Disengat Tawon, Surat Izin Sakit Bocah SD Ini Bikin Ngakak Warganet

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Disengat Tawon, Surat Izin Sakit Bocah SD Ini Bikin Ngakak Warganet
Ilustrasi tawon. [Shutterstock]

Seorang bocah menuliskan surat izin tersebut kepada wali kelasnya namun menggunakan bahasa yang cukup lucu khas anak-anak.

Suara.com - Tawon umumnya memiliki sengat yang berada di ujung abdomen. Sengat tersebut digunakan tawon untuk mempertahankan diri ketika merasa terancam. Tidak hanya sesama hewan, tawon juga terkadang menggunakan sengatnya saat berhadapan dengan manusia.

Salah satunya seperti dialami oleh bocah SD yang izin tidak masuk sekolah karena tersengat tawon. Ia menuliskan surat izin tersebut kepada wali kelasnya namun menggunakan bahasa yang cukup lucu khas anak-anak.

Surat tersebut dibagikan kembali oleh akun Twitter @Noval70399471 pada 14 Mei. Pemilik akun mengunggah foto seorang bocah SD mengenakan seragam dan jilbab putih serta surat yang ditulisnya. Bocah SD itu diketahui bernama Jonea.

Surat itu diketahui ditulis pada tahun 2019. Isi surat tersebut berbunyi, "Assalamualaikum wr.wb, surat ijin. Nama: Jonea. Hari Selasa tanggal 30 bulan April tahun 2019. Jonea tidak masuk sekolah dikarenakan saat saya ingin sholat subuh kaki saya dientop tawon. Dan jika saya gerakan kaki saya akan terasa sakit atau maksengkring. Mohon ibu guru beri izin. Terima kasih. Wassalamualaikum wr.wb."

Surat tersebut menarik perhatian warganet karena penggunaan kata "maksengkring" yang ditulis bocah itu dinilai cukup lucu. Manurut salah satu warganet, maksengkring yang dimaksud adalah kondisi ketika area yang disengat tawon terasa berdenyut sakit.

"#Innalillahi dek, tawonnya jahat," tulis pemilik akun @Noval70399471 dalam kolom keterangan.

Postingan warganet surat izin sakit. [Twitter]
Postingan warganet surat izin sakit. [Twitter]

Unggahan yang telah disukai sebanyak lebih dari 440 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Kejadian ini sendiri terjadi di Jatikuwung, Karanganyar, Jawa Tengah.

"Pas kata 'maksengkring' penulis mengajak pembaca merasakan yang dia alami," tulis akun @sekarutaami.

"Monmaap maksengkring apa ya wkwk," komentar @pipittrianisa.

"Sama persis kayak aku. Aku pernah nginjek 3 tawon waktu subuh. Emang rasanya maksengkring wkwk," ungkap @sotosalak.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS