Penelitian: Lelaki Lebih Berisiko Meninggal karena Virus Corona

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 30 April 2020 | 13:30 WIB
Penelitian: Lelaki Lebih Berisiko Meninggal karena Virus Corona
Ilustrasi lelaki batuk dan sesak nafas. [Shutterstock]

Suara.com - Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Frontiers in Public Health menyebutkan bahwa pasien lelaki dua kali lebih berisiko meninggal dunia jika terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Pada pemeriksaan pertama dalam menanggapi infeksi virus Corona berdasarkan perbedaan jenis kelamin, para ilmuwan menemukan bahwa jenis kelamin terbukti menjadi faktor risiko yang tidak tergantung pada usia dan kerentanan.

Meskipun lelaki dan perempuan sama-sama memiliki kemungkinan lebih besar untuk terkena virus Covid-19, namun lelaki secara signifikan lebih mungkin menderita gejala atau efek yang lebih parah, hingga meninggal akibat infeksi virus daripada perempuan.

"Pada awal Januari, kami memperhatikan bahwa jumlah lelaki yang meninggal akibat Covid-19 tampaknya lebih tinggi daripada jumlah perempuan. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah lelaki lebih rentan untuk terinfeksi atau meninggal akibat Covid-19? Karena itu kami mulai menyelidikinya," ucap Dr Jin-Kui Yang, seorang dokter di Rumah Sakit Tongren Beijing, China.

Para ilmuwan menggunakan dua kumpulan data yang berisi informasi mengenai pasien Covid-19, termasuk 43 rangkaian kasus orang yang dirawat langsung oleh dokter serta lebih dari 1.000 file pasien tambahan.

Data tersebut kemudian dibandingkan dengan data yang mencakup lebih dari 500 pasien yang didiagnosis dengan Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) pada 2003.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

Hasilnya, dataset itu menunjukkan lebih dari 70 persen pasien lelaki meninggal karena terinfeksi dengan hampir 2,5 persen lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat kematian berdasarkan usia. Hal serupa juga terlihat pada pasien SARS yang lebih banyak menginfeksi lelaki.

Dilansir laman IFL Science, Kamis (30/4/2020), para ilmuwan menyebut bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi penemuan tersebut. Di sisi lain, temuan itu dapat ditambahkan sebagai salah satu indikasi awal bahwa jenis kelamin berperan dalam faktor risiko.

Dengan mengidentifikasi faktor-faktor tersebut, para ilmuwan dapat memberikan perlindungan lebih besar terhadap pasien dan perawatan yang lebih terinformasi kepada mereka yang paling berisiko.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu

Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 06:45 WIB

Diteliti Sebagai Pengobatan Potensial Covid-19, Warga AS Timbun Obat Maag

Diteliti Sebagai Pengobatan Potensial Covid-19, Warga AS Timbun Obat Maag

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 10:00 WIB

Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi

Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 11:30 WIB

Sinar Matahari, Suhu Panas, dan Kelembaban Perlambat Penyebaran Covid-19?

Sinar Matahari, Suhu Panas, dan Kelembaban Perlambat Penyebaran Covid-19?

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 13:30 WIB

Pemerintah Inggris Pesan 50 Juta Alat Tes Antibodi Covid-19

Pemerintah Inggris Pesan 50 Juta Alat Tes Antibodi Covid-19

News | Senin, 27 April 2020 | 09:52 WIB

Penelitian Ini Tepat Prediksi Kapan Vietnam Bebas Corona, Indonesia?

Penelitian Ini Tepat Prediksi Kapan Vietnam Bebas Corona, Indonesia?

News | Minggu, 26 April 2020 | 16:19 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×