Seperti Apa Karantina Astronot?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 22 Maret 2020 | 09:31 WIB
Seperti Apa Karantina Astronot?
Ilustrasi pakaian astronot. [Shutterstock]

Suara.com - Sebagian besar orang di seluruh dunia, saat ini mengisolasi diri mereka sendiri di rumah untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19). Selama beberapa dekade, para astronot telah melakukan karantina untuk memastikan bahwa mereka bebas virus dan siap untuk diluncurkan ke luar angkasa.

Periode karantina ini dilakukan untuk memastikan bahwa para astronot tidak sakit atau menginkubasi penyakit ketika sampai di stasiun ruang angkasa.

Dilansir laman Space.com, lalu seperti apa sebenarnya bagi seorang astronot?

Pada saat penerbangan luar angkasa awal, ketika program Apollo NASA masih berlangsung, para astronot Apollo 7 jatuh sakit di luar angkasa karena pilek dan kehabisan obat. Permasalahan ini menjadi awal bagi NASA untuk menerapkan karantina sebelum penerbangan.

Saat itu, NASA pun mengkarantina awak Apollo 11, 12, 13, dan 14 di Mobile Quarantine Facility (MQF) setelah mereka kembali dari Bulan karena tidak ingin mencemari Bumi dan mungkin membawa penyakit Bulan.

Sampel Bulan yang dikumpulkan oleh para astronot, juga dikarantina dalam wadah yang dilindungi dan ditangani di fasilitas karantina terkontrol, dikenal sebagai Lunar Receiving Laboratory (LRL). Meski di sisi lain, upaya ini juga sebagian besar untuk mencegah bahan-bahan Bumi mencemari sampel Bulan.

Setelah pendaratan, para astronot tersebut menghabiskan 21 hari karantina di MQF. Mereka dibekali dengan perangkat komunikasi dan fasilitas penunjang lainnya.

Karantina yang dilakukan beberapa tahun kemudian setelah misi Apollo masih terus berlanjut. Selain karantina, astronot biasanya menjalani pemeriksaan fisik yang dikenal sebagai "L-10", yang dilakukan 10 hari sebelum diluncurkan. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa anggota kru tidak sakit atau terinfeksi sebelum diluncurkan.

Sedangkan karantina pra-penerbangan astronot pada hari ini dikenal sebagai "stabilisasi kesehatan". Meski sebutannya berubah, namun prosedur ini masih memiliki tujuan yang sama.

baca juga

Para astronot menghabiskan dua minggu sebelum penerbangan dan mereka akan dikarantina di tempat tinggal mereka, yang berlokasi di Kennedy dan Johnson Space Center milik NASA, dan di Kosmodrom Baikonur Roscosmos di Kazakhstan selatan.

Selama periode dua minggu ini, para astronot tidak melakukan kontak langsung dengan siapa pun yang belum dibersihkan oleh ahli bedah penerbangan NASA.

Sementara di karantina, para astronot menghabiskan waktu mereka untuk mempersiapkan misi. Para astronot umumnya mempersiapkan mental, mempelajari prosedur penerbangan dan memastikan untuk beristirahat dan berolahraga.

Seorang astronot mengunakan Cycle Ergometer. [NASA]
Seorang astronot mengunakan Cycle Ergometer. [NASA]

Sementara itu, di tengah pandemi virus Corona ini, kemungkinan masa waktu karantina pra-penerbangan astronot akan menjadi lebih lama.

Masih belum diketahui secara pasti bagaimana prosedur karantina dapat berubah untuk penerbangan di tengah pandemi seperti ini, tetapi NASA sedang berusaha menangani virus tersebut.

Administrator NASA Jim Bridenstine telah mengamanatkan kepada semua personel misi yang tidak terlalu penting untuk bekerja dari rumah. NASA telah melakukan pembersihan permukaan, social distancing, membatasi kontak sosial bila memungkinkan, dan meminta anggota tim NASA yang sakit untuk tinggal di rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astronot Dikirim ke Luar Angkasa Saat Pandemi Corona, Begini Prosedurnya

Astronot Dikirim ke Luar Angkasa Saat Pandemi Corona, Begini Prosedurnya

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2020 | 10:59 WIB

Wabah COVID-19, NASA Hentikan Uji Megaroket SLS dan Kapsul Orion

Wabah COVID-19, NASA Hentikan Uji Megaroket SLS dan Kapsul Orion

Tekno | Sabtu, 21 Maret 2020 | 08:59 WIB

Bakal Rampung Bulan Ini, RS di Pulau Galang Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid

Bakal Rampung Bulan Ini, RS di Pulau Galang Jadi Ruang Isolasi Pasien Covid

News | Jum'at, 20 Maret 2020 | 18:47 WIB

Begini Cara Astronot Menangani Penyakit di Luar Angkasa

Begini Cara Astronot Menangani Penyakit di Luar Angkasa

Tekno | Minggu, 15 Maret 2020 | 13:35 WIB

Hore! Kini Siapapun Bisa Menikmati Pengalaman Bak Astronot di Gravitasi Nol

Hore! Kini Siapapun Bisa Menikmati Pengalaman Bak Astronot di Gravitasi Nol

Tekno | Rabu, 26 Februari 2020 | 08:30 WIB

Kembali ke Bumi, Pertemuan Astronot dengan Anjingnya Ini Bikin Haru

Kembali ke Bumi, Pertemuan Astronot dengan Anjingnya Ini Bikin Haru

Tekno | Selasa, 18 Februari 2020 | 08:39 WIB

Terkini

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

KPU Bantah Syarat Pendidikan Gibran Cacat Hukum

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:09 WIB

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Laba Operasional BABY Meledak 271%, Integrasi MTI-EGI Baru 56%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 21:05 WIB

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

Gugatan Soal Ijazah Gibran ke MK Disebut Masuk Kategori Permohonan Pemakzulan

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:01 WIB

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

DPR Restui KAI Impor Kereta Bekas untuk KRL Jabodetabek

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:52 WIB

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

Donald Trump Serang Jurnalis Saat Sidang Umum PBB: Anda Seharusnya Tak Ada di Sini

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:45 WIB

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Masuk 100 Perusahaan Terbesar Fortune Indonesia, InJourney Raih Fastest Growing by Growth in Profit

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 20:33 WIB

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

4 Low pH Cleanser Berbahan Probiotic Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Kering

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 20:30 WIB

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 20:21 WIB

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Dari Lapangan Bola Sao Paulo ke Dunia Fashion, Havaianas x KidSuper Hadirkan Koleksi Sandal Unik

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 20:16 WIB

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

Pasokan KRL PT INKA Terlambat, Dirut KAI Buka-bukaan di DPR

News | Rabu, 23 September 2026 | 20:15 WIB

×