facebook

Waspada, Anak-anak Bisa Tularkan Covid-19 ke Orang Dewasa Tanpa Gejala

Dythia Novianty | Tivan Rahmat
Waspada, Anak-anak Bisa Tularkan Covid-19 ke Orang Dewasa Tanpa Gejala
Ilustrasi anak batuk. (Shutterstock)

CDC memperingatkan bahwa anak-anak dapat menyebarkan Covid-19 kepada orang dewasa, tanpa menunjukkan gejala virus itu sendiri.

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperingatkan bahwa anak-anak dapat menyebarkan Covid-19 kepada orang dewasa, tanpa menunjukkan gejala virus itu sendiri.

Pengumuman CDC ini didapat setelah melakukan studi berdasarkan data yang diperoleh dari sejumlah pusat penitipan anak di AS.

CDC menggunakan sampel data dari 184 siswa, guru dan anggota keluarga yang terhubung ke tiga pusat penitipan anak di Salt Lake City, Utah pada 1 April hingga 10 Juli 2020.

Selama tiga bulan, 12 dari 110 anak pada akhirnya dinyatakan positif terkena Covid-19, 9 menunjukkan gejala ringan, sedangkan 3 lainnya tidak ada gejala sama sekali. Selain itu, 6 dari 28 guru yang berada dalam pengawasan juga positif tertular virus.

Baca Juga: CDC: Anak-anak Bisa Menularkan Virus Corona ke Orang Dewasa Lainnya

Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)
Ilustrasi anak batuk, pilek dan demam. (Shutterstock)

Untuk melihat lebih jauh potensi penyebaran virus, para peneliti CDC juga melakukan pelacakan kontak mendalam yang mengonfirmasi bahwa 18 guru dan siswa yang terinfeksi kemudian menyebarkan Covid-19 ke 12 dari 46 anggota keluarga yang mengikuti penelitian.

Sedangkan 6 ibu dinyatakan terinfeksi Covid-19, dan salah satunya harus dirawat di rumah sakit.

Studi yang dilakukan CDC ini memancing lebih banyak kekhawatiran karena sekolah dan pusat penitipan anak di seluruh negeri terus dibuka kembali setelah musim panas berakhir.

Randi Weingarten, presiden Federasi Guru Amerika, mengatakan bahwa sekolah membutuhkan pedoman penanganan Covid-19, seperti penggunaan penutup wajah atau masker dan aturan jarak sosial yang ketat seandainya sekolah ingin dibuka kembali dengan aman.

"Jika penyebaran komunitas terlalu tinggi seperti di Missouri dan Mississippi, jika Anda tidak memiliki infrastruktur pengujian, dan jika Anda tidak memiliki pengamanan yang mencegah penyebaran virus di sekolah, kami yakin sekolah tidak bisa dibuka kembali secara langsung," tutup Weingarten seperti dikutip dari Daily Mail, Senin (14/9/2020).

Baca Juga: RS Darurat Covid-19 Siapkan Tower 5 untuk Isolasi Pasien

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar