Benarkah Suhu Panas Bisa Membunuh Virus Corona?

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Rabu, 05 Agustus 2020 | 15:15 WIB
Benarkah Suhu Panas Bisa Membunuh Virus Corona?
Matahari terbenam di musim panas. Tampak Patung Liberty dari sisi Brooklyn di New York, Amerika Serikat pada 16 Juni 2020. [Anadolu Agency]

Suara.com - Beberapa orang percaya bahwa suhu panas atau suhu yang lebih hangat mampu mengurangi risiko penyebaran virus Corona (COVID-19). Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri menyebut hal itu sebagai mitos soal virus Corona.

WHO dengan tegas membantah gagasan bahwa suhu yang lebih hangat atau sekitar 25 derajat Celsius dapat mencegah penyebaran COVID-19.

Sungai Thames, dengan deretan London's skyline mulai Saint Paul's Cathedral, London Bridge (jangan rancu dengan Tower Bridge), hingga The Shard. Diabadikan jauh sebelum lockdown Britania Raya [Suara.com/CNR ukirsari Ingram].
Sungai Thames, dengan deretan London's skyline mulai Saint Paul's Cathedral, London Bridge (jangan rancu dengan Tower Bridge), hingga The Shard. Diabadikan jauh sebelum lockdown Britania Raya [Suara.com/CNR ukirsari Ingram].

"Kita bisa terkena virus Corona, tidak peduli seberapa cerah atau panas cuaca itu," tulis WHO dalam situs web resminya, seperti dikutip dari The Independent pada Rabu (5/8/2020).

Organisasi itu menambahkan bahwa negara-negara dengan iklim panas justru melaporkan kenaikan kasus COVID-19. Dalam dokumen terpisah, WHO menyatakan bahwa berdasarkan bukti yang ada saat ini, virus COVID-19 bisa ditularkan di semua area, termasuk daerah dengan cuaca panas dan lembap.

"Terlepas dari iklim, kita harus tetap melakukan langkah-langkah perlindungan jika tinggal di atau bepergian ke daerah yang mencatat kasus COVID-19," tambah WHO.

Meskipun demikian, beberapa penelitian menyebut bahwa COVID-19 bisa terjadi secara musiman di musim panas dan musim dingin.

Pada awal tahun ini, para ilmuwan dari University College London melakukan penelitian terhadap virus Corona umum dengan menganalisis data historis. Para ilmuwan menemukan bahwa tingkat kasus tertinggi terjadi pada Februari, dengan lebih sedikit kasus selama musim panas.

"Temuan kami mendukung gagasan bahwa di Inggris, kita dapat melihat tingkat yang lebih rendah dari penularan virus Corona di musim panas, tetapi ini dapat berbalik pada musim dingin jika masih ada populasi yang rentan pada saat itu," kata Rob Aldridge, penulis utama penelitian tadi.

Namun, ia menambahkan bahwa COVID-19 adalah jenis virus baru sehingga para ilmuwan masih tidak yakin apakah pola musiman ini akan bertahan selama musim panas karena tingkat kerentanan yang tinggi dalam populasi.

baca juga

Sementara itu, penelitian yang dilakukan satu dekade lalu oleh Centre for Infectious Diseases di University of Edinburgh menyimpulkan bahwa tiga jenis virus Corona "ditandai musiman pada musim dingin", menyebabkan infeksi terutama antara Desember dan April, mirip dengan influenza.

Studi lain yang diterbitkan pada Maret 2020 oleh perusahaan epidemiologi Ausvet Eropa menyatakan bahwa bukti awal telah menunjukkan bahwa "suhu yang lebih tinggi dikaitkan dengan kasus yang lebih rendah dari COVID-19", untuk kasus yang dilaporkan hingga 29 Februari di seluruh dunia.

Di sisi lain, penelitian ilmiah yang diterbitkan dalam The Lancet oleh London School of Hygiene and Tropical Medicine pada 6 Mei 2020 mengeksplorasi "peran iklim dalam strategi mitigasi COVID-19".

Makalah itu menyatakan cuaca yang lebih hangat mungkin sedikit mengurangi transmisi virus Corona, tetapi tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kondisi atau suhu yang lebih hangat akan mengurangi efektivitas penularan COVID-19.

