Jaringan 5G Dianggap Sebarkan Virus Corona, Ini Kata Ericsson

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 14 Mei 2020 | 14:29 WIB
Jaringan 5G Dianggap Sebarkan Virus Corona, Ini Kata Ericsson
Ilustrasi logo Ericsson. [Shutterstock]

Suara.com - Pada awal April lalu, sebuah teori konspirasi soal virus Corona (Covid-19) menyebar dengan mengatakan bahwa jika virus ini berhubungan langsung dengan teknologi 5G yang digunakan di Inggris saat ini.

Menurut penyedia layanan komunikasi Ericsson Indonesia, itu merupakan informasi yang tidak tepat mengenai dugaan adanya hubungan 5G dengan virus Corona.

"Rumor ini tidak berdasar dan tidak didukung dengan bukti ilmiah," jelas Ericsson Indonesia dalam sebuah acara online Ericsson UnBoxed Office, Rabu (13/5/2020).

Menurut perusahaan, para ahli independen dan otoritas kesehatan publik, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah meninjau kembali penelitian lanjutan mengenai medan elektromagnetik dan kesehatan masyarakat. Bahkan, telah berulang kali menyimpulkan bahwa tidak adanya bukti mengenai efek kesehatan dari paparan gelombang radio yang berasal baik dari telepon seluler atau stasiun pangkalan radio.

WHO juga menyatakan bahwa virus tidak dapat berpindah melalui gelombang radio. Dengan kata lain, jaringan seluler 5G tidak dapat menyebarkan Covid-19.

"Selain itu, Covid-19 juga tersebar di banyak negara yang tidak memiliki jaringan 5G," tambah Ericsson Indonesia.

Ilustrasi jaringan 5G. (Shutterstock)
Ilustrasi jaringan 5G. (Shutterstock)

Teori konspirasi yang tersebar ini diduga menjadi penyebab terbakarnya tiga tiang telepon seluler di Inggris.

Seperti dilansir laman The Guardian, Jumat (3/4/2020) layanan darurat Inggris mendapat panggilan atas kerusakan menara telepon seluler 5G di Spencer Lane, Antree, dekat dengan jalan tol 57, Liverpool sekitar pukul 11 malam.

Profesor Steve Powis, direktur medis nasional NHS England, juga mengatakan teori tersebut sebagai "jenis berita bohong terburuk.

baca juga

Di sisi lain, juru bicara untuk Departemen Digital, Budaya, Media, dan Olahraga yang bertanggung jawab untuk kebijakan telekomunikasi pun menuebut bahwa teori ini tidak berdasar dan sama sekali tidak ada bukti kredibel mengenai hubungan antara 5G dan virus Corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA Covid-19: Benarkah Jaringan 5G Melemahkan Imunitas Tubuh?

CEK FAKTA Covid-19: Benarkah Jaringan 5G Melemahkan Imunitas Tubuh?

Video | Rabu, 06 Mei 2020 | 12:15 WIB

Kata Sains Soal Bahaya Teori Konspirasi Covid-19, Bagaimana Mengatasinya?

Kata Sains Soal Bahaya Teori Konspirasi Covid-19, Bagaimana Mengatasinya?

Health | Jum'at, 01 Mei 2020 | 17:25 WIB

Facebook Berantas Grup Teori Konspirasi Jaringan 5G

Facebook Berantas Grup Teori Konspirasi Jaringan 5G

Tekno | Kamis, 16 April 2020 | 15:40 WIB

Termakan Hoaks Corona, Warga Belanda Bakar Menara BTS 5G

Termakan Hoaks Corona, Warga Belanda Bakar Menara BTS 5G

Tekno | Selasa, 14 April 2020 | 08:30 WIB

YouTube Segera Hapus Video yang Sebut Jaringan 5G Tularkan COVID-19

YouTube Segera Hapus Video yang Sebut Jaringan 5G Tularkan COVID-19

Tekno | Selasa, 07 April 2020 | 11:00 WIB

Jaringan 5G Sebarkan Virus Corona, Hoaks atau Fakta?

Jaringan 5G Sebarkan Virus Corona, Hoaks atau Fakta?

Tekno | Selasa, 17 Maret 2020 | 13:45 WIB

Terkini

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:14 WIB

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:10 WIB

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

×