Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Kebocoran Gas Metana di Antartika

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami | Suara.com

Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:30 WIB
Pertama Kalinya, Ilmuwan Temukan Kebocoran Gas Metana di Antartika
Ilustrasi kawasan Antartika. (shutterstock)

Suara.com - Tim ilmuwan dari Oregon State University telah mengkonfirmasi kebocoran aktif metana pada lapisan laut di Antartika. Dalam jurnal ilmiah yang diterbitkan di Prosiding Royal Society B, para ahli menyebut hal ini sebagai proses yang cenderung mempercepat pemanasan global.

Metana merupakan gas rumah kaca yang kuat dan mampu mempercepat perubahan iklim serta menghangatkan Bumi lebih dari karbon dioksida.

Para ilmuwan percaya bahwa ada sejumlah besar metana yang tersimpan di bawah dasar laut di lepas pantai Antartika. Diyakini telah berkembang dari ganggang yang membusuk di bawah sedimen dasar laut dan itu sudah ada sejak lama.

Ketika Bumi menghangat, para ilmuwan khawatir bahwa metana bisa dilepaskan jika air di atasnya menghangat. Jika itu terjadi, para ahli khawatir akan melepaskan begitu banyak metana sehingga tidak bisa dipulihkan.

Dalam laporan, para ilmuwan mencatat bahwa kebocoran metana di Cinder Cones dan bukan di bagian lautan yang memanas. Dengan kata lain, alasan kebocoran metana adalah sebuah misteri.

Dilansir dari Phys.org, Jumat (24/7/2020), para ilmuwan juga khawatir dengan reaksi mikroba bawah laut. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa ketika bagian lain dari dasar laut mulai melepaskan metana, mikroba bergerak dan memakannya, mecegah gas itu lepas ke atmofser.

Ilustrasi gas metana. [Shutterstock]
Ilustrasi gas metana. [Shutterstock]

Cinder Cones telah mengalami kebocoran setidaknya selama lima tahun, tetapi sampai sekarang mikroba pemakan metana belum berpindah. Dengan demikian, maka metana hampir masuk ke atmosfer.

Bagaimanapun, temuan itu akan memperdalam pemahaman para ilmuwan tentang cara metana dikonsumsi dan dilepaskan di Antartika, karena masih sangat sedikit yang diketahui tentang hal itu.

Pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana mikroorganisme bekerja, akan menginformasikan bagaimana para ilmuwan memahami pelepasan metana ke lautan sebagai hasil dari kenaikan suhu.

Untuk saat ini, para ilmuwan berencana untuk terus memantau kebocoran di Cinder Cones. Tetapi penelitian tampaknya harus terjeda karena pandemi virus Corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Sakit, Tes Covid-19 Ini Klaim Berikan Hasil Akurat Hanya 45 Menit

Tidak Sakit, Tes Covid-19 Ini Klaim Berikan Hasil Akurat Hanya 45 Menit

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:06 WIB

Ada Masker N95 Baru yang Dapat Digunakan Kembali Lho...

Ada Masker N95 Baru yang Dapat Digunakan Kembali Lho...

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2020 | 14:04 WIB

Ilmuwan Temukan Cara Mendaur Ulang Plastik Keras

Ilmuwan Temukan Cara Mendaur Ulang Plastik Keras

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2020 | 12:51 WIB

Unik, Burung Andean Condor Bisa Terbang Tanpa Kepakkan Sayap Sejauh 172 Km

Unik, Burung Andean Condor Bisa Terbang Tanpa Kepakkan Sayap Sejauh 172 Km

Tekno | Kamis, 23 Juli 2020 | 15:45 WIB

Ilmuwan Temukan Mikroplastik dan Serat Sintetis di Perut Hiu Dasar Laut

Ilmuwan Temukan Mikroplastik dan Serat Sintetis di Perut Hiu Dasar Laut

Tekno | Kamis, 23 Juli 2020 | 10:37 WIB

Unik, Analisis Penyebaran Covid-19 Lewat Konser

Unik, Analisis Penyebaran Covid-19 Lewat Konser

Tekno | Rabu, 22 Juli 2020 | 16:00 WIB

Terkini

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Komet Langka Muncul Setelah 170 Ribu Tahun, Begini Cara Melihatnya dari Indonesia

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 21:40 WIB

5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming

5 HP Infinix 5G Paling Worth It di Tahun 2026, Cocok untuk Gaming dan Streaming

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 21:10 WIB

5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag

5 Tablet Snapdragon Terbaik untuk Multitasking, Performa Ngebut Tanpa Lag

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 19:14 WIB

3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish

3 Rekomendasi Smartwatch Samsung Termurah 2026, Fitur Canggih dan Stylish

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 19:05 WIB

21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher

21 Kode Redeem FC Mobile, Prediksi Kompensasi Mewah EA Usai Insiden Bug Voucher

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 18:20 WIB

4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 18:11 WIB

7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring

7 HP Snapdragon 8 Gen 2 Termurah 2026, Performa Flagship Harga Miring

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan

25 Kode Redeem Free Fire, Siap-siap Nabung Diamond Buat Booyah Pass Bulan Depan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS

Redmi K90 Max Pamer Fitur Gaming: Dirancang untuk eSports, Delta Force pada 165 FPS

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 16:50 WIB

7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan

7 HP dengan Chipset Dimensity 7300 Termurah 2026, Performa Gaming Harga Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 16:26 WIB