"Saat ini, pembuat kebijakan harus fokus pada pengurangan kontak fisik dalam masyarakat dan setiap prediksi risiko COVID-19 berdasarkan informasi iklim harus ditafsirkan dengan hati-hati," tulis makalah itu.

Walau begitu, WHO tetap menekankan bahwa COVID-19 masih dapat menyebar dalam suhu yang lebih hangat sehingga pedoman jaga jarak atau physical distancing dan kebersihan yang baik harus dilakukan dengan ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bolehkah Berenang saat Hujan? Kenali Risiko dan Bahayanya bagi Kesehatan

Bolehkah Berenang saat Hujan? Kenali Risiko dan Bahayanya bagi Kesehatan

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 14:15 WIB

Tertarik Trading? Ini Hal yang Perlu Dipahami

Tertarik Trading? Ini Hal yang Perlu Dipahami

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Ulasan Novel Membunuh Commendatore: Bahasa Simpel, Misteri Berlapis

Ulasan Novel Membunuh Commendatore: Bahasa Simpel, Misteri Berlapis

Your Say | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Pakar Kriminologi Ingatkan Pelarangan Total Vape Bisa Memperluas Pasar Gelap

Pakar Kriminologi Ingatkan Pelarangan Total Vape Bisa Memperluas Pasar Gelap

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:25 WIB

The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen

The Spies Who Loved Me: Uniknya Kisah Cinta di Balik Operasi Intelijen

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Hadapi Risiko Bencana, Kesiapsiagaan Layanan Kesehatan Harus Diperkuat

Hadapi Risiko Bencana, Kesiapsiagaan Layanan Kesehatan Harus Diperkuat

Health | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:43 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Review Who Is Martin Mull?: Dokumenter Biografi Netflix yang Mengaduk-aduk Emosi Penonton

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:20 WIB

Apakah Rice Cooker Bisa untuk Menggoreng? Boleh, Tapi Ada Syaratnya Biar Aman!

Apakah Rice Cooker Bisa untuk Menggoreng? Boleh, Tapi Ada Syaratnya Biar Aman!

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

Usut Dalang Penyadapan Ilegal Presiden, Komisi III Panggil Kapolri Kamis Pekan Depan

News | Minggu, 08 November 2026 | 14:57 WIB

Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu

Soroti Disharmoni Putusan Bawaslu dan MK, APHTN-HAN Usulkan Mekanisme Baru Sengketa Pemilu

Sumbar | Minggu, 08 November 2026 | 14:57 WIB

9 Sunscreen SPF 50 untuk Wajah Usia 40 Tahun ke Atas agar Awet Muda

9 Sunscreen SPF 50 untuk Wajah Usia 40 Tahun ke Atas agar Awet Muda

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 14:55 WIB

Harga Sebuah Stempel

Harga Sebuah Stempel

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 14:54 WIB

Bosan Kulit Kusam? Coba 4 Serum Bi-Phase yang Bikin Wajah Auto-Glowing Ini!

Bosan Kulit Kusam? Coba 4 Serum Bi-Phase yang Bikin Wajah Auto-Glowing Ini!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 14:40 WIB

Cara Mengubah Foto ke PDF Lewat HP Tanpa Aplikasi, Praktis dan Cepat

Cara Mengubah Foto ke PDF Lewat HP Tanpa Aplikasi, Praktis dan Cepat

Tekno | Minggu, 08 November 2026 | 14:39 WIB

Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Kalsel, Begini Kondisi Tiga Kru

Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Kalsel, Begini Kondisi Tiga Kru

News | Minggu, 08 November 2026 | 14:39 WIB

Kereta KRL Buatan INKA Beroperasi 1 Desember, Bisa Kurangi Desak-desakan?

Kereta KRL Buatan INKA Beroperasi 1 Desember, Bisa Kurangi Desak-desakan?

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 14:35 WIB

Kenapa NIK Tidak Terdaftar di Dukcapil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa NIK Tidak Terdaftar di Dukcapil? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 14:31 WIB

Holding BUMN Perkebunan Pertimbangkan Pakai AI untuk Strategi Komunikasi

Holding BUMN Perkebunan Pertimbangkan Pakai AI untuk Strategi Komunikasi

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 14:29 WIB

×