Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS

Agung Pratnyawan

Senin, 13 Juli 2026 | 11:57 WIB
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus Jadi Rebutan Miliarder dan Ilmuwan, Harganya Tembus Jutaan Dolar AS
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus. [Matthew Sherman / Sotheby’s]
baca 10 detik
  • Fosil Tyrannosaurus Rex bernama Gus dilelang di Sotheby's New York.
  • Dinosaurus tersebut diberi nama Gus sesuai penemu aslinya, Gus Licking.
  • Harga lelang fosil prasejarah ini dimulai dari 19 juta dolar.

Suara.com - Fosil Tyrannosaurus Rex bernama Gus resmi dipamerkan di balai lelang Sotheby's New York sebelum sesi penawaran komersial dimulai.

Spesimen dinosaurus langka ini diprediksi menjadi salah satu kerangka prasejarah termahal dan paling lengkap yang pernah dijual kepada publik.

Gus merupakan kerangka predator purba raksasa dengan panjang 11,6 meter dan tinggi tubuh mencapai 3,8 meter.

Spesimen menakjubkan ini diperkirakan hidup di kawasan Amerika Utara pada periode Maastrichtian, tepatnya sekitar 72 hingga 66 juta tahun yang lalu.

Asal Usul Penamaan Gus

Penamaan spesimen purba ini diambil dari nama mendiang Gary "Gus" Licking, seorang peternak sapi asal South Dakota, Amerika Serikat.

Ia sebelumnya sudah menaruh curiga bahwa pecahan tulang dan gigi kecil di lahan seluas 6.500 hektar miliknya adalah bagian dari sesuatu yang besar.

Kecurigaan tersebut terbukti benar ketika tanah di bawah peternakan Harding County miliknya menyembunyikan kerangka prasejarah yang luar biasa.

Melansir dari Gizmodo, temuan di lahan peternakan ini menghasilkan salah satu kerangka predator raksasa terbesar yang pernah ditemukan oleh manusia.

baca juga
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus. [Matthew Sherman / Sotheby’s]
Fosil Tyrannosaurus Rex Gus. [Matthew Sherman / Sotheby’s]

Proses Restorasi Kerangka

Proses penggalian dan rekonstruksi kerangka tersebut dilakukan secara intensif oleh tim ahli paleontologi komersial dari Theropoda Expeditions.

Tim ini menghabiskan waktu hampir lima tahun penuh untuk meneliti, menggali, dan menyatukan kembali 183 tulang dengan tingkat kelengkapan mencapai 63 persen.

Presiden Theropoda, Thomas Heitkamp, menyatakan bahwa proses perakitan kembali tulang-belulang tersebut sangat melelahkan sekaligus memberikan kepuasan tersendiri.

"Ini benar-benar terasa seperti menyelesaikan teka-teki tersulit di dunia, hanya saja kita harus menemukan semua kepingannya terlebih dahulu," ungkap Heitkamp.

Ia juga menambahkan betapa menakjubkannya proses pemulihan kerangka tersebut setelah terpendam selama jutaan tahun di kedalaman tanah. "Semua tulang yang terpisah selama 67 juta tahun itu kini dapat kita satukan kembali, hampir seperti keajaiban," pungkasnya.

Harga Lelang Fantastis

Penawaran awal untuk potongan sejarah prasejarah yang menjulang tinggi ini telah ditetapkan pada angka 19 juta dolar Amerika Serikat.

Namun, nilai spesimen ini secara keseluruhan telah ditaksir oleh para kurator berada di kisaran angka 20 juta hingga 30 juta dolar Amerika Serikat.

Dengan kurs 1 dolar AS setara Rp 18.140, nilai fosil tersebut diperkirakan hingga Rp 544 miliar.

Cassandra Hatton, Kepala Ilmu Pengetahuan dan Sejarah Alam Global Sotheby's, menjelaskan alasan di balik tingginya nilai jual kerangka tersebut.

Menurutnya, kelengkapan, kualitas, ukuran, dan tingkat pengawetan fosil adalah faktor utama yang membuat Gus menonjol sebagai barang bernilai tinggi.

Hatton juga menekankan bahwa penemuan semacam ini selalu membutuhkan penanganan dari tenaga ahli yang sangat teliti.

"Hal yang menurut saya sangat penting untuk dipahami orang-orang, saat kita membicarakan sisa-sisa fosil dinosaurus, adalah benda-benda itu tidak keluar dari tanah dalam keadaan utuh," jelas Hatton.

Ia menegaskan bahwa butuh tenaga profesional yang sangat tekun untuk membedakan antara batuan biasa dengan bagian dari hewan purba.

"Dibutuhkan orang-orang yang sangat ahli, berhati-hati, rajin, dan terampil untuk mengenali apa yang mereka lihat," tambahnya.

Dinamika Pasar Kolektor

Harga perkiraan untuk Gus dilaporkan sebagai proyeksi estimasi tertinggi yang pernah ada untuk sebuah kerangka dinosaurus di bursa lelang.

Meski demikian, rekor harga akhir tertinggi saat ini masih dipegang oleh kerangka Stegosaurus bernama Apex yang berhasil terjual senilai 44 juta dolar Amerika Serikat.

Minat terhadap peninggalan prasejarah di pasar komersial kini perlahan semakin meluas dan melampaui target kelompok pembeli tradisional.

"Pasar untuk dinosaurus saat ini lebih luas dari yang disadari banyak orang, dan semakin melebar," ungkap Hatton terkait dinamika bursa.

Perdebatan Lelang Komersial

Praktik lelang barang prasejarah secara privat ini ternyata memicu sedikit perbedaan pendapat di kalangan ilmuwan maupun pihak akademisi.

Beberapa ahli berpendapat bahwa tren pelelangan komersial dapat menghalangi museum publik atau lembaga penelitian untuk memiliki akses terhadap spesimen penting.

Namun, pihak balai lelang secara terbuka membela praktik tersebut dengan menyebutkan pentingnya peran bursa bagi kelestarian artefak.

"Penjualan ini sangat penting karena membantu kita menemukan fosil yang jika tidak, akan hilang begitu saja bagi semua orang," tutup Hatton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cedera Ekor Hadrosaurus Ungkap Cara Bedakan Dinosaurus Jantan dan Betina

Cedera Ekor Hadrosaurus Ungkap Cara Bedakan Dinosaurus Jantan dan Betina

Tekno | Kamis, 06 November 2025 | 10:53 WIB

Penemuan Fosil Dinosaurus Paling Akurat Ungkap Wujud Asli Edmontosaurus 66 Juta Tahun Lalu

Penemuan Fosil Dinosaurus Paling Akurat Ungkap Wujud Asli Edmontosaurus 66 Juta Tahun Lalu

Tekno | Sabtu, 01 November 2025 | 10:57 WIB

Bisakah Manusia Bertahan Hidup dari Asteroid yang Memusnahkan Dinosaurus?

Bisakah Manusia Bertahan Hidup dari Asteroid yang Memusnahkan Dinosaurus?

Tekno | Rabu, 29 Januari 2025 | 18:00 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×