Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 28 April 2020 | 11:30 WIB
Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi
Ilustrasi kepadatan di China (dok. New York Post)

Suara.com - Penelitian sebelumnya menjelaskan bahwa virus Corona (Covid-19) dapat bertahan hidup di udara dalam bentuk aerosol hingga 3 jam.

Para ilmuwan di Wuhan, China, telah menganalisis sampel udara dari berbagai bagian di dua rumah sakit. Hasil menunjukkan bahwa virus tidak terdeteksi kecuali di daerah "rawan berkerumun".

Para ahli menemukan partikel virus mengambang di udara toilet rumah sakit yang memiliki sedikit ventilasi udara. Konsentrasi virus yang sangat tinggi, juga ditemukan di ruangan-ruangan di mana petugas medis mengenakan dan melepaskan alat pelindung diri (APD).

Tak hanya itu, ilmuwan menyebutkan bahwa virus-virus yang menempel di pakaian akan kembali ke udara ketika pakaian, masker, atau sarung tangan dilepas.

Para ilmuwan mengatakan penemuan tersebut menyoroti pentingnya ventilasi udara, membatasi keramaian atau kerumunan di suatu ruangan, dan disinfeksi yang tepat.

Penelitian ini merujuk pada salah satu kasus infeksi virus yang dialami oleh seorang perempuan berusia 52 tahun, duduk di kursi di sebuah gereja yang telah diduduki sebelumnya oleh dua orang wisatawan yang telah terinfeksi tanpa gejala.

Kasus tersebut memunculkan perdebatan apakah partikel virus dapat bertahan hidup di udara, untuk menginfeksi orang yang menghirupnya dalam beberapa jam kemudian.

Dalam penelitian baru yang dipimpin oleh para ilmuwan di Universitas Wuhan menunjukkan bahwa hal itu mungkin terjadi jika ruangan tidak memiliki ventilasi udara yang layak.

Ini mengungkapkan bahwa penyakit yang sangat menular tidak hanya menyebar melalui tetesan dalam batuk dan bersin.

baca juga

Ke Lan, seorang profesor dan direktur State Key Laboratory of Virology dan timnya, mengatur perangkap aerosol di dalam dan sekitar area di dua rumah sakit. Para ahli tidak mendeteksi adanya virus di koridor bangsal dan kamar pasien.

Situasi naik kereta api di China. [AFP/Noel Celis]
Situasi naik kereta api di China. [AFP/Noel Celis]

Tetapi virus ditemukan di toilet dan dua daerah yang dilewati banyak orang, termasuk ruang tertutup di dekat salah satu rumah sakit.

"Hasil penelitian kami menunjukkan bahwa ventilasi udara, ruang terbuka, sanitasi pakaian pelindung, dan penggunaan disinfeksi yang tepat di ruangan sesak dan toilet dapat secara efektif membatasi konsentrasi RNA virus Corona dalam aerosol," tulis para ilmuwan dalam penelitian tersebut, seperti dikutip laman Daily Mail, Selasa (28/4/2020).

Makalah yang disusun oleh ilmuwan dari Universitas Nebraska, juga menemukan tingkat konsentrasi virus yang sangat tinggi di udara dalam kamar rumah sakit setelah pasien yang terinfeksi virus Corona telah pergi.

Selain itu, jejak virus Corona juga ditemukan di koridor rumah sakit di luar kamar pasien, di mana petugas medis masuk dan keluar. Penemuan ini juga menyoroti pentingnya pakaian pelindung bagi petugas kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinar Matahari, Suhu Panas, dan Kelembaban Perlambat Penyebaran Covid-19?

Sinar Matahari, Suhu Panas, dan Kelembaban Perlambat Penyebaran Covid-19?

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 13:30 WIB

Pemerintah Inggris Pesan 50 Juta Alat Tes Antibodi Covid-19

Pemerintah Inggris Pesan 50 Juta Alat Tes Antibodi Covid-19

News | Senin, 27 April 2020 | 09:52 WIB

Demi Penelitian, Pasien Sembuh Covid-19 Sumbang Plasma

Demi Penelitian, Pasien Sembuh Covid-19 Sumbang Plasma

Tekno | Selasa, 21 April 2020 | 13:30 WIB

Penelitian Baru Ungkap Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Sol Sepatu

Penelitian Baru Ungkap Virus Corona Bisa Bertahan Hidup di Sol Sepatu

Tekno | Selasa, 14 April 2020 | 09:30 WIB

Penelitian Baru: Infeksi COVID-19 pada Anak-anak Lebih Ringan dari Dewasa

Penelitian Baru: Infeksi COVID-19 pada Anak-anak Lebih Ringan dari Dewasa

Tekno | Kamis, 09 April 2020 | 10:15 WIB

Bukan Pandemi COVID-19, Justru Ini Bencana Mengerikan yang Menghantui Bumi

Bukan Pandemi COVID-19, Justru Ini Bencana Mengerikan yang Menghantui Bumi

Tekno | Rabu, 08 April 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Pohon Flamboyan 40 Meter Tumbang Timpa Pedagang dan Pembeli di Bogor

Bogor | Senin, 28 September 2026 | 17:25 WIB

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

Peneliti Ungkap Alur Komando Saat Pembantaian 65-66, Ada Peran Soeharto?

News | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Belanja di Mako Bakery Pakai BRI Bisa Dapat Roti Gratis, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 17:24 WIB

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong

Video | Senin, 28 September 2026 | 17:22 WIB

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun

News | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Dendam Lama Berujung Maut, Anak Sambung Diduga Bunuh Ibu Tiri di Bandung

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Salah Kaprah Filosofi Teras: Menggugat Apatisme Gen Z Berkedok Stoikisme

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 17:20 WIB

Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis

Persiapan ke Luar Negeri Lebih Praktis dengan BRI Money Changer di Lokasi Strategis

Jogja | Senin, 28 September 2026 | 17:19 WIB

Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau

Didorong Publik Usut Lapas Cibinong, KPK: Kami Terus Pantau

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:18 WIB

Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas

Tak Hanya di Bandara, Ini Lokasi BRI Money Changer untuk Tukar Valas

Jawa Tengah | Senin, 28 September 2026 | 17:16 WIB

×