Cegah Penularan pada Manusia, Mink Terinfeksi Covid-19 Dimusnahkan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 23 Juni 2020 | 12:35 WIB
Cegah Penularan pada Manusia, Mink Terinfeksi Covid-19 Dimusnahkan
Seekor mink. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah Belanda mulai memusnahkan mink dari peternakan yang terjangkit virus Corona (Covid-19), setelah sejumlah karyawan dan hewan dinyatakan positif.

Pemusnahan ini sebagai upaya untuk memastikan bahwa peternakan mink tidak menjadi tempat penyimpanan virus dan ancaman terhadap kesehatan masyarakat.

Sebelumnya pada pertengahan Mei, para ilmuwan Belanda meneliti kasus di mana manusia tampaknya telah terinfeksi Covid-19 dari mink, mamalia semi-akuatik dengan famili Mustelidae yang juga termasuk musang dan berang-berang. Mink umumnya diternakkan karena bulunya yang lembut.

Pada April lalu, beberapa mink di dua peternakan bulu mink di Belanda tampaknya terinfeksi Covid-19 setelah sejumlah hewan terserang penyakit pernafasan yang parah. Di kedua peternakan tersebut, setidaknya satu pekerja dinyatakan positif Covid-19.

Melihat hal itu, kini pemerintah akan melakukan pemusnahan yang diperkirakan selesai dalam waktu satu minggu, meski tidak jelas berapa banyak hewan yang akan terkena dampaknya. Langkah itu dinyatakan sebagai "langkah efektif untuk peternakan yang terinfeksi", setelah kasus mink yang terinfeksi pertama kali dilaporkan pada 26 April.

Laporan terbaru menemukan bukti mink yang terinfeksi virus Corona dari tujuh peternakan di sembilan lokasi. Pemerintah mengatakan, tampaknya virus dapat bersikulasi di peternakan mink untuk waktu yang lama, memberikan risiko bagi kesehatan manusia dan hewan.

Penelitian juga menemukan bahwa ada penularan virus dari mink ke manusia dan infeksi dari mink bisa tidak menunjukkan gejala.

Mink. [Shutterstock]
Mink. [Shutterstock]

Pada awal bulan ini, pemerintah Belanda mengumumkan larangan transportasi dan larangan untuk menerima pengunjung ke gudang mink.

Dilansir dari IFL Science, Selasa (23/6/2020), Komite Kesejahteraan Hewan mengawasi untuk memastikan bahwa hewan-hewan dibunuh secara manusiawi dan peternak berhak atas kompensasi dan sumber daya kesehatan mental jika mereka membutuhkannya.

baca juga

Pemerintah juga mempertimbangkan opsi sukarela bagi peternak yang ingin mengakhiri peternakan mereka sebelum larangan beternak mink pada 2024.

Peternakan yang ingin tetap beroperasi dan belum menemukan kasus infeksi, diharuskan melakukan isolasi yang panjang dan protokol kebersihan yang ketat. Para pejabat juga menangani perluasan pengujian Covid-19 untuk para pekerja di peternakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sanggahan Ilmuwan: Kelelawar Mungkin Bukan Penyebar COVID-19

Sanggahan Ilmuwan: Kelelawar Mungkin Bukan Penyebar COVID-19

Tekno | Selasa, 23 Juni 2020 | 06:10 WIB

Kinerjanya Mengendalikan Penularan Covid Dipuji, Emil Beberkan Rahasianya

Kinerjanya Mengendalikan Penularan Covid Dipuji, Emil Beberkan Rahasianya

Jabar | Selasa, 23 Juni 2020 | 02:35 WIB

Lagi, Tim Ilmuwan China Masuki Uji Klinis Tahap Dua Vaksin Covid-19

Lagi, Tim Ilmuwan China Masuki Uji Klinis Tahap Dua Vaksin Covid-19

Health | Senin, 22 Juni 2020 | 07:37 WIB

Ilmuwan Ungkap Lokasi dengan Udara Terbersih di Bumi

Ilmuwan Ungkap Lokasi dengan Udara Terbersih di Bumi

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2020 | 14:45 WIB

Cegah Klaster Pedagang, Dinkes Bantul Akan Gelar Rapid Test di 4 Pasar

Cegah Klaster Pedagang, Dinkes Bantul Akan Gelar Rapid Test di 4 Pasar

Jogja | Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:30 WIB

Ilmuwan Temukan Telur Reptil Berusia 66 Juta Tahun Sebesar Bola Sepak

Ilmuwan Temukan Telur Reptil Berusia 66 Juta Tahun Sebesar Bola Sepak

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2020 | 16:05 WIB

Terkini

Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa

Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Minyak Dunia Melemah, Pasar Soroti Akses AS ke Cadangan Venezuela

Minyak Dunia Melemah, Pasar Soroti Akses AS ke Cadangan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Botok Ungkap Alasan Tarik Massa AMPB dari DPR: Tak Mau Dibenturkan dan Ditangkap Polisi

Botok Ungkap Alasan Tarik Massa AMPB dari DPR: Tak Mau Dibenturkan dan Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih

Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:42 WIB

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:26 WIB

Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?

Ketika AI Bisa Memutuskan Transaksi Sendiri, Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Terjadi Kerugian?

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:19 WIB

×