Waspada! Beredar Ponsel Palsu Samsung dan Huawei, Dijual di Toko Online

Agung Pratnyawan | Amelia Prisilia
Waspada! Beredar Ponsel Palsu Samsung dan Huawei, Dijual di Toko Online
Sejumlah orang sedang menggunakan telepon seluler pintar. [Shutterstock]

Samsung dan Huawei jadi sasaran pemalsuan ponsel.

Suara.com - Ponsel palsu masih jadi persoalan hingga kini, karena pelakunya makin sulit ditangani. Pasalnya oknum pelakuknya banyak memakai cara untuk melakukan prakter pemalsuan.

Yang terbaru, ponsel palsu dari brand Samsung dan Huawei dilaporkan dijual sejumlah oknum di AliExpress.

Adalah sebuah perusahaan bernama Kimtien yang diketahui menjual ponsel palsu bermerek Samsung dan Huawei di website retail AliExpress.

Beberapa perangkat ponsel yang dijual dari keluarga Samsung adalah Samsung Galaxy Note 10 Plus. Cukup cerdik, Kimtien mengubah nama perangkat tersebut menjadi Kimtien Note Plus.

Secara spesifikasi dan bentuk, Kimtien Note Plus ini memiliki tampilan yang sangat mirip dengan perangkat anyar keluaran Samsung, Samsung Galaxy Note 10 Plus.

Melansir dari Gizmochina, ponsel palsu ini terasa lebih menarik karena dibanderol dengan harga yang relatif murah dari perangkat anyarnya.

Samsung Galaxy Note 10 Plus. (Samsung)
Samsung Galaxy Note 10 Plus. (Samsung)

Berdasarkan harga yang dipampang, deretan ponsel palsu ini dijual dengan harga seperlima atau bahkan 20 persen dari produk aslinya.

Penyebab harga ponsel palsu ini jauh lebih murah karena bahan yang digunakan untuk membuat perangkat serta spesifikasinya yang jauh lebih rendah dari ponsel asli.

Contohnya, jika Samsung Galaxy Note 10 Plus mengandalkan chipset Snapdragon 855 dari Qualcomm, ponsel palsu Kimtien ini mengandalkan chipset dari keluarga MediaTek.

Selain Samsung, Huawei juga kena imbas dari aksi pemalsuan ponsel ini. Salah satu perangkat Huawei yang dipalsukan adalah Huawei Mate 30 Series.

Huawei Mate 30 Pro. (Huawei)
Huawei Mate 30 Pro. (Huawei)

Cukup meresahkan, penyelidikan mengenai ponsel palsu yang muncul di AliExpress ini segera dilakukan penanganannya.

Namun yang pasti, produk ponsel palsu ini berasal dari Tiongkok dan kemungkinan merupakan perusahaan yang berasal dari salah satu negara di Asia Tenggara.

Tidak diketahui dengan pasti mengenai apa yang akan AliExpress lakukan untuk penanganan ponsel palsu di situsnya ini. Lebih lanjut, perlu ada kewaspadaan yang tinggi bagi calon pembeli sebelum kemudian membeli perangkat ponsel di AliExpress.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS