Masuk Juli 2020, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 02 Juli 2020 | 10:00 WIB
Masuk Juli 2020, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati
Planet Jupiter. [Shutterstock]

3. Konjungsi Bulan dengan Saturnus

Setelah melakukan pendekatan dengan planet raksasa, Bulan akan melakukan pendekatan lainnya dengan planet bercincin pada 6 Juli mendatang. Kedua objek langit tersebut akan berada pada jarak 2 derajat satu sama lain.

Pengamatan dapat dilakukan mulai pukul 19.24 WIB ketika keduanya berada di ketinggian 7 derajat di atas cakrawala timur. Keduanya, akan mencapai titik tertinggi pada 01.03 dini hari dengan ketinggian 75 derajat di atas cakrawala selatan dan menghilang saat fajar sekitar pukul 05.51 WIB.

Konjungsi Bulan dengan Saturnus Juli. [In the Sky]
Konjungsi Bulan dengan Saturnus Juli. [In the Sky]

Kedua objek dapat diamati dengan mata telanjang, tetapi jika pengamat ingin melihat dengan jelas cincin Saturnus, pengamat membutuhkan alat bantu seperti teleskop.

4. Jupiter di titik oposisi

Jupiter akan bersebrangan dengan Matahari pada 14 Juli 2020. Oposisi dalam astronomi merupakan fenomena yang terjadi pada planet-planet yang berada di luar orbit Bumi dalam hal mengeliling Matahari.

Saat mencapai titik oposisi, planet tersebut berada di sisi yang bersebrangan dengan Matahari. Artinya, Matahari, Bumi, dan planet tersebut berada di garis lurus pada bidang tata surya.

Jupiter di titik oposisi. [In the Sky]
Jupiter di titik oposisi. [In the Sky]

Oposisi Jupiter ini pun membuat planet raksasa tersebut berada pada jarak terdekatnya dari Bumi, sekitar 4,14 AU atau 619,3 juta kilometer.

Waktu mengamati Jupiter bisa dimulai pada pukul 18.21 WIB dengan titik tertinggi di langit pada 23.57 WIB ketika Jupiter berada pada ketinggian 74 derajat di atas cakrawala selatan.

baca juga

5. Pendekatan Bulan, Venus, Aldebaran

Bulan akan melakukan pendekatan dengan Venus pada 17 Juli. Keduanya akan berada pada jarak 3 derajat satu sama lain. Keduanya akan terletak di rasi bintang Taurus.

Tak hanya itu, kedua objek langit tersebut juga akan melakukan pendekatan dengan Aldebaran, bintang paling terang dalam rasi Taurus.

Pendekatan Bulan, Venus, Aldebaran. [In the Sky]
Pendekatan Bulan, Venus, Aldebaran. [In the Sky]

Pengamat dapat mengamatinya mulai pukul 03.05 WIB dini hari dengan ketinggian 37 derajat di atas cakrawala timur laut sebelum menghilang saat fajar sekitar pada 05.51 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mencetak Rekor, ini Petir Terpanjang Capai 709 Kilometer

Mencetak Rekor, ini Petir Terpanjang Capai 709 Kilometer

Tekno | Senin, 29 Juni 2020 | 13:25 WIB

Dua Gerhana, Ini Fenomena Langit di Indonesia Sepanjang Juni 2020

Dua Gerhana, Ini Fenomena Langit di Indonesia Sepanjang Juni 2020

Tekno | Selasa, 02 Juni 2020 | 07:30 WIB

Masuk Mei 2020, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati di Indonesia

Masuk Mei 2020, 5 Fenomena Langit Ini Bisa Diamati di Indonesia

Tekno | Senin, 04 Mei 2020 | 09:00 WIB

Masuk April 2020, 5 Fenomena Langit Menarik Ini Bisa Diamati di Indonesia

Masuk April 2020, 5 Fenomena Langit Menarik Ini Bisa Diamati di Indonesia

Tekno | Senin, 06 April 2020 | 08:12 WIB

Supermoon Bernuansa Halloween Bakal Hadir Malam Ini

Supermoon Bernuansa Halloween Bakal Hadir Malam Ini

Tekno | Senin, 09 Maret 2020 | 08:49 WIB

Masuk Februari 2020, Ini Peristiwa Langit yang Bisa Diamati

Masuk Februari 2020, Ini Peristiwa Langit yang Bisa Diamati

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

×