Bikin Geram, Mengaku Masker Disumbangkan Tapi Dijual Kembali Harga Mahal

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 30 Maret 2020 | 09:06 WIB
Bikin Geram, Mengaku Masker Disumbangkan Tapi Dijual Kembali Harga Mahal
Ilustrasi perempuan memakai masker. (Pixabay/Juraj Varga)

Suara.com - Sejak beredarnya penyebaran virus Corona COVID-19 di Wuhan, harga masker di Indonesia melonjak tinggi. Biasanya hanya dibanderol sekitar harga Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per kotak, sekarang para penjual menjualnya seharga ratusan ribu hingga jutaan per kotak.

Di sisi lain, beberapa orang diketahui menimbun masker untuk keperluan pribadi ataupun dijual kembali dengan harga tinggi. Hal tersebut menyebabkan masker menjadi barang langka saat ini.

Postingan warganet bilang untuk sumbangan, tetapi jadi reseller masker. [Twitter]
Postingan warganet bilang untuk sumbangan, tetapi jadi reseller masker. [Twitter]

Salah satunya seperti yang dialami oleh seorang pengguna Facebook dengan nama Widia Ningsih. Dibagikan kembali oleh akun Twitter @ikramarki pada 27 Maret, ia mengunggah dua gambar berupa tangkapan layar dari akun Facebook tersebut.

Dalam tangkapan layar terlihat, pemilik akun Facebook itu membuat status yang berbunyi, "Ada yang jual masker Sensi? Yang barang udah ready. Harga yang cocok saya angkat. Butuh banyak. Buat disumbangkan."

Postingan warganet bilang untuk sumbangan, tetapi jadi reseller masker. [Twitter]
Postingan warganet bilang untuk sumbangan, tetapi jadi reseller masker. [Twitter]

Meski mengaku membeli masker untuk disumbangkan, tetapi pada tangkapan layar selanjutnya memperlihatkan hal yang berbeda. Pemilik akun Facebook itu mengunggah gambar masker berwarna hijau ke dalam grup ANTAM (ANak TAnjung Morawa) selang beberapa hari setelah mengunggah status sebelumnya.

Dalam unggahannya di grup tersebut, pemilik akun menulis, "Ready lagi 20 pcs. 9 ribu per pcs."

Postingan warganet bilang untuk sumbangan, tetapi jadi reseller masker. [Twitter]
Postingan warganet bilang untuk sumbangan, tetapi jadi reseller masker. [Twitter]

Unggahannya itu dinilai sangat berkebalikan dengan status yang dibuat sebelumnya. Tak hanya itu, pemilik akun pun menjual masker tersebut dengan harga yang lebih mahal.

Selanjutnya, dalam kolom komentar seorang pengguna Twitter @wikarulita mengunggah status Widia Ningsih yang menyatakan permintaan maafnya.

"Assalamualaikum. Hanya sekadar info. Di sini saya sebagai penjual masker dengan postingan yang lagi viral memohon maaf yang sebesar-besarnya. Dan saya harap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Masalah menyambungkan itu saya minta maaf karena bukan saya yang membuat dan saya mendapatkan masker itu juga awal niat ingin membantu karena di grup antam lagi sibuk mencari masker! Dan saya mohon maaf saya perjelaskan saya ambil untung nggak banyak. Pengambilan saya juga mahal, saya ambil untung cuma hanya dapat sedikit, cuma untuk mengisi minyak kereta abang. Dan saya juga nganter masker nggak minta ongkir sama pembeli. Dan di sini saya sebagai tersangka memohon maaf sebesar-besarnya untuk klarifikasi masalah ini. Dan saya mohon berakhir dengan sebaik-baiknya. Terima kasih," tulis pemilik akun Facebook Widia Ningsih.

baca juga

Meski begitu, warganet Twitter lain dengan akun @ghostdilema menemukan unggahan penjual masker yang menjualkannya kepada Widia. Dalam pengakuannya, penjual masker menyebut Widia membeli maskernya untuk disumbangkan dan menjualnya dengan harga Rp 3 ribu per lembar.

"Yang tau alamat ini kasih tau ya, gue udah jualin ke dia katanya buat disumbangkan. Eh ternyata jual balik. Gue jual murah 3 ribu per pcs karena gue kira beneran eh malah dijual tiga kali lipat," tulis penjual masker dengan akun Facebook Neng Dewi Anjani.

Unggahan yang telah dibagikan sebanyak lebih dari 1.500 kali ke sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Tak sedikit warganet yang dibuat geram karenanya.

"Positif thinking aja mungkin yang didonasiin cuma selembar, sisanya dijual," tulis akun @syahrulLKMN.

"Rp 3 ribu ke Rp 9 ribu. Gitu kok ngaku nggak ambil untung banyak," komentar @elkart17.

"Bilangnya mau disumbangin. Taunya ditimbun untuk dijual dalam rangka mencari keuntungan. Astaghfirullah. Nggak tau yang kerja di bidang tenakes dan tiap hari keluar masuk tempat kontak sama pasien ketar ketir terusss," ungkap @shizukuinfires.

"Jangan menambah dosa ingin menghujat plis," tambah @dianaskrmn_.

"Ada ya orang begitu," cuit @sendhiagustina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Cobek Bolong bak Donat Ini Bikin Bingung

Penampakan Cobek Bolong bak Donat Ini Bikin Bingung

Tekno | Minggu, 29 Maret 2020 | 11:15 WIB

Nggak Hanya Membunuh Virus, Hand Sanitizer Merek Ini Viral di Twitter

Nggak Hanya Membunuh Virus, Hand Sanitizer Merek Ini Viral di Twitter

Tekno | Minggu, 29 Maret 2020 | 08:00 WIB

Asyik Kumpul saat Wabah Corona, Netizen: Emak-emak Transfer Data

Asyik Kumpul saat Wabah Corona, Netizen: Emak-emak Transfer Data

Tekno | Kamis, 26 Maret 2020 | 17:00 WIB

Viral Cerita Horor Celuluk di Twitter, Leak Gundul Khas Pulau Bali

Viral Cerita Horor Celuluk di Twitter, Leak Gundul Khas Pulau Bali

Lifestyle | Senin, 23 Maret 2020 | 21:18 WIB

Video Viral Bocah dan Seekor Landak Jalan Beriringan, Bak Sahabat

Video Viral Bocah dan Seekor Landak Jalan Beriringan, Bak Sahabat

Tekno | Senin, 23 Maret 2020 | 15:29 WIB

Antar Makanan, Kurir Ini Dapat Pesan So Sweet dari Pelanggannya

Antar Makanan, Kurir Ini Dapat Pesan So Sweet dari Pelanggannya

Tekno | Senin, 23 Maret 2020 | 08:38 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×