Peneliti: Air Limbah Dapat Prediksi Gelombang Kedua Covid-19

Vania Rossa

Senin, 29 Juni 2020 | 11:25 WIB
Peneliti: Air Limbah Dapat Prediksi Gelombang Kedua Covid-19
Ilustrasi pengujian terhadap Covid-19 di sebuah laboratorium di Rusia. (Anadolu Agency)

Suara.com - Pengujian air limbah di saluran pembuangan mungkin merupakan cara yang efisien untuk memantau penyebaran Covid-19 - dan bahkan dapat memprediksi gelombang kedua. Ini karena feses manusia mungkin menyimpan banyak informasi tentang jejak virus corona.

Dilansir dari Huffpost, di Skotlandia, limbah sedang diuji untuk jejak virus - khususnya, asam ribonukleat (RNA) Covid-19 - sebagai bagian dari uji coba pemantauan penyebaran infeksi. Sampel dari air limbah pada pengolahan limbah di Skotlandia akan dianalisis oleh para ilmuwan dari Scottish Environment Protection Agency (SEPA) atau Badan Perlindungan Lingkungan Skotlandia.

Mereka berharap dapat menggunakan data untuk memahami seberapa luas penyebaran virus corona di Skotlandia, dalam kombinasi dengan pengujian komunitas dan data penerimaan rumah sakit. Teorinya adalah bahwa ketika banyak RNA hadir dalam air limbah, itu menunjukkan wabah lokal - begitu banyak orang memiliki virus di komunitas itu. Ini termasuk mereka yang tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Menguji limbah untuk Covid-19 bukanlah hal baru. Satu studi menemukan virus itu ada di sistem saluran pembuangan di Milan dan Turin pada awal Desember 2019 - dua bulan sebelum kasus positif pertama dilaporkan di Italia. Itu juga sebelum pejabat China mengonfirmasi keberadaan virus corona.

Di Paris, kembali pada bulan Maret, air limbah dianalisis selama lebih dari sebulan. Para peneliti mendeteksi naik dan turunnya RNA di selokan, yang berkorelasi dengan naik turunnya kasus Covid-19 tidak lama kemudian. Sébastien Wurtzer, seorang ahli virologi di Eau de Paris, utilitas air publik kota itu, mengatakan kepada Science Mag data tersebut dapat membantu memprediksi gelombang kedua wabah.

Pada bulan Mei, sekelompok peneliti dari Universitas Yale melihat konsentrasi RNA virus corona di air limbah selama wabah di wilayah metropolitan timur laut di AS dan - tentu saja - menemukan peningkatan konsentrasi RNA di selokan berkorelasi dengan kenaikan rawat inap di rumah sakit setempat beberapa hari kemudian.

Studi mereka, yang tersedia dalam bentuk pracetak, menyimpulkan bahwa konsentrasi RNA virus corona adalah "indikator utama infeksi masyarakat" sesbelum data pengujian dan penerimaan pasien di rumah sakit setempat.

Temuan tersebut dapat membantu pejabat kesehatan menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat, kata mereka. Misalnya, jika tiba-tiba ditemukan konsentrasi tinggi RNA virus di selokan, lockdown setempat dapat diberlakukan.

Tidak ada laporan yang dikonfirmasi tentang virus yang menyebar dari feses ke manusia. Dan dua penelitian independen dari Belanda menemukan bahwa sementara jejak RNA virus corona ada di air limbah. Begitu air limbah telah diolah, tidak ada lagi jejak RNA yang hadir.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri Virus Corona Lebih Mudah Menular di Rumah Dibanding SARS dan MERS

Ngeri Virus Corona Lebih Mudah Menular di Rumah Dibanding SARS dan MERS

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 10:23 WIB

Beijing Obati Pasien Covid-19 dengan Pengobatan Tradisional, Efektif?

Beijing Obati Pasien Covid-19 dengan Pengobatan Tradisional, Efektif?

Health | Senin, 29 Juni 2020 | 10:14 WIB

Covid-19 di Wuhan:Perlahan Bangkit usai Pandemi

Covid-19 di Wuhan:Perlahan Bangkit usai Pandemi

Video | Senin, 29 Juni 2020 | 11:00 WIB

Terkini

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Jakarta-Depok Turun, Rumah di Bekasi-Tangerang Paling Banyak Diburu Konsumen

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 19:38 WIB

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

Diduga Hasil Pemerasan, KPK Sita Mobil yang Diberikan Bupati Pemalang ke Seorang Perempuan

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:31 WIB

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Mode Survival Rakyat: Ayah Antre BBM, Ibu Cari Sembako, Anak Keracunan MBG

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

3 Daftar Shio yang Paling Jago Tawar-menawar dan Negosiasi Bisnis, Lihai Baca Situasi

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:30 WIB

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

Usai Dirawat Dokter Terbaik RSCM, Gibran Ungkap Kondisi Terkini Dua Siswi Keracunan MBG Asal Karo

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:26 WIB

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Foton Targetkan Perluas Ekspansi Diler di Indonesia, Infrastruktur Jadi Tantangan...

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 19:24 WIB

Java United vs Persija Tanpa Penonton, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Atmosfer Stadion

Java United vs Persija Tanpa Penonton, Fabio Lefundes Soroti Hilangnya Atmosfer Stadion

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 19:23 WIB

Anak Tumbuh, Kebutuhan Berubah? Ini Cara Seru Dampingi Setiap Tahapannya

Anak Tumbuh, Kebutuhan Berubah? Ini Cara Seru Dampingi Setiap Tahapannya

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 19:21 WIB

Viral Pengakuan Erin Diselungkuhi Andre Taulany, Netizen Menduga-duga Siapa Sinden OVJ yang Dimaksud

Viral Pengakuan Erin Diselungkuhi Andre Taulany, Netizen Menduga-duga Siapa Sinden OVJ yang Dimaksud

Entertainment | Jum'at, 18 September 2026 | 19:21 WIB

Pilkades Serentak Bekasi Digelar, Polisi Buru Para Botoh Judi

Pilkades Serentak Bekasi Digelar, Polisi Buru Para Botoh Judi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 19:18 WIB

×