Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK

Manuel Jeghesta Nainggolan

Senin, 13 Juli 2026 | 12:31 WIB
Raksasa Otomotif Dunia Terguncang, Berencana Suntik Mati Separuh Model dan Lakukan PHK
Logo Volkswagen. (Pexels/Skylar Kang)
baca 10 detik
  • Volkswagen Group menghadapi krisis finansial akibat lonjakan biaya produksi dan ketatnya persaingan otomotif di pasar global saat ini.
  • Perusahaan berencana memangkas kapasitas produksi sebesar satu juta unit kendaraan per tahun demi mencapai efisiensi operasional yang radikal.
  • Langkah efisiensi tersebut berdampak pada penutupan sejumlah pabrik di Jerman serta rencana pemutusan hubungan kerja bagi 100 ribu karyawan.

Suara.com - Badai besar tengah melanda salah satu raksasa otomotif terbesar di dunia yaitu Volkswagen Group. Perusahaan asal Jerman tersebut kini menghadapi krisis finansial yang semakin meruncing akibat lonjakan biaya produksi serta ketatnya persaingan global yang tidak kunjung mereda.

Manajemen dilaporkan siap mengambil langkah ekstrem dengan menghentikan produksi hingga setengah dari total lini model mobil mereka di pasar global. Langkah efisiensi radikal ini terpaksa diambil demi menyelamatkan masa depan grup di tengah guncangan industri. Selain memangkas portofolio kendaraan secara besar-besaran, perusahaan juga akan melakukan perampingan kapasitas operasional secara signifikan.

Volkswagen berencana memotong kapasitas produksi tahunan mereka sebanyak satu juta unit. Angka produksi yang semula ditargetkan 10 juta kendaraan akan dipangkas menjadi hanya 9 juta unit per tahun. Dampak dari efisiensi tersebut sangat fatal karena VW dikabarkan akan menutup beberapa pabrik di Jerman serta melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap sekitar 100 ribu karyawan mereka.

Grup otomotif ini memang belum mengumumkan secara resmi daftar merek dan model yang akan dihentikan produksinya. Namun pihak internal menyatakan kemungkinan besar akan mengeliminasi varian kendaraan yang tidak memberikan nilai penjualan signifikan. Fokus pengeluaran teknologi akan dialihkan hanya pada produk yang memberikan profit besar atau sudah laris di pasaran seperti Polo, Golf, T-Roc, serta Tiguan.

Gejolak internal ini diperkuat oleh pernyataan Chief Financial Officer VW yaitu Arno Antlitz yang menjelaskan situasi fundamental perusahaan saat ini.

"Pengurangan biaya yang direncanakan hingga saat ini berdasarkan program yang telah disepakati tidak lagi cukup dalam lingkungan ekonomi dan geopolitik saat ini. Sebaliknya, kita harus secara fundamental menyelaraskan kembali model bisnis kita dan mencapai peningkatan struktural yang berkelanjutan," ujar Arno dikutip dari Carscoops, Senin (13/7/2026).

Pernyataan petinggi tersebut menegaskan bahwa perusahaan sedang berada di bawah tekanan berat akibat memburuknya lingkungan ekonomi global. Program penghematan biaya yang sebelumnya direncanakan kini dianggap tidak lagi memadai untuk mempertahankan daya saing. Volkswagen akhirnya memilih jalan transformasi radikal melalui perombakan total pada model bisnis dan struktur organisasi demi bertahan hidup di panggung otomotif internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia

GAC Tembus 30 Juta Unit Saat Persaingan Mobil China Semakin Memanas di Indonesia

Otomotif | Senin, 13 Juli 2026 | 11:47 WIB

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Indonesia Resmi Terapkan Mandatori Biodiesel B50 Ditengah Tantangan Standar Mesin Otomotif Nasional

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:38 WIB

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:35 WIB

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:08 WIB

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:04 WIB

×