alexametrics

Pabrik di Tangerang Masih Dibuka, Oppo: Kalau Tutup, Sulit Kami Bertahan

Liberty Jemadu
Pabrik di Tangerang Masih Dibuka, Oppo: Kalau Tutup, Sulit Kami Bertahan
Pabrik Oppo di Tangerang masih beroperasi di tengah wabah Covid-19. Ilustrasi ponsel buatan Oppo. [Dok Oppo Indonesia]

Pabrik Oppo di Indonesia masih beroperasi di tengah wabah Covid-19.

Suara.com - Oppo menyatakan pabrik ponsel mereka di Tangerang, Banten, tetap berproduksi untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri dan beberapa negara lainnya meski di tengah wabah Covid-19.

"Tidak sepenuhnya ditutup dan kami menjalankan protokol kesehatan," kata PR Manager Oppo Indonesia, Aryo Meidianto, saat jumpa pers secara virtual, Selasa (21/4/2020).

Oppo mengakui pandemi virus corona merupakan waktu yang berat bagi perusahaan, namun mereka tetap membuka pabrik di Tangerang dengan mengurangi jumlah jam kerja.

"Kalau pabrik ditutup total, agak sulit karena kami harus bertahan," kata Aryo.

Baca Juga: Oppo A92 Dipastikan Akan Diboyong ke Indonesia

Produksi ponsel di Indonesia juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan ponsel Oppo di negara lain, namun, tidak dijelaskan negara mana saja yang bergantung pada Indonesia saat ini.

Oppo tidak menambah kapasitas produksi di pabrik Tangerang meski pun harus memproduksi untuk negara lain. Alasannya, menambah kapasitas produksi berarti harus menambah jam kerja dan sumber daya manusia di masa seperti ini.

"Produksi diatur bagaimana untuk memenuhi kebutuhan konsumen," kata Aryo.

Pada 2017 lalu, kapasitas produksi pabrik Oppo di Tangerang mencapai 1,2 juta unit per bulan. Saat ini Oppo Indonesia mempekerjakan 27.000 karyawan.

Selain mengurangi jam kerja, Oppo juga memperketat standar keamanan dan kesehatan bagi karyawan di pabrik seperti mengukur suhu tubuh secara berkala dan mengganti masker setiap empat jam sekali.

Baca Juga: Penampakan OPPO Find X2 Neo Bocor ke Publik, Siap Meluncur?

Komentar