Persiapan Operator Hadapi PSBB Mulai 14 September Besok

Dythia Novianty

Minggu, 13 September 2020 | 15:15 WIB
Persiapan Operator Hadapi PSBB Mulai 14 September Besok
Ilustrasi: Bekerja dari rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Melihat kondisi tantangan pandemi Covid-19 yang belum membaik, mendorong Pemerintah mengambil langkah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total kembali. Operator telekomunikasi pun menjadi salah satu pihak yang diandalkan selama masa tersebut, harus melakukan persiapan.

Di masa PSBB seperti sebelumnya, digitalisasi menjadi keharusan masyarakat untuk tetap beraktivitas. Indosat Ooredoo memahami bahwa diperlukan sebuah solusi teknologi, untuk membagikan kuota internet ke peserta didik dan pengajar secara massive dan simple, selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Indosat Ooredoo telah menyiapkan platform untuk mendistribusikan kuota internet data ke para peserta didik dan pengajar, API (Aplication Programming Interface) Gift Data, yaitu sebuah perangkat lunak yang memungkinkan pelanggan membagikan kuota internet ke nomor-nomor IM3 Ooredoo melalui sebuah dashboard.

Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena, mengatakan bahwa API Gift Data Indosat Ooredoo dapat mengirimkan kuota data secara massive, seamless, dan fleksibel.

Ilustrasi Indosat Ooredoo. [Indosat Ooredoo]
Ilustrasi Indosat Ooredoo. [Indosat Ooredoo]

"API ini juga mendukung fitur automatisasi dan kustomisasi, yang memudahkan pengelolaan pengiriman kuota data sesuai kebutuhan setiap bulannya. Kami yakin platform ini akan efektif digunakan untuk penyaluran kuota internet kepada siswa-siswi serta guru agar pendidikan di Indonesia dapat terus berjalan," ujarnya melalui keterangan resmi.

Dalam hal kapasitas jaringan, Indosat Ooredoo Network Operating Center (INOC) dan Indosat Ooredoo Service Operating Center (ISOC) melakukan monitoring dan kontrol jaringan selama 24x7 secara realtime.

Sementara itu, Smartfren pun melakukan langkah yang sama dalam memastikan optimasi jaringan dan secara intensif terus memantau perubahan traffic yang terjadi.

Kedua langkah tersebut dilakukan guna memastikan seluruh pelanggan Smartfren bisa mendapatkan koneksi internet dengan kecepatan maksimal di mana pun berada.

Optimasi jaringan yang dimaksud adalah menyesuaikan kapasitas network di area yang low traffic tersebut, kemudian mengatur kembali route traffic data ke area-area yang memerlukan kapasitas lebih tinggi sesuai kebutuhan.

baca juga

Munir Syahda Prabowo, VP Technology Relations & Special Project Smartfren, mengatakan bahwa Smartfren sudah siap dan terus mengoptimalkan network agar kinerjanya dapat mendukung skema PSBB dari pemerintah.

"Network Smartfren sudah 100 persen 4G, selalu dipantau secara intensif selama 24 jam dan dikelola secara dinamis, jadi menyesuaikan pergerakan kepadatan traffic. Selain itu, kami terus melakukan proses optimasi network, untuk menjamin pelanggan bisa mendapatkan kualitas maksimal ketika work from home (WFH) atau school from home (SFH) menggunakan aplikasi video conference," terangnya.

Dia mencotohkan, misalnya ketika PSBB 14 September 2020 nanti traffic lebih tinggi di area pemukiman karena WFH, maka akan dilakukan penyesuaian kapasitas untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut.

Ilustrasi kantor Smartfren. [Smartfren]
Ilustrasi kantor Smartfren. [Smartfren]

Smartfren juga telah meluncurkan sejumlah produk baru yang lebih relevan untuk masyarakat yang melaksanakan WFH dan SFH, seperti Smartfren Unlimited dengan Booster Unlimited dan Kuota Nonstop.

Smartfren Unlimited merupakan paket internet yang bisa mengakses berbagai aplikasi tanpa ada batasan, selama 24 jam. Sedangkan Kuota Nonstop merupakan paket data berkuota besar dengan bonus akses yang membuat pelanggan bisa tetap terhubung ke internet meski kuota utamanya habis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Operator Telekomunikasi Buka-bukan Soal Dampak Virus Corona

Operator Telekomunikasi Buka-bukan Soal Dampak Virus Corona

Tekno | Selasa, 17 Maret 2020 | 11:12 WIB

Huawei Siap Beli Operator Telekomunikasi Terbesar di Brasil

Huawei Siap Beli Operator Telekomunikasi Terbesar di Brasil

Tekno | Minggu, 22 September 2019 | 11:10 WIB

Pemerintah Dorong Semua Operator Telekomunikasi Uji Jaringan 5G

Pemerintah Dorong Semua Operator Telekomunikasi Uji Jaringan 5G

Tekno | Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:07 WIB

TdI: Dampak Mati Listrik Massal, Kemenpora Surati Operator Telekomunikasi

TdI: Dampak Mati Listrik Massal, Kemenpora Surati Operator Telekomunikasi

Sport | Selasa, 06 Agustus 2019 | 16:44 WIB

Operator Telekomunikasi Merger, Bagaimana Nasib Pelanggan?

Operator Telekomunikasi Merger, Bagaimana Nasib Pelanggan?

Tekno | Jum'at, 03 Mei 2019 | 00:08 WIB

Semua Operator Telekomunikasi Wajib Sediakan Layanan di Terowongan MRT

Semua Operator Telekomunikasi Wajib Sediakan Layanan di Terowongan MRT

Tekno | Kamis, 28 Maret 2019 | 19:11 WIB

Terkini

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Review Film By Any Means: Ketika Hukum Gagal, Kekerasan Layak Bicara?

Your Say | Rabu, 09 September 2026 | 06:25 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

×