Alhamdulillah, Abu Dhabi Temukan Pengobatan Covid-19 Baru

Dythia Novianty

Selasa, 05 Mei 2020 | 10:30 WIB
Alhamdulillah, Abu Dhabi Temukan Pengobatan Covid-19 Baru
Ilustrasi ilmuwan. [Pixabay/felixioncool]

Suara.com - Perawatan ini dikembangkan oleh sebuah tim di Abu Dhabi Stem Cell Centre, dan melibatkan ekstraksi sel induk dari darah pasien sendiri, mengaktifkannya, dan memperkenalkannya kembali kepada pasien.

Hend Al-Otaiba, Direktur Komunikasi Strategis di Kementerian Luar Negeri UEA dan Kerjasama Internasional, mengatakan bahwa Lembaga penelitian UEA telah mengembangkan pengobatan terobosan untuk Covid-19 yang dapat menjadi game-changer dalam perang global melawan virus.

Sejauh ini, pengobatan telah diberikan kepada 73 pasien virus corona, yang menghirup sel induk yang diaktifkan ke dalam paru-paru mereka. Hebatnya, semua pasien berhasil diobati dan pulih secara penuh.

"Dihipotesiskan memiliki efek terapeutik dengan meregenerasi sel paru-paru dan memodulasi respon imun, agar tidak bereaksi berlebihan terhadap infeksi Covid-19 dan menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada sel-sel sehat," tulis penelitian tersebut dilansir laman Mirror, Selasa (5/5/2020).

Untungnya, tidak ada pasien yang menerima pengobatan melaporkan efek samping langsung.

Tim ini berencana melanjutkan uji coba untuk menunjukkan kemanjuran pengobatan, dan mengharapkan tes ini akan selesai dalam beberapa minggu.

Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)
Novel Coronavirus (nCoV) alias virus corona yang sedang mewabah di China. (Shutterstock)

"Perlu dicatat bahwa pengobatan telah diberikan kepada pasien bersama dengan intervensi medis konvensional dan akan terus diterapkan sebagai tambahan untuk protokol pengobatan yang ditetapkan daripada sebagai pengganti," tulis peneliti.

Pekan lalu, para ilmuwan dari Universitas Louisville mengungkapkan bahwa mereka telah mengembangkan teknologi yang mereka yakini dapat menghentikan virus dari menginfeksi sel manusia.

Teknologi ini didasarkan pada sepotong DNA sintetis yang disebut aptamer, yang menargetkan dan mengikat dengan protein manusia yang disebut nucleolin.

baca juga

Sementara penelitian masih dalam tahap awal, tes menunjukkan bahwa aptamer ini dapat menghentikan virus corona dari 'pembajakan' nukleolin untuk mereplikasi di dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Orang Kekurangan Vitamin D Lebih Berisiko Meninggal Akibat Covid-19

Duh! Orang Kekurangan Vitamin D Lebih Berisiko Meninggal Akibat Covid-19

Tekno | Minggu, 03 Mei 2020 | 06:00 WIB

Penelitian: Lelaki Lebih Berisiko Meninggal karena Virus Corona

Penelitian: Lelaki Lebih Berisiko Meninggal karena Virus Corona

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 13:30 WIB

Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu

Ilmuwan Sebut Asal Mula Bahasa Manusia Muncul 25 Juta Tahun Lalu

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 06:45 WIB

Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi

Waduh! Virus Corona Tetap Hidup di Ruangan Sesak dan Tanpa Ventilasi

Tekno | Selasa, 28 April 2020 | 11:30 WIB

Sinar Matahari, Suhu Panas, dan Kelembaban Perlambat Penyebaran Covid-19?

Sinar Matahari, Suhu Panas, dan Kelembaban Perlambat Penyebaran Covid-19?

Tekno | Senin, 27 April 2020 | 13:30 WIB

Pemerintah Inggris Pesan 50 Juta Alat Tes Antibodi Covid-19

Pemerintah Inggris Pesan 50 Juta Alat Tes Antibodi Covid-19

News | Senin, 27 April 2020 | 09:52 WIB

Terkini

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

Wamen Diktisaintek: Kita Jangan Bermimpi Kalahkan AS dan China!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Ulasan The Invisible Man: Ketika Ilmu Pengetahuan Kehilangan Kendali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis Emas Harga Miring Berujung Petaka, Rp6,8 Miliar Raib

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:20 WIB

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Novo Nordisk Umumkan Ubah Nama Jadi Novo, Siapkan Jurus Baru Hadapi Persaingan

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 07:13 WIB

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Perbedaan Shio Macan Kayu, Api, Tanah, Logam dan Air, Tidak Semua Macan Punya Karakter Sama

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 07:10 WIB

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Drama Korea Love Your Enemy: Ditakdirkan untuk Saling Bertemu dan Bersaing

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 07:00 WIB

Pinjaman Ditolak? Begini Cara Cek Nama Kamu di OJK Lewat HP

Pinjaman Ditolak? Begini Cara Cek Nama Kamu di OJK Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 06:45 WIB

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 06:10 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

×