Jejak Kotoran Terlihat dari Luar Angkasa Ungkap Koloni Tersembunyi Penguin

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:30 WIB
Jejak Kotoran Terlihat dari Luar Angkasa Ungkap Koloni Tersembunyi Penguin
Ilustrasi penguin. (Shutterstock)

Suara.com - Penguin mungkin merupakan hewan yang pandai bersembunyi dari manusia. Tapi, hewan itu tidak bisa menyembunyikan jejak kotoran dari satelit yang selalu mengelilingi Bumi.

Gambar baru yang diambil satelit, mengungkapkan jejak kotoran penguin di Antartika. Bintik-bintik gelap tersebut menunjukkan bahwa ada hampir 20 persen lebih banyak koloni penguin kaisar di Antartika, daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Menurut penelitian yang diterbitkan pada 4 Agustus di jurnal Remote Sensing in Ecology and Conservation, temuan ini merupakan "kabar baik dan buruk".

Pasalnya, semua koloni ini berada di daerah yang kemungkinan besar sangat rentan terhadap perubahan iklim.

Tidak mudah menghitung berapa banyak penguin kaisar yang hidup di Antartika. Pasalnya, hewan ini biasanya erkembang biak di tempat yang sangat dingin, terpencil, dan sulit dijangkau.

Untuk menyiasati hal ini, selama dekade terakhir, para ilmuwan bekerja sama dengan British Antartic Survey (BAS), telah mencari penguin secara tidak langsung dengan mencari jejak kotorannya di citra satelit.

Dalam studi terbaru, para ilmuwan menganalisis gambar yang diambil pada 2016, 2018, dan 2019 oleh satelit Copernicus Sentinel-2 milik Badan Antariksa Eropa (ESA). Tim ahli meninjau gambar dengan piksel coklat, yang mewakili noda guano atau kotoran penguin.

Gambar-gambar tersebut mengungkapkan delapan koloni penguin kaisar baru dan mengkonfirmasi keberadaan tiga lainnya yang sebelumnya diidentifikasi, menjadikannya total 61 koloni.
Tetapi sebagian besar koloni sangat kecil, para peneliti harus menggunakan banyak gambar untuk mengonfirmasi keberadaan hewan tersebut.

Sebelas koloni baru itu meningkatkan populasi penguin kaisar yang diketahui sebesar 5 persen hingga 10 persen, atau hingga 55.000 burung tambahan. Kondisi ini menjadikan total populasi penguin tertinggi di dunia yang masih hidup menjadi antara 531.000 dan 557.000.

baca juga

"Ini adalah kabar baik bahwa kami telah menemukan koloni baru, tetapi lokasi pembiakannya sangat rentan membuat populasi menurun. Oleh karena itu, kita perlu mengawasi wilayah ini dengan cermat karena perubahan iklim akan mempengaruhi wilayah ini," kata Phil Trathan, kepala biologi konservasi di BAS, seperti dikutip dari Live Science, Sabtu (8/8/2020).

Menurut penelitian, hampir semua koloni penguin kaisar bergantung pada es laut yang stabil ditambatkan ke darat untuk berkembang biak. Es yang berlabuh di darat ini harus tetap stabil selama sekitar 9 bulan, dari saat hewan itu berkembang biak hingga anak-anaknya menjadi dewasa.

Proyeksi sebelumnya menunjukkan bahwa perubahan iklim dan pencairan es kemungkinan akan memicu penurunan populasi penguin kaisar.

Bahkan, menurut studi 2019 di jurnal Global Change Biology, jika suhu global dapat meningkat 1,5 derajat Celcius, populasi penguin kaisar Antartika akan tetap turun setidaknya 31 persen selama tiga generasi berikutnya.

Beberapa dari koloni ini berada jauh di lepas pantai, hingga 180 kilometer, tepatnya di es laut yang terbentuk di sekitar gunung es yang telah mendarat di air dangkal.

Kotoran penguin penampakan dari satelit. [British Antarctic Survey]
Kotoran penguin penampakan dari satelit. [British Antarctic Survey]

Ini adalah pertama kalinya penguin kaisar ditemukan berkembang biak jauh dari pantai dan itu berarti ada habitat berkembang biak potensial di tempat-tempat yang tidak diketahui para ilmuwan.

Namun, daerah yang jauh dari pantai ini lebih ke utara dan hewan tersebut akan berada di daerah yang lebih hangat, membuatnya lebih rentan terhdap hilangnya es laut lebih awal.

Ini bukan kali pertama para ilmuwan menemukan penguin dari jejak kotoran. Dua tahun lalu, kelompok lain menemukan superkoloni yang sebelumnya tidak diketahui dari 1,5 juta penguin Adélie di Danger Islands, Semenanjung Antartika, berbekal jejak kotoran dari citra satelit.

Penguin Adélie ini entah bagaimana tumbuh subur meskipun terjadi perubahan iklim, sementara penguin lainnya di sisi barat Semenanjung Antartika telah mengalami penurunan populasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meteorit Ini Ungkap Kondisi Mars 4 Miliar Tahun Lalu Seperti Bumi

Meteorit Ini Ungkap Kondisi Mars 4 Miliar Tahun Lalu Seperti Bumi

Tekno | Sabtu, 02 Mei 2020 | 12:55 WIB

Lebih dari 300 Miliar Ton Es Mencair di Greenland dan Antartika Tiap Tahun

Lebih dari 300 Miliar Ton Es Mencair di Greenland dan Antartika Tiap Tahun

Tekno | Jum'at, 01 Mei 2020 | 20:30 WIB

Terungkap! Sebelum Jadi Benua Es, Antartika Adalah Hutan

Terungkap! Sebelum Jadi Benua Es, Antartika Adalah Hutan

Tekno | Rabu, 29 April 2020 | 13:30 WIB

Pertama Kalinya, Mikroplastik Ditemukan di Es Antartika

Pertama Kalinya, Mikroplastik Ditemukan di Es Antartika

Tekno | Kamis, 23 April 2020 | 11:30 WIB

Terisolasi di Antartika, Koki Ini Beruntung Terhindar dari Virus Corona

Terisolasi di Antartika, Koki Ini Beruntung Terhindar dari Virus Corona

News | Rabu, 22 April 2020 | 11:07 WIB

Ilmuwan Ungkap Kehidupan Satu-satunya Tempat Bebas Virus Corona di Dunia

Ilmuwan Ungkap Kehidupan Satu-satunya Tempat Bebas Virus Corona di Dunia

Tekno | Senin, 20 April 2020 | 07:00 WIB

Terkini

5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review

5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:50 WIB

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:23 WIB

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:29 WIB

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:28 WIB

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:18 WIB

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Samsung Konfirmasi Exynos 2700, Siap Jadi Otak Galaxy S27 dan Tantang Snapdragon Generasi Terbaru

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:43 WIB

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Startup Singapura Luncurkan Platform AI untuk UMKM Indonesia, Bantu Brand Kuasai Pencarian Google

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:27 WIB

Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan

Bujet Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan Review Memuaskan

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:49 WIB

45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118

45 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Juni 2026: Tahan Puzzle Messi Demi Pemain OVR 118

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:20 WIB