Tiga Ekor Paus Bungkuk Tersesat Masuk ke Sungai Penuh Buaya

BBC

BBC

Selasa, 15 September 2020 | 21:45 WIB
Tiga Ekor Paus Bungkuk Tersesat Masuk ke Sungai Penuh Buaya
[BBC].

Suara.com - Seekor paus bungkuk dilaporkan tersesat ke sebuah sungai yang dipenuhi buaya di wilayah Australia utara hingga 30 kilometer dan kini pihak berwenang tengah memandunya untuk kembali ke laut.

Para ahli meyakini, paus-paus itu melakukan migrasi laut tahunan ketika beberapa dari satwa mamalia tersebut "salah belok".

Dua paus kemudian bisa berenang keluar dari sungai, namun satu dari mereka masih berada di sana.

Ini merupakan pertama kalinya seekor paus terlihat di sungai yang penuh buaya di Australia.

Mengingat perkiraan panjangnya yang mencapai 16 meter, paus bungkuk dianggap tidak mungkin diganggu oleh buaya-buaya itu.

Namun seorang pejabat pada hari Senin (14/09) mengatakan, risiko bisa meningkat jika paus itu terdampar di perairan dangkal.

Apa yang tengah terjadi?

Paus-paus ini terlihat pekan lalu di East Alligator River oleh orang-orang yang berperahu di Taman Nasional Kakadu - taman nasional terbesar di Australia dan terdaftar sebagai situs Warisan Dunia.

Pemandangan hewan yang berenang di sepanjang kelokan sungai yang berlumpur - jauh dari perairan terbuka - membuat penduduk setempat takjub.

"Ini adalah sesuatu yang belum pernah tercatat sebelumnya - tidak hanya di wilayah utara - namun (di) Australia. Ini benar-benar tidak biasa," kata Carole Palmer, seorang ilmuwan ekosistem laut untuk pemerintah wilayah itu.

baca juga

Sulit untuk menentukan apakah lebih dari satu paus membutuhkan bantuan karena "air sungai cokelat keruh", tambahnya.

Bagaimana paus-paus itu bisa sampai di sana?

Palmer mengatakan kepada Australian Broadcasting Corporation bahwa para ahli tidak yakin "mengapa paus ini salah belok" ke lepas pantai utara negara itu.

Diperkirakan mereka menuju selatan ke Antartika, namun keliru memasuki muara yang membawa mereka lebih jauh ke hulu sungai.

Paus-paus bermigrasi ke perairan yang lebih hangat di lepas pantai Australia selama musim semi untuk melahirkan sebelum kembali ke Antartika untuk mencari makan.

Apakah di sana berbahaya?

Meski sungai itu dipenuhi buaya air asin, para ilmuwan berharap di sana tidak terjadi pertarungan.

Namun jika paus terperangkap di perairan dangkal dan terdampar di tepi sungai "mereka menjadi santapan mudah," kata Palmer kepada ABC.

"Tidak mungkin kita bisa mengangkat paus bungkuk sepanjang 12-16 meter dari gundukan pasir dan berpotensi membuat buaya-buaya itu keluar."

Apa saja yang dilakukan pihak berwenang untuk membantu?

Untuk memandunya menuju laut, sejumlah perahu dilarang berlayar di sepanjang sungai.

Diharapkan paus tersebut akan pergi dengan sendirinya, tetapi paus itu tetap berada di sekitar bagian sungai yang paling dalam - sekitar 20 kilometer dari laut.

Palmer mengatakan pihak berwenang tengah mempertimbangkan beberapa cara untuk menariknya keluar, seperti memanfaatkan "suara bising" dari perahu-perahu yang berlayar di sekitar sungai atau rekaman suara paus bungkuk.

"Ini memang cukup rumit, namun semua orang benar-benar berupaya untuk memindahkannya dengan cara yang positif," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:12 WIB

Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Bersihkan Kali Krukut dari 5,1 Ton Sampah

Peringati Hari Sungai dan World Cleanup Day, TelkomGroup Bersihkan Kali Krukut dari 5,1 Ton Sampah

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:00 WIB

Sungai Batanghari Jambi Surut Akibat Kemarau, Ramai Diobok-obok Pemburu Benda Antik

Sungai Batanghari Jambi Surut Akibat Kemarau, Ramai Diobok-obok Pemburu Benda Antik

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:39 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam Saat Kemarau, Pakar Ungkap Penyebabnya

Sungai Cileungsi Menghitam Saat Kemarau, Pakar Ungkap Penyebabnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Awas Tersesat! Film Horor 'Urang Bunian' Siap Bawa Penonton Masuk ke Dimensi Lain

Awas Tersesat! Film Horor 'Urang Bunian' Siap Bawa Penonton Masuk ke Dimensi Lain

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 16:35 WIB

Seberapa Kuat Chemistry Carissa Perusset & Anya Zen? Ini Cerita Mereka di Film Lobang Buaya

Seberapa