Studi Terbaru, Sakit Kepala Bisa Jadi Gejala Pasien Covid-19?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 17 Juni 2020 | 12:25 WIB
Studi Terbaru, Sakit Kepala Bisa Jadi Gejala Pasien Covid-19?
Ilustrasi sakit kepala atau pusing. [Shutterstock]

Suara.com - Studi terbaru dari penelitian Covid-19 menemukan bahwa sekitar setengah dari pasien yang dirawat di rumah sakit mengalami gejala neurologis. Menurut ilmuwan, itu menunjukan bahwa penyakit tersebut mengancam seluruh sistem saraf, daripada infeksi pernapasan.

Tinjauan yang ditulis oleh para ilmuwan dari Northwestern University Feinberg School of Medicine dan University of Colorado School of Medicine menemukan bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit memiliki manifestasi neurologis Covid-19, mulai dari gejala yang lebih ringan, seperti sakit kepala, pusing, penurunan kewaspadaan, kelemahan, nyeri otot, kesulitan berkonsentrasi, dan kehilangan indera penciuman dan pengecap, hingga komplikasi medis yang lebih serius seperti kejang dan stroke.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Neurology, penyakit ini dapat mempengaruhi otak, sumsum tulang belakang, saraf, dan otot dalam beberapa cara berbeda. Penyakit ini menyerang paru-paru dan jantung, yang dapat menyebabkan kurangnya oksigen di otak atau gangguan pembekuan yang dapat menyebabkan stroke.

Virus juga dapat langsung menginfeksi otak, seperti yang ditunjukkan dalam studi kasus baru-baru ini di JAMA Neurology. Gejala neurologis juga dapat disebabkan oleh reaksi sistem kekebalan tubuh, yang dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan saraf melalui peradangan.

"Karena distribusi di seluruh dunia dan mekanisme patogen multifaktorial, Covid-19 merupakan ancaman global terhadap seluruh sistem saraf. Seperti yang kita harapkan dari vaksin atau penyembuhan, ahli saraf akan memainkan peran penting dalam mendiagnosis, menyelidiki, dan merawat banyak manifestasi neurologis Covid-19," tulis para ilmuwan dalam penelitian tersebut, seperti dikutip dari IFL Science, Rabu (17/6/2020).

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Meskipun gejala neurologis ditemukan pada sekitar setengah dari pasien yang dirawat di rumah sakit, efek yang lebih parah jarang terjadi. Secara keseluruhan, 25 persen pasien menunjukkan bukti disfungsi sistem saraf pusat termasuk pusing sebanyak 17 persen, 13 persen sakit kepala, dan 7,5 persen gangguan kesadaran.

Sebanyak 3 persen menderita penyakit serebrovaskular akut atau gangguan yang memengaruhi pembuluh darah dan suplai darah ke otak, 0,5 persen mengalami ataksia atau kehilangan kendali atas gerakan tubuh, dan 0,5 persen mengalami kejang.

"Penting bagi masyarakat umum dan dokter untuk mengetahui hal ini, karena infeksi Covid-19 dapat muncul dengan gejala neurologis pada awalnya, sebelum demam, batuk, atau masalah pernapasan terjadi," kata Dr Igor Koralnik, penulis utama penelitian dan kepala neuro-infectious diseases and global neurology di Northwestern Medicine.

Masih sedikit yang diketahui tentang implikasi jangka panjang dari dampak neurologis Covid-19. Saat ini, tim ahli akan memantau beberapa pasien untuk menentukan apakah masalah neurologis bersifat sementara atau permanen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Indonesia Lebih Banyak Menyerang Dewasa Muda, Kok Bisa?

Kasus Covid-19 di Indonesia Lebih Banyak Menyerang Dewasa Muda, Kok Bisa?

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 12:16 WIB

Heboh Tagihan Biaya Satu Pasien Covid-19 di RS Mencapai Rp 16 Miliar

Heboh Tagihan Biaya Satu Pasien Covid-19 di RS Mencapai Rp 16 Miliar

News | Senin, 15 Juni 2020 | 20:17 WIB

Pasien Positif Covid-19 di Surabaya Tembus 4.000 Orang Lebih

Pasien Positif Covid-19 di Surabaya Tembus 4.000 Orang Lebih

Jatim | Senin, 15 Juni 2020 | 06:59 WIB

Bikin Pening, Brain Freeze Sebenarnya Sebuah Peringatan dari Otak Lho!

Bikin Pening, Brain Freeze Sebenarnya Sebuah Peringatan dari Otak Lho!

Health | Minggu, 14 Juni 2020 | 19:24 WIB

Studi: Pasien Covid-19 dengan Kadar Enzim Rendah Lebih Berisiko Meninggal

Studi: Pasien Covid-19 dengan Kadar Enzim Rendah Lebih Berisiko Meninggal

Health | Sabtu, 13 Juni 2020 | 15:42 WIB

Bolehkah Pasien Positif Covid-19 Jalani Operasi jantung? Ini Kata Dokter

Bolehkah Pasien Positif Covid-19 Jalani Operasi jantung? Ini Kata Dokter

Health | Jum'at, 12 Juni 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×