Waspada! Beredar Ponsel Palsu Samsung dan Huawei, Dijual di Toko Online

Agung Pratnyawan, Amelia Prisilia

Jum'at, 21 Februari 2020 | 18:10 WIB
Waspada! Beredar Ponsel Palsu Samsung dan Huawei, Dijual di Toko Online
Sejumlah orang sedang menggunakan telepon seluler pintar. [Shutterstock]

Suara.com - Ponsel palsu masih jadi persoalan hingga kini, karena pelakunya makin sulit ditangani. Pasalnya oknum pelakuknya banyak memakai cara untuk melakukan prakter pemalsuan.

Yang terbaru, ponsel palsu dari brand Samsung dan Huawei dilaporkan dijual sejumlah oknum di AliExpress.

Adalah sebuah perusahaan bernama Kimtien yang diketahui menjual ponsel palsu bermerek Samsung dan Huawei di website retail AliExpress.

Beberapa perangkat ponsel yang dijual dari keluarga Samsung adalah Samsung Galaxy Note 10 Plus. Cukup cerdik, Kimtien mengubah nama perangkat tersebut menjadi Kimtien Note Plus.

Secara spesifikasi dan bentuk, Kimtien Note Plus ini memiliki tampilan yang sangat mirip dengan perangkat anyar keluaran Samsung, Samsung Galaxy Note 10 Plus.

Melansir dari Gizmochina, ponsel palsu ini terasa lebih menarik karena dibanderol dengan harga yang relatif murah dari perangkat anyarnya.

Samsung Galaxy Note 10 Plus. (Samsung)
Samsung Galaxy Note 10 Plus. (Samsung)

Berdasarkan harga yang dipampang, deretan ponsel palsu ini dijual dengan harga seperlima atau bahkan 20 persen dari produk aslinya.

Penyebab harga ponsel palsu ini jauh lebih murah karena bahan yang digunakan untuk membuat perangkat serta spesifikasinya yang jauh lebih rendah dari ponsel asli.

Contohnya, jika Samsung Galaxy Note 10 Plus mengandalkan chipset Snapdragon 855 dari Qualcomm, ponsel palsu Kimtien ini mengandalkan chipset dari keluarga MediaTek.

baca juga

Selain Samsung, Huawei juga kena imbas dari aksi pemalsuan ponsel ini. Salah satu perangkat Huawei yang dipalsukan adalah Huawei Mate 30 Series.

Huawei Mate 30 Pro. (Huawei)
Huawei Mate 30 Pro. (Huawei)

Cukup meresahkan, penyelidikan mengenai ponsel palsu yang muncul di AliExpress ini segera dilakukan penanganannya.

Namun yang pasti, produk ponsel palsu ini berasal dari Tiongkok dan kemungkinan merupakan perusahaan yang berasal dari salah satu negara di Asia Tenggara.

Tidak diketahui dengan pasti mengenai apa yang akan AliExpress lakukan untuk penanganan ponsel palsu di situsnya ini. Lebih lanjut, perlu ada kewaspadaan yang tinggi bagi calon pembeli sebelum kemudian membeli perangkat ponsel di AliExpress.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Teknologi Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra Mirip Huawei P30 Pro?

Teknologi Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra Mirip Huawei P30 Pro?

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2020 | 11:48 WIB

Beda Rp 1,3 Juta, Bandingkan Samsung Galaxy Z Flip - Motorola Razr

Beda Rp 1,3 Juta, Bandingkan Samsung Galaxy Z Flip - Motorola Razr

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2020 | 10:10 WIB

Pengguna Ponsel Galaxy Terima Pesan Misterius, Ini Penjelasan Samsung

Pengguna Ponsel Galaxy Terima Pesan Misterius, Ini Penjelasan Samsung

Tekno | Jum'at, 21 Februari 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×