Studi Terbaru Ungkap Simulasi Hantaman Asteroid Penghancur Dinosaurus

Dythia Novianty

Selasa, 02 Juni 2020 | 06:08 WIB
Studi Terbaru Ungkap Simulasi Hantaman Asteroid Penghancur Dinosaurus
Ilustras asteroid melintasi Bumi. [Shutterstock]

Suara.com - Studi terbaru mengungkap asteroid yang menghancurkan dinosaurus 66 juta tahun lalu menghantam Bumi pada "sudut yang paling mematikan", melalui simulasi baru dari peristiwa apokaliptik.

Peneliti dari Imperial College London mengungkapkan bahwa asteroid menghantam Bumi pada sudut 60 derajat. Memukul pada sudut yang memaksimalkan jumlah gas dan partikel yang mengubah iklim ke atmosfer bagian atas.

Musim dingin nuklir berikutnya membunuh dinosaurus dan memusnahkan 75 persen dari semua kehidupan di Bumi.

"Untuk dinosaurus, skenario kasus terburuk adalah persis apa yang terjadi," kata Profesor Gareth Collins dari departemen Ilmu dan Teknik Bumi Imperial, yang memimpin penelitian, dilansir laman The Independent, Selasa (2/6/2020).

Simulasi hantaman asteroid. [Nature.com]
Simulasi hantaman asteroid. [Nature.com]

“Serangan asteroid melepaskan sejumlah besar gas pengubah iklim ke atmosfer, memicu serangkaian peristiwa yang menyebabkan kepunahan dinosaurus. Ini kemungkinan diperburuk oleh fakta bahwa itu menyerang pada salah satu sudut yang paling mematikan,” jelasnya.

Para peneliti menggunakan kombinasi simulasi dampak numerik dan data geofisika dari situs dampak untuk mereproduksi peristiwa dalam 3D untuk pertama kalinya.

Simulasi hantaman asteroid. [Nature.com]
Simulasi hantaman asteroid. [Nature.com]

"Simulasi kami memberikan bukti kuat bahwa asteroid itu menyerang pada sudut yang curam, mungkin 60 derajat di atas cakrawala, dan mendekati sasarannya dari timur laut," kata Profesor Collins.

"Kita tahu bahwa ini adalah salah satu skenario terburuk untuk dampak mematikan, karena itu menempatkan puing-puing yang lebih berbahaya ke atmosfer atas dan menyebarkannya ke mana-mana, hal yang menyebabkan musim dingin akibat nuklir," terangnya.

Simulasi hantaman asteroid. [Nature.com]
Simulasi hantaman asteroid. [Nature.com]

Simulasi ini dibuat dengan memasukkan data geofisika dari kawah Chicxulub selebar 200 km di Meksiko, yang menentukan sudut dan arah asteroid.

baca juga

Simulasi sebelumnya hanya memberikan informasi tentang tahap awal dampak dan bukan setelahnya.

Simulasi hantaman asteroid. [Nature.com]
Simulasi hantaman asteroid. [Nature.com]

“Meskipun terkubur di bawah hampir satu kilometer batuan sedimen, sungguh luar biasa bahwa data geofisika mengungkapkan begitu banyak tentang struktur kawah yang cukup untuk menggambarkan arah dan sudut dampak,” tutur rekan penulis Dr Auriol Rae dari University of Freiburg.

Hasil penelitian ini diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature Communications.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktif Kembali, Objek Misterius Ditemukan Astronom di Sekitar Orbit Jupiter

Aktif Kembali, Objek Misterius Ditemukan Astronom di Sekitar Orbit Jupiter

Tekno | Kamis, 28 Mei 2020 | 15:10 WIB

Ilmuwan Mengembangkan Inhaler Virus Corona setelah Gejala Pertama Muncul

Ilmuwan Mengembangkan Inhaler Virus Corona setelah Gejala Pertama Muncul

Tekno | Rabu, 27 Mei 2020 | 09:00 WIB

Para Ahli Peringatkan Krisis Iklim Telah Membunuh Banyak Orang

Para Ahli Peringatkan Krisis Iklim Telah Membunuh Banyak Orang

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 10:35 WIB

Bukan Satu, Ada Enam Asteroid Dekati Bumi Saat Lebaran

Bukan Satu, Ada Enam Asteroid Dekati Bumi Saat Lebaran

Tekno | Selasa, 26 Mei 2020 | 06:00 WIB

Asteroid Dekati Bumi Jelang Idul Fitri Akhir Pekan Ini, Mengancam?

Asteroid Dekati Bumi Jelang Idul Fitri Akhir Pekan Ini, Mengancam?

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 22:48 WIB

Peneliti Ini Mengklaim Virus Corona Tak Berasal dari Pasar Wuhan

Peneliti Ini Mengklaim Virus Corona Tak Berasal dari Pasar Wuhan

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 11:33 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×