Selain PCR dan Rapid Test, Virus Corona Bisa Dideteksi dengan Listrik

Liberty Jemadu

Jum'at, 22 Mei 2020 | 17:18 WIB
Selain PCR dan Rapid Test, Virus Corona Bisa Dideteksi dengan Listrik
Proses pengambilan sampel darah melalui rapid test di kawasan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat, Jumat (22/5). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Beberapa peneliti di Korea Selatan sedang mengembangkan alat yang mampu mendiagnosis virus penyebab COVID-19 dengan lebih cepat dan murah dibandingkan tes cepat berbasis antibodi yang akurasinya sering bermasalah.

Peneliti Edmond Changkyun Park, Seung Il Kim dan tim dari Research Center for Bioconvergence Analysis, Korea Basic Science Institute, membuat alat yang mereka namakan COVID-19 FET yang bisa mendeteksi coronavirus menggunakan sensor arus listrik.

Riset Edmond dan koleganya baru tahap awal dengan sampel yang sangat terbatas. Alatnya pun belum diproduksi secara massal. Jadi ini baru riset tahap laboratorium skala kecil.

Namun, pengembangan lebih lanjut alat ini diharapkan bisa menghasilkan alat deteksi virus yang cepat dan akurat.

Deteksi cepat kurang akurat, deteksi akurat lambat

Salah satu strategi mengendalikan SARS-CoV-2 yang telah menginfeksi lebih dari 4,9 juta orang di seluruh dunia per 20 Mei adalah segera menemukan orang-orang yang positif terinfeksi dan mengkaratina mereka sampai sembuh.

Namun, tes cepat berbasis antibodi dalam tubuh pasien tidak selalu tepat mendeteksi virus. Sebuah riset di Italia menunjukkan tingkat akurasi hasil rapid test hanya di bawah 20% dari 50 total sampel pasien. Seperti di Indonesia, tetap dibutuhkan tes lanjutan menggunakan alat real-time reverse transcription-polymerase chain reaction (rRT-PCR) untuk mendiagnosis seseorang benar-benar terinfeksi SARS-CoV-2 atau tidak.

Meski tes PCR ini hasilnya lebih akurat, biayanya relatif mahal dan butuh berhari-hari untuk mengetahui hasilnya.

Dari tanda arus listrik: mudah dan cepat

Sebagai pendeteksian awal, rapid test yang mendeteksi reaksi antibodi terhadap paparan virus dengan sampel darah membutuhkan waktu 15 menit.

Sementara rRT-PCR yang mendeteksi langsung virus pada sampel dahak/lendir (swab) perlu waktu setidaknya 6 jam hingga 3 hari.

Adapun alat buatan Edmond dan koleganya, COVID-19 FET sensor, mampu membedakan sampel dari pasien terinfeksi COVID-19 dan orang sehat hanya dalam 1-3 menit.

Edmond dan kawan-kawan membuat COVID-19 FET sensor menggunakan Field-Effect Transistor (FET) alias transistor efek medan. Seperti prinsip transistor, FET mampu mengalirkan arus listrik yang diberikan.

Arus yang mengalir pada FET sensor dapat terhambat dan menimbulkan sinyal-sinyal yang tidak diinginkan (noise signal) sehingga dapat mempengaruhi akurasi hasil pengujian.

Agar arus listrik dapat mengalir dengan baik, para peneliti menggunakan graphen pada sensor tersebut. Grapen merupakan konduktor berbentuk lembaran yang tersusun dari karbon yang saling berikatan dan membentuk struktur seperti sarang lebah. Graphen terlebih dulu diikatkan dengan antibodi yang spesifik dengan protein spike (salah satu penyusun virus) dari virus SARS-CoV-2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran

News | Kamis, 23 April 2026 | 22:05 WIB

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!

News | Rabu, 22 April 2026 | 09:22 WIB

Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?

Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?

News | Selasa, 14 April 2026 | 08:49 WIB

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?

Your Say | Sabtu, 21 Maret 2026 | 17:45 WIB

Terkini

Huawei nova 16z Resmi Meluncur, Kini Bisa Kirim Pesan dan Foto Lewat Satelit Tanpa Sinyal

Huawei nova 16z Resmi Meluncur, Kini Bisa Kirim Pesan dan Foto Lewat Satelit Tanpa Sinyal

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:58 WIB

4 HP Realme Paling Banyak Dicari di Toko Online: Spesifikasi Mantap, Harga Miring

4 HP Realme Paling Banyak Dicari di Toko Online: Spesifikasi Mantap, Harga Miring

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:31 WIB

23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Juni 2026: Panen 5000 Gems dan Draft Voucher

23 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 2 Juni 2026: Panen 5000 Gems dan Draft Voucher

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

37 Kode Redeem FF Terbaru 2 Juni 2026: Amankan Token Bundle Golden Shade Hari Ini

37 Kode Redeem FF Terbaru 2 Juni 2026: Amankan Token Bundle Golden Shade Hari Ini

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:14 WIB

Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Kini Bisa Kuras Rekening dari Jarak Jauh

Serangan NFC di HP Android Naik 188%, Penipu Kini Bisa Kuras Rekening dari Jarak Jauh

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB

AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya

AI Percepat Serangan Siber, CrowdStrike Sebut Industri Keuangan dalam Bahaya

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:17 WIB

Asus Luncurkan Laptop ProArt P16 dan ProArt P14 yang Ditenagai oleh Superchip Nvidia RTX Spark

Asus Luncurkan Laptop ProArt P16 dan ProArt P14 yang Ditenagai oleh Superchip Nvidia RTX Spark

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:59 WIB

Daftar HP Samsung Ini Terancam Tidak Kebagian One UI 8.5, Galaxy S22 hingga Z Fold 4 Masuk?

Daftar HP Samsung Ini Terancam Tidak Kebagian One UI 8.5, Galaxy S22 hingga Z Fold 4 Masuk?

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:24 WIB

Terpopuler: Baterai Realme C100i Awet 6 Tahun, Top 3 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan

Terpopuler: Baterai Realme C100i Awet 6 Tahun, Top 3 HP Kamera Terbaik Harga Rp2 Jutaan

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:50 WIB

4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank

4 Rekomendasi HP Baterai Jumbo dengan Fitur Reverse Charging, Bisa Jadi Powerbank

Tekno | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:05 WIB