Gelombang Kedua Covid-19 Berpotensi Lebih Parah dari Sebelumnya

Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Gelombang Kedua Covid-19 Berpotensi Lebih Parah dari Sebelumnya
Ilustrasi virus Corona (Covid-19). (Shutterstock)

Banyak orang berpikir virus corona sudah hilang, padahal sama sekali tidak (menghilang).

Suara.com - Dokter selebriti Hilary Jones memperingatkan bahwa dampak gelombang kedua Covid-19 berpotensi lebih parah, ketimbang saat virus ini pertama kali mewabah.

Dalam sebuah acara televisi, Dr Hilary mengungkapkan prediksinya terkait apa yang akan terjadi di Inggris ketika wabah virus corona telah memasuki 'episode' keduanya.

"Tidak ada indikasi bahwa virus ini akan melemah. Mereka semakin mendekat ke seluruh dunia. Ini (mungkin) akan lebih parah daripada saat negara (Inggris) pertama kali menerapkan lockdown," kata Dr Hilary seperti dilansir dari Metro, Selasa (30/6/2020).

Ia pun menyayangkan bahwa sebagian warga Inggris mulai bepergian ke taman, pantai, dan tempat keramaian lainnya karena menganggap bahwa virus ini sudah hilang.

"Banyak orang berpikir virusnya sudah hilang. Padahal ini mutlak, sama sekali tidak (menghilang)," imbuhnya.

[BBC]
Suasana lockdown di Inggris. [BBC]

"Kami menangani lebih banyak kasus daripada yang kami lakukan pada Januari. Jadi berpotensi dan ada kemungkinan puncak (pandemi Covid-19) gelombang kedua akan lebih buruk daripada yang pertama," Dr Hilary mengingatkan.

Meski begitu, Dr Hilary percaya bahwa lonjakan kasus Covid-19 gelombang kedua akan 'kurang signifikan' daripada yang pertama. Hanya saja, ia mewaspadai bahwa penyebaran virus akan meningkat drastis hanya dalam waktu dua minggu saja.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS