Qualcomm Prediksi Pengiriman Smartphone Global Turun Signifikan

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 01 Mei 2020 | 19:10 WIB
Qualcomm Prediksi Pengiriman Smartphone Global Turun Signifikan
Qualcomm. [Shutterstock]

Suara.com - Produsen chipset terkemuka, Qualcomm, memprediksi bahwa pasar smartphone global akan berkurang sebanyak 30 persen di kuartal ketiga (Q3) 2020. Penurunan signifikan sebagai imbas dari adanya pandemi global COVID-19 yang menghantam hampir seluruh negara di dunia. 

Itu berarti pengiriman smartphone di bulan Juli, Agustus dan September mengalami penurunan secara signifikan.

Meski begitu, Qualcomm justru memprediksi bahwa pasar smartphone China kembali ke tingkat normal, setelah negara itu terindikasi mulai pulih dari virus corona COVID-19.

Perusahaan memperkirakan bahwa mereka akan menghasilkan sekitar 4,4 hingga 5,2 miliar dolar AS (Rp 65,8 hingga 77,8 triliun) pada kuartal kedua tahun 2020.

"Pedoman kami untuk kuartal ketiga tahun fiskal 2020 didasarkan pada asumsi perencanaan bahwa akan ada pengurangan sekitar 30 persen dalam pengiriman perangkat dibandingkan dengan harapan kami sebelumnya," kata Qualcomm dalam siaran persnya.

Qualcomm Snapdragon 865. (Qualcomm)
Qualcomm Snapdragon 865 yang mendukung konektivitas 5G. (Qualcomm)

Dikutip dari ZDNet, penjualan smartphone di China anjlok sebesar 22 persen selama kuartal pertama 2020 karena pandemi yang memaksa perusahaan untuk menutup toko dan tempat produksi sehingga rantai pasokan terganggu.

Namun CEO Qualcomm, Steve Mollenkopf, memperkirakan bahwa pasar China akan kembali normal pada kuartal selanjutnya.

Perusahaan menambahkan bahwa akan ada permintaan yang relatif kuat untuk smartphone 5G di tahun 2020.

Ini bertentangan dengan laporan Strategy Analytics yang mengklaim bahwa pengiriman smartphone 5G akan lebih rendah pada tahun 2020 daripada yang diperkirakan sebelumnya.

baca juga

Qualcomm mengatakan bahwa pandemi global mengurangi permintaan smartphone pada kuartal kedua sekitar 21 persen dibandingkan dengan ekspektasi sebelumnya.

Qualcomm 730, 730 dan 665. (Qualcomm)
Ilustrasi chipset Qualcomm. (Qualcomm)

Meski begitu, CEO Qualcomm masih berambisi bahwa akan ada sekitar 175 juta hingga 225 juta smartphone 5G yang akan dikirim pada tahun 2020.

Itu berarti tidak ada perubahan signifikan dari target sebelumnya.

"Kejutan terbesar adalah bahwa perusahaan ini tetap berpegang pada perkiraan tahunan pengiriman smartphone 5G dari 175-225 juta unit yang sangat menguntungkan bagi perusahaan. Ini adalah pertanda yang sangat baik bagi perusahaan karena menunjukkan 'bisnis berjalan seperti biasa' untuk smartphone 5G," kata Patrick Moorhead, analis di Moor Insights dikutip dari CNBC.

Melihat target ambisius Qualcomm, akan sangat menarik melihat manuver produsen chipset tersebut di kuartal ketiga dan kuartal keempat 2020.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gadget Lebih Penting Daripada Pasangan? Ini Buktinya

Gadget Lebih Penting Daripada Pasangan? Ini Buktinya

Video | Sabtu, 25 April 2020 | 15:50 WIB

Guru SD Ini Mengajar  dari Rumah ke Rumah karena Siswa Tak Punya  Ponsel

Guru SD Ini Mengajar dari Rumah ke Rumah karena Siswa Tak Punya Ponsel

Video | Senin, 20 April 2020 | 21:20 WIB

TSMC Siap Produksi Massal Chipset Kirin 1020 dan Bionic A14, Ini Rinciannya

TSMC Siap Produksi Massal Chipset Kirin 1020 dan Bionic A14, Ini Rinciannya

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×