Berukuran Mini, Harvard dan Sony Kembangkan Robot Bedah Baru

Selasa, 01 September 2020 | 15:30 WIB
Berukuran Mini, Harvard dan Sony Kembangkan Robot Bedah Baru
Robot bedah mini buatan Sony dan ilmuwan Harvard. (YouTube/ Wyss Institute)

Suara.com - Ilmuwan serta insinyur dari Harvard’s Wyss Institute dan Sony bekerja sama dalam mengembangkan robot bedah baru berukuran mini. Robot tersebut terinspirasi dari origami dan mempunyai berat yang sangat ringan.

Bahkan ilmuwan mengklaim berat robot mini ini hampir sama seperti koin satu sen.

Sama seperti namanya, ukuran robot bedah hanya sebesar bola tenis.

Anggota asosiasi fakultas Wyss, Robert Wood dan insinyur Sony, Hiroyuki Suzuki, membangun mini-RCM menggunakan teknik manufaktur yang dikembangkan di laboratorium Wood.

Bahan yang ada dilapisi di atas bahan satu sama lain lalu dipotong dengan laser serta disusun sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk 3D (mirip buku pop-up anak-anak).

Robot bedah mini buatan ilmuwan dari Harvard dan Sony. (YouTube/ Wyss Institute)
Robot bedah mini buatan ilmuwan dari Harvard dan Sony. (YouTube/ Wyss Institute)

Tiga aktuator linier mengontrol gerakan mini-RCM dalam berbagai arah.

Dalam tes penelusuran mikroskopis, para peneliti menemukan bahwa mini-RCM 68 persen lebih akurat daripada alat yang dikendalikan tangan.

Robot juga berhasil menyelesaikan versi tiruan dari prosedur yang tepat di mana seorang ahli bedah memasukkan jarum melalui mata untuk "menyuntikkan terapi ke pembuluh darah kecil di bagian belakang bola mata."

Dilansir dari Engadget, mini-RCM mampu melubangi tabung silikon yang mereplikasi vena retinal (yang kira-kira dua kali lebih tebal dari rambut) tanpa menyebabkan kerusakan.

Baca Juga: Kenapa Robot Damkar Rp 32 Miliar Tak Dikerahkan Padamkan Api di Kejagung?

Robot ini masih dalam proses pengembangan dan butuh waktu untuk digunakan dalam industri sebenarnya.

Dibandingkan robot bedah lainnya, mini-RCM memiliki keunggulan berkat ukuran kecilnya.

Ukuran mini dan berat yang ringan membuat robot mudah dipasang pada ruangan operasi jika dibandingkan robot lainnya.

Sebagai informasi, kadang-kadang ukuran robot bedah bahkan bisa memenuhi ruangan.

Berkat ukurannya, para peneliti menjelaskan bahwa lebih mudah untuk mengeluarkan robot bedah dari tubuh pasien jika ada komplikasi selama prosedur operasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI