Kejahatan Siber Bisa Memanfaatkan Alat yang Sah, Ini Tips Kaspersky

RR Ukirsari Manggalani, Lintang Siltya Utami

Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:00 WIB
Kejahatan Siber Bisa Memanfaatkan Alat yang Sah, Ini Tips Kaspersky
Ilustrasi kejahatan siber [Shutterstock].

Suara.com - Perangkat lunak pemantauan atau monitoring dan manajemen bisa membantu TI dan administrator jaringan melakukan tugas seperti pemecahan masalah dan memberikan dukungan teknis. Namun, para pelaku kejahatan siber juga bisa memanfaatkan alat yang sah dalam melakukan serangan dunia maya di infrastruktur perusahaan.

Menurut Laporan Analisis Respon Insiden terbaru dari Kaspersky, hasil penyelidikan tim Kaspersky Global Emergency Response pada 2019 menunjukkan hampir sepertiga atau 30 persen dari serangan siber melibatkan alat manajemen dan administrasi jarak jauh yang sah.

Akibatnya, para pelaku kejahatan siber tidak terdeteksi untuk jangka waktu lama. Perangkat lunak itu memungkinkan para pelaku menjalankan proses pada titik akhir, mengakses dan mengekstrak informasi sensitif, melewati berbagai kontrol keamanan.

Secara total, analisis data anonim dari kasus respon insiden (IR) menunjukkan 18 alat sah yang disalahgunakan oleh aktor ancaman untuk tujuan berbahaya.

Aplikasi Antivirus dan Keamanan Terbaik Android, Kaspersky Mobile Antivirus. [Google Play Store]
Aplikasi Antivirus dan Keamanan Terbaik Android, Kaspersky Mobile Antivirus. [Google Play Store]

Salah satu yang paling banyak digunakan adalah PowerShell dengan 25 persen kasus. Alat administrasi yang kuat ini digunakan untuk berbagai tujuan, mulai mengumpulkan informasi hingga menjalankan malware.

Kemudian alat lainnya adalah PsExec yang dimanfaatkan dalam 22 persen serangan siber. Aplikasi konsol ini ditujukan untuk proses peluncuran pada titik akhir jarak jauh.

Lalu diikuti SoftPerfect Network Scanner sebanyak 14 persen kasus.

Lebih sulit bagi solusi keamanan untuk mendeteksi serangan yang dilakukan oleh alat yang sah karena tindakan ini dianggap sebagai bagian dari aktivitas kejahatan siber yang direncanakan atau tugas administrator sistem reguler.

Sebagai contoh, pada segmen serangan yang berlangsung lebih dari sebulan, insiden siber memiliki durasi rata-rata 122 hari. Karena tidak terdeteksi, para pelaku kejahatan siber dapat mengumpulkan data sensitif korban.

baca juga

Namun, para ahli Kaspersky mencatat bahwa terkadang tindakan berbahaya yang menggunakan perangkat lunak sah mengungkapkan pelaku atau si aktor lebih cepat.

"Untuk menghindari deteksi dan tetap tidak terlihat dalam jaringan yang disusupi dalam jangka lama, para aktor ancaman banyak menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan untuk aktivitas pengguna normal, tugas administrator, dan diagnostik sistem," jelas Konstantin Sapronov, Head of Global Emergency Response Team di Kaspersky, dalam keterangan pada siaran pers yang diterima Suara.com.

"Dengan alat ini, mereka dapat mengumpulkan informasi tentang jaringan perusahaan dan kemudian melakukan gerakan lateral, mengubah pengaturan perangkat lunak dan perangkat keras atau bahkan melakukan beberapa bentuk tindakan berbahaya," lanjutnya.

Konstantin Sapronov menambahkan contoh penggunaan perangkat lunak yang sah untuk mengenkripsi data pelanggan. Sehingga pelaku kejahatan tetap di bawah radar analis keamanan. Namun, sistem logging dan pemantauan yang diterapkan dengan tepat akan membantu mendeteksi aktivitas mencurigakan di jaringan dan serangan kompleks pada tahap awal.

Untuk meminimalkan kemungkinan perangkat lunak manajemen jarak jauh digunakan dalam menembus infrastruktur, Kaspersky memberikan rekomendasi ini:

  1. Batasi akses ke alat manajemen jarak jauh dari alamat IP eksternal
  2. Terapkan kebijakan kata sandi yang ketat untuk seluruh sistem IT dan otentikasi multi-faktor
  3. Ikuti prinsip penawaran hak istimewa terbatas bagi staf dan hanya memberikan akun dengan hak istimewa tinggi kepada pihak yang membutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

Densus 88 Ringkus 12 Tersangka Terorisme, Diduga Terkait Jaringan Daulah Islamiyah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Kembali Izinkan CNN, MS NOW, dan Politico Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:36 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun

Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB

Kerugian Serangan Siber di Indonesia Diproyeksi Tembus Rp111 Triliun pada 2026

Kerugian Serangan Siber di Indonesia Diproyeksi Tembus Rp111 Triliun pada 2026

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:37 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:40 WIB

Permintaan Listrik Naik, ASEAN Perlu Perkuat Jaringan Energi Terbarukan: Siapkah?

Permintaan Listrik Naik, ASEAN Perlu Perkuat Jaringan Energi Terbarukan: Siapkah?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:15 WIB

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Jargas Gresik dan Sidoarjo Siap Beroperasi, BPH Migas Kebut Penetapan Harga

Bisnis | Minggu, 20 September 2026 | 13:10 WIB

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Cara Mengetahui Siapa Saja yang Memakai WiFi Kita, Mudah dan Praktis

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

5 Pilihan HP Murah 5G Mulai Rp 2 Jutaan, Performa Stabil Fitur Melimpah

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 07:38 WIB

Terkini

Utamakan Kesehatan, Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas Nikmati Keistimewaan Prodia

Utamakan Kesehatan, Nasabah BRI Private dan BRI Prioritas Nikmati Keistimewaan Prodia

Jatim | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:19 WIB

Peran Ferry Boboho dalam Kasus Febrie Disorot, Mengapa Belum Jadi Tersangka?

Peran Ferry Boboho dalam Kasus Febrie Disorot, Mengapa Belum Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:17 WIB

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia

BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Kesehatan Eksklusif dari Prodia

Riau | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:16 WIB

BRI dan Prodia Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Exclusive Healthcare Services

BRI dan Prodia Dukung Gaya Hidup Sehat Melalui Exclusive Healthcare Services

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada

Dukung Ekonomi Lokal, BRI Gelar Pendampingan Berkelanjutan bagi UMKM Berkah Swasembada

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:08 WIB

Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu

Polrestabes Bandung Gerebek Saritem, 21 Orang Terindikasi Positif Sabu

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:07 WIB

BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private

BRI x Prodia: Pilihan Layanan Kesehatan Eksklusif untuk Nasabah BRI Prioritas serta BRI Private

Jogja | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Beralasan Sakit, Dedi Congor Mangkir dari Panggilan KPK

Beralasan Sakit, Dedi Congor Mangkir dari Panggilan KPK

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:04 WIB

Menuju Satu Abad Sumpah Pemuda, PEMIRA Ajak Berbagai Elemen Pemuda Berkonsolidasi

Menuju Satu Abad Sumpah Pemuda, PEMIRA Ajak Berbagai Elemen Pemuda Berkonsolidasi

Jakarta | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 20:02 WIB

Skandal Suap ATR/BPN Harus Jadi Momentum Berantas Mafia Tanah

Skandal Suap ATR/BPN Harus Jadi Momentum Berantas Mafia Tanah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 19:57 WIB

×