Kata Sains Soal Bahaya Teori Konspirasi Covid-19, Bagaimana Mengatasinya?

M. Reza Sulaiman, Fita Nofiana

Jum'at, 01 Mei 2020 | 17:25 WIB
Kata Sains Soal Bahaya Teori Konspirasi Covid-19, Bagaimana Mengatasinya?
Bahaya Teori Konspirasi Covid-19 [Instagram/jrxsid]

Suara.com - Kata Sains Soal Bahaya Teori Konspirasi Covid-19, Bagaimana Mengatasinya?

Media sosial Indonesia diwarnai dengan beberapa influencer yang menuding bahwa Covid-19 hanyalah konspirasi belaka. Mulai dari Jerinx, Deddy Corbuzier, Young Lex, hingga orang sekelas Donald Trump sempat mempertanyakan asal-asul virus corona.

Sayangnya, teori konspirasi sama sekali tidak memberikan konstribusi positif. Sebab, disaat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan gencar meminta masyarakat untuk tetap di rumah, memakai masker, hingga menjaga kebersihan, beberapa orang yang termakan informasi konspirasi menyangkal.

"Tadi gue lagi ngantri bayar di alfamidi, trus ada orang tanpa masker ngantri agak dekat jaraknya ke gue, gue bilangin secar santai untuk agak jaga jarak, eh dia bilang: masih percaya hoax aja mas, semua konspirasi tuh,” tulis Founder Zenius, Sabda PS melalui akun Twitternya.

Cerita Sabda menjadi salah satu bukti, bahwa teori konspirasi berbahaya jika banyak orang mulai memercayainya.

Melansir dari web resmi Universitas Delware, Pakar teori konspirasi Joanne Miller, profesor asosiasi ilmu politik dan hubungan internasional Universitas Delaware menyatakan bahwa teori konspirasi terkait virus lebih bahaya dari teori konspirasi lain. 

"Sepertinya ini akan lebih berbahaya daripada mempercayai teori konspirasi yang lebih umum lainnya. Ada dua jenis bahaya yang terkait dengan teori konspirasi Covid-19," kata Miller.

"Satu jenis melibatkan hal-hal seperti yang kita lihat misal membakar menara 5G tetapi yang lain adalah kekhawatiran yang berpotensi lebih luas: Potensi bagi orang untuk menolak, saat tes antibodi atau menolak mendapatkan vaksin," tambahnya.

Menurut Stephan Lewandowsky, Ketua Psikologi Kognitif, Universitas Bristol dan John Cook Asisten Profesor Riset, Pusat Komunikasi Perubahan Iklim, Universitas George Mason melalui The Conversation menyatakan, bahwa pandemi memang menjadi sarang ideal untuk teori konspirasi.

baca juga

"Ketika orang menderita kehilangan kendali atau merasa terancam, itu membuat mereka lebih rentan terhadap kepercayaan konspirasi. Sayangnya, ini berarti bahwa pandemi selalu menjadi tempat berkembang biaknya teori konspirasi," tulis Lewandowsky dan Mason.

Ilustrasi jaringan 5G. (Shutterstock)
Ilustrasi jaringan 5G. (Shutterstock)

Dilansir dari The Conversation, Stephan Lewandowsky dan John Cook mencatat ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk membendung teori konspirasi terkait Covid-19.

Kembalikan Konspirasi ke Tempatnya

Menurut Lewandowsky dan Cook, strategi yang efektif untuk mencegah teori konspirasi menyebar melalui jejaring sosial yang cukup tepat adalah inokulasi atau mengembalikan konspirasi pada tempatnya.

"Pesan yang diinokulasi dapat mengambil beberapa bentuk. Selain memberi orang fakta yang benar, inokulasi juga bisa berbasis logika dan berbasis sumber," tulis mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diskusi Corona, dr Tirta: Jangan Sampai Teori Konspirasi Buat Closed-Minded

Diskusi Corona, dr Tirta: Jangan Sampai Teori Konspirasi Buat Closed-Minded

News | Kamis, 30 April 2020 | 11:19 WIB

Donald Trump Potong Dana untuk Sekelompok Peneliti akibat Teori Konspirasi

Donald Trump Potong Dana untuk Sekelompok Peneliti akibat Teori Konspirasi

Health | Rabu, 29 April 2020 | 17:50 WIB

Kenapa Ada Orang Percaya Teori Konspirasi? Berikut Penjelasan Psikologisnya

Kenapa Ada Orang Percaya Teori Konspirasi? Berikut Penjelasan Psikologisnya

Health | Rabu, 29 April 2020 | 03:20 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×