Ini Cara Saksikan Hujan Meteor Perseid, Mirip Kembang Api Bulan Agustus

BBC

BBC

Rabu, 12 Agustus 2020 | 06:50 WIB
Ini Cara Saksikan Hujan Meteor Perseid, Mirip Kembang Api Bulan Agustus
[BBC].

Dan yakinlah, meskipun meteor menghantam atmosfer bumi dengan kecepatan 215.000 km per jam, mereka tidak menimbulkan bahaya.

"Luangkan waktu untuk melihat suguhan yang indah, bentangkan selimut, dan lihat ke langit," kata Bloomer.

"Ini sangat menenangkan" - dan itu terlihat dari seluruh dunia.

 TIPS TERBAIK MENIKMATI PERSEID

Astronom Edward Bloomer merekomendasikan:

Pilih bidang langit yang luas menuju Timur dan Timur Laut. Jika Anda mengetahui konstelasi Anda, arahkan ke Perseus, dekat Cassiopeia. Mungkin terlalu rumit ya, jadi gunakan aplikasi untuk membantu Anda.

Melihat bintang lebih mudah sebelum pandemi (virus corona), tetapi Anda tetap dapat melakukannya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan

Pilih tempat Anda saat senja, bentangkan selimut Anda, buat diri Anda nyaman dan tunggu sampai benar-benar gelap.

Anda perlu mematikan semua lampu, ponsel dan sumber polusi cahaya lainnya.

baca juga

Bersantai dan nikmati salah satu suguhan alam terbaik: Anda akan menyaksikan sekitar 100 meteor per jam, dan Anda bahkan mungkin akan menyaksikan bola api yang aneh.

Apa arti dari Perseid?

"Kami menyebutnya Perseid karena bintang-bintang yang jatuh tampak memancar dari konstelasi Perseus," kata Bloomer, tetapi fenomena tersebut telah diamati - dan dinamai - oleh begitu banyak budaya-budaya yang berbeda di masa lalu.

Dalam tradisi Katolik, peristiwa itu dikenal sebagai "Air Mata Saint Lawrence" yang mengacu pada Santo Laurentius, salah satu dari tujuh diakon kota Roma yang menjadi martir dalam penganiayaan orang-orang Kristen oleh Romawi tahun 258 AD (Anno Domini - Tahun Masehi).

Karena banyak orang-orang suci ini yang diduga dibakar hidup-hidup pada 10 Agustus, cerita rakyat Mediterania mengatakan bahwa bintang jatuh yang terlihat pada saat ini adalah sisa percikan api pembakaran tersebut.

Tetapi jauh sebelum orang Romawi, sudah ada beberapa catatan astronomi yang sangat akurat dari Persia, Babilonia, Mesir, Korea, dan Jepang - memberikan laporan rinci tentang hujan meteor ini.

Menjadi kepercayaan beberapa pihak bahwa pengamatan pertama Perseid yang tercatat berasal dari Dinasti Han di Cina, di mana para astronom di tahun 36AD menulis tentang suatu malam ketika "lebih dari 100 meteor terbang ke sana di pagi hari".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Flare dan Kembang Api Warnai Pesta Juara Indonesia di Bundaran HI

Flare dan Kembang Api Warnai Pesta Juara Indonesia di Bundaran HI

Foto | Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Link Nonton Gerhana Matahari Total dan Hujan Meteor Perseid Agustus 2026

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:54 WIB

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari

Tekno | Rabu, 29 Juli 2026 | 11:09 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 22:39 WIB

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

Ledakan Pabrik Kembang Api di China Tewaskan 21 Orang, Puluhan Luka-luka

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 10:22 WIB

Menonton Kembali Kembang Api: Tentang Luka, Bertahan, dan Urip Iku Urup

Menonton Kembali Kembang Api: Tentang Luka, Bertahan, dan Urip Iku Urup

Your Say | Senin, 02 Maret 2026 | 18:52 WIB

Berlatar Festival Kembang Api Jepang, Novel Kimi to Hanabi to Yakusoku to Jadi Film Anime

Berlatar Festival Kembang Api Jepang, Novel Kimi to Hanabi to Yakusoku to Jadi Film Anime

Your Say | Senin, 26 Januari 2026 | 08:12 WIB

Doa Gantikan Kembang Api, Swara Prambanan 2025 Tutup Tahun dengan Hati

Doa Gantikan Kembang Api, Swara Prambanan 2025 Tutup Tahun dengan Hati

Lifestyle | Jum'at, 02 Januari 2026 | 12:30 WIB

Terkini

25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen

25 Tahun Urus Izin, Pembangunan Gereja di Jakarta Timur Baru Capai 80 Persen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:38 WIB

Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang

Karhutla Sumsel Berdampak ke Panggung Hiburan, Bernadya hingga The Adams Batal Tampil di Palembang

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:36 WIB

Pelatih PSMS Bertekad Menang Lawan PSIS Semarang Malam Ini

Pelatih PSMS Bertekad Menang Lawan PSIS Semarang Malam Ini

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Apa Tema Hari Sumpah Pemuda 2026? Ini Ketentuan Resmi dan Makna di Baliknya

Apa Tema Hari Sumpah Pemuda 2026? Ini Ketentuan Resmi dan Makna di Baliknya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Tablet Biasa, Honor WIN Pad Punya Kipas Pendingin dan Layar OLED 240 Hz

Bukan Tablet Biasa, Honor WIN Pad Punya Kipas Pendingin dan Layar OLED 240 Hz

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Ada Kanye West hingga JRF, Pramono Anung: Ekonomi Jakarta Sedang Baik-baik Saja

Ada Kanye West hingga JRF, Pramono Anung: Ekonomi Jakarta Sedang Baik-baik Saja

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Ledakan Keras Terdengar di Arab Saudi saat Bandara internasional Riyadh Baru Dibuka

Ledakan Keras Terdengar di Arab Saudi saat Bandara internasional Riyadh Baru Dibuka

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Ketika Udara Bersih Harus Dibeli Mahal, Haruskah Hak Bernapas Dirampas?

Ketika Udara Bersih Harus Dibeli Mahal, Haruskah Hak Bernapas Dirampas?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:15 WIB

2 Remaja Hanyut Saat Mandi di Sungai Tadukan Deli Serdang Ditemukan Tewas

2 Remaja Hanyut Saat Mandi di Sungai Tadukan Deli Serdang Ditemukan Tewas

Sumut | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:12 WIB

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

UMKM Binaan Pertamina Hadirkan Manfaat Nyata, dari Pelestarian Budaya hingga Pemberdayaan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×