ID Masks masih dalam pengembangan namun diprediksi per masker yang dicetak akan dibanderol dengan harga 40 dolar AS atau sekitar Rp 550 ribu

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS