Para Ahli Sebut Ledakan Beirut Setara Ratusan Ton TNT

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:52 WIB
Para Ahli Sebut Ledakan Beirut Setara Ratusan Ton TNT
Sebuah helikopter memadamkan api di lokasi ledakan di pelabuhan kota di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8). [Foto/AFP]

Suara.com - Sebuah ledakan besar di Beirut, Lebanon, pada Selasa (4/8/2020) yang menewaskan lebih dari seratus orang, disebut setara dengan ratusan ton TNT oleh para ahli.

Pengukuran setara TNT sendiri, merupakan konvensi untuk menyatakan energi, biasanya digunakan untuk menjelaskan energi yang dilepaskan dalam ledakan.

Ton TNT adalah satuan energi yang ditentukan oleh konvensi tersebut sebagai 4.184 gigajoule, yang merupakan perkiraan energi yang dilepaskan dalam peledakan satu metrik ton TNT. Dengan kata lain, untuk setiap gram TNT yang meledak, 4184 joule energi dilepaskan.

Penyebab pasti ledakan di Beirut hingga kini masih tidak pasti, tetapi fokus penyelidikan adalah gudang yang menyimpan 2.750 ton amonium nitrat secara tidak benar.

Ledakan tersebut juga tercatat sebagai gempa Bumi berkekuatan 3,3 SR dan efek ledakannya dirasakan bermil-mil jauhnya dari lokasi ledakan.

Menurut Jeffrey Lewis, ahli senjata nuklir dan konvensional di Middlebury Institute of International Studies di California, memperkirakan hasil menjadi antara 200 dan 500 ton, jika melihat kerusakan akibat ledakan, gelombang kejut, sinyal seismik, dan ukuran kawah.

Daya ledak sebesar itu setidaknya dua kali lipat lebih besar dari GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast, yang juga dijuluki sebagai Mother of All Bombs, senjata non-nuklir terkuat di gudang senjata Amerika Serikat dengan hasil ledakan sekitar 11 ton. Senjata tersebut pertama kali digunakan dalam pertempuran pada April 2017 melawan ISIS di Afghanistan.

Ledakan di Beirut begitu kuat sehingga beberapa pengamat khawatir kota itu akan mengalami semacam denotasi nuklir, ketakutan yang diperburuk oleh awan jamur yang menjulang tinggi di atas lokasi setelah ledakan.

Awan jamur merupakan awan berbentuk jamur dari uap air atau debris yang disebabkan oleh letusan yang sangat besar. Awan jamur umumnya berhubungan dengan ledakan nuklir, tetapi ledakan besar apapun akan membuat pengaruh yang sama.

baca juga

Gubernur Beirut membandingkan ledakan tersebut dengan bom atom yang menghancurkan Kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang selama Perang Dunia II.

"Dalam hidup saya, saya belum pernah melihat kehancuran pada skala ini," katanya, seperti dikutip dari Science Alert, Kamis (6/8/2020).

Kota Hiroshima setelah diterjang bom atom. (upi.com)
Kota Hiroshima setelah diterjang bom atom. (upi.com)

Dengan hasil ledakan beberapa ratus ton, ledakan Beirut akan puluhan kali lebih kuat dari bom atom yang menghancurkan Hiroshima, yang diperkirakan menghasilkan sekitar 15 kiloton.

Bagaimanapun, daya ledaknya akan sebanding dengan hasil terendah bom gravitasi nuklir B61, yang diyakini memiliki daya ledak sekitar 300 ton.

Beberapa ahli memperkirakan hasil ledakan di Beirut sekitar satu hingga dua kilotin, yang akan membuat ledakan itu berpotensi lebih kuat daripada beberapa nuklir taktis Amerika Serikat yang lebih kecil.

"Perbandingannya berakhir di sana. Gelombang tekanan akan jauh lebih cepat karena pelepasan energi dari reaksi berantai nuklir yang tidak terkendali jauh lebih cepat daripada pelepasan energi dari ledakan kimia," kata Hans Kristensen, ahli persenjataan nuklir dari Federasi Ilmuwan Amerika.

Ia menambahkan bahwa akan ada radiasi yang intens. Sementara menurut Kingston Rief, pakar peluncuran senjata, mengatakan bahwa hasil ledakan Beirut mungkin sebanding dengan beberapa senjata nuklir Amerika Serikat.

Ilustrasi Amonium Nitrat. [Shutterstock]
Ilustrasi Amonium Nitrat. [Shutterstock]

Amonium nitrat yang dicurigai memicu ledakan besar yang menyebabkan kerusakan luas bermil-mil dan menyebabkan lebih dari seratus orang meninggal dengan 5,000 orang terluka.

Zat tersebut yang juga merupakan bahan yang sangat mudah meledak dan telah menjadi penyebab dalam sejumlah ledakan dahsyat lainnya.

Misalnya, ledakan besar pada 2015 di Tianjin, China, yang menewaskan lebih dari 160 orang dan merusak lebih dari 300 bangunan sebagian disebabkan oleh 800 ton amonium nitrat.

Ledakan di Kota Texas pada 1974, menewaskan lebih dari 500 orang juga melibatkan ledakan 2.300 ton amonium nitrat.

Kehancuran di Beirut telah menyebabkan lebih dari 300.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesaksian Pengantin yang Viral karena Selamat saat Ledakan Lebanon

Kesaksian Pengantin yang Viral karena Selamat saat Ledakan Lebanon

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:40 WIB

Politikus Israel: Ledakan Lebanon Hadiah dari Tuhan di Hari Raya Yahudi

Politikus Israel: Ledakan Lebanon Hadiah dari Tuhan di Hari Raya Yahudi

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 14:50 WIB

Terkena Ledakan Beirut dari Jarak 800 Meter, Urat Leher Andy Hampir Putus

Terkena Ledakan Beirut dari Jarak 800 Meter, Urat Leher Andy Hampir Putus

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:01 WIB

Kesaksian Dokter saat Merawat Korban Ledakan di Lebanon: Darah di Mana-mana

Kesaksian Dokter saat Merawat Korban Ledakan di Lebanon: Darah di Mana-mana

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:02 WIB

Gegara Ledakan Beirut, Sidang Vonis Pengeboman 2005 di Lebanon Ditunda

Gegara Ledakan Beirut, Sidang Vonis Pengeboman 2005 di Lebanon Ditunda

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:23 WIB

Sedih, Nenek Ini Main Piano di Rumah yang Hancur Pasca Ledakan Beirut

Sedih, Nenek Ini Main Piano di Rumah yang Hancur Pasca Ledakan Beirut

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:53 WIB

Terkini

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

Di Balik Lembaran Suket Gibran, PDIP Ungkap Keanehan Alibi Tanggalnya

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:51 WIB

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

5 Drama Korea Terbaru Bulan November 2026, Ada The Remarried Empress!

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:50 WIB

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

Sadis! ASN di Kabupaten Puncak Papua Ditikam hingga Pisau 40 Cm Masih Tertancap di Leher

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:49 WIB

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

6 Rekomendasi Pinjol Bunga Rendah Terdaftar OJK Mulai 0,01 Persen!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:47 WIB

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

4 Glamping Hits Buat Quality Time Bareng Keluarga di Jogja, Cocok untuk Liburan Akhir Tahun

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:44 WIB

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Urutan Skincare Wardah Hydra Rose Pagi Malam untuk Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:42 WIB

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 10:37 WIB

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

5 Webtoon Naver Raih Penghargaan Today's Korean Comics 2026, Ini Daftarnya

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:30 WIB

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

5 Wisata Sejarah di Semarang, Paket Lengkap Edukasi hingga Spot Foto Estetik

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

Indonesia Tak Baik-baik Saja, Viral Ramai-ramai Rakyat Keluhkan Harga Mi Instan Naik

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:26 WIB

×