Waduh, Peretas Rusia Diduga Targetkan Laboratorium Vaksin Virus Corona

Dythia Novianty

Minggu, 19 Juli 2020 | 11:15 WIB
Waduh, Peretas Rusia Diduga Targetkan Laboratorium Vaksin Virus Corona
Ilustrasi hackers. [Shutterstock]

Suara.com - Laboratorium-laboratorium Inggris yang mengerjakan vaksin virus corona (Covid-19) diduga telah menjadi sasaran para peretas Rusia, kata kepala Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris.

"Kami mengutuk serangan-serangan tercela ini," kata seorang kepala GCHQ.

Inggris menentang tuduhan kampanye Moskow untuk mencuri informasi dalam upaya mengembangkan vaksin virus corona.

Kelompok mata-mata yang didukung oleh negara Rusia, APT29, telah meluncurkan serangan dunia maya di laboratorium-laboratorium Inggris, menurut mata-mata Inggris.

National Cyber Security Center menuduh Kremlin berusaha merobek temuan sehingga Rusia dapat memproduksi vaksin pada saat yang sama atau lebih cepat.

“Kami mengutuk serangan-serangan hina ini terhadap mereka yang melakukan pekerjaan vital untuk memerangi pandemi. Bekerja dengan sekutu kita, NCSC berkomitmen untuk melindungi aset kita yang paling kritis dan prioritas utama kita saat ini adalah melindungi sektor kesehatan," kata Direktur operasi NCSC Paul Chichester dilansir Mirror, Minggu (19/7/2020).

NCSC, yang merupakan bagian dari stasiun penyadapan GCHQ, tidak akan mengidentifikasi siapa yang menjadi sasaran, tetapi diperkirakan termasuk Universitas Oxford dan Imperial College London

Mereka berdua memiliki program pengembangan vaksin profil tinggi. Pusat-pusat lain dari seluruh dunia juga diyakini telah ditargetkan.

"APT29 hampir pasti beroperasi sebagai bagian dari layanan intelijen Rusia", NCSC menambahkan.

baca juga

Pusat ini telah mengeluarkan peringatan penasehat sehingga organisasi memiliki kesempatan lebih baik untuk melindungi jaringan mereka.

"Sangat tidak dapat diterima bahwa badan intelijen Rusia menargetkan mereka yang bekerja untuk memerangi pandemi virus corona. Inggris akan terus melawan mereka yang melakukan serangan cyber seperti itu, dan bekerja dengan sekutu kami untuk meminta pertanggungjawaban pelaku," ujar Menteri Luar Negeri Dominic Raab Inggris.

APT29, juga dikenal sebagai Cozy Bear, dan The Dukes, telah beroperasi selama beberapa tahun tetapi ini adalah pertama kalinya NCSC secara terbuka menghubungkannya dengan intelijen Rusia.

Kelompok ini sebelumnya terlibat dalam serangan terhadap Partai Demokrat selama pemilihan presiden AS 2016 yang memenangkan Republik Donald Trump.

Kegiatan APT29 dikatakan dikenal di "tingkat tertinggi" negara Rusia, mengindikasikan Presiden Vladimir Putin telah memberi sanksi atas serangan itu. Para ilmuwan di Imperial College London dan Universitas Oxford telah memulai uji vaksin manusia.

Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Intelijen Inggris tidak menyarankan para peretas mencoba menghambat pengembangan vaksin. Para ahli berpikir Rusia telah mencoba memanfaatkan koneksi VPN yang digunakan staf untuk menautkannya dalam jaringan.

Serangan APT29 ini diperkirakan telah dimulai pada akhir musim dingin. Dikatakan menggunakan perangkat lunak berbahaya yang dikenal sebagai WellMess dan WellMail.

Kantor berita Rusia Tass mengutip juru bicara Kremlin yang mengatakan Rusia tidak ada hubungannya dengan serangan itu.

“Bahwa penelitian vaksin Rusia yang diretas adalah pernyataan kelemahan sains Rusia di bawah 20 tahun pemerintahan Putin. Rusia pernah menjadi pemimpin dunia dalam sains,” tukas Associate professor of national security.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FBI Turut Dilibatkan dalam Penyelidikan Terkait Peretasan di Twitter

FBI Turut Dilibatkan dalam Penyelidikan Terkait Peretasan di Twitter

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2020 | 18:35 WIB

Kabar Baik, Vaksin Virus Corona Oxford Disebut Beri Perlindungan Ganda

Kabar Baik, Vaksin Virus Corona Oxford Disebut Beri Perlindungan Ganda

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:05 WIB

Twitter Yakinkan Kata Sandi Pengguna Aman Usai Peretasan

Twitter Yakinkan Kata Sandi Pengguna Aman Usai Peretasan

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2020 | 14:29 WIB

5 Negara dengan Penelitian Vaksin Covid-19 Paling Menjanjikan

5 Negara dengan Penelitian Vaksin Covid-19 Paling Menjanjikan

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:36 WIB

Vaksin Virus Corona AS Siap Masuk Fase Uji Klinis Tahap 3, Kapan Rampung?

Vaksin Virus Corona AS Siap Masuk Fase Uji Klinis Tahap 3, Kapan Rampung?

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:04 WIB

Kabar Baik, Uji Coba Vaksin Virus Corona Picu Respons Antibodi

Kabar Baik, Uji Coba Vaksin Virus Corona Picu Respons Antibodi

Tekno | Kamis, 16 Juli 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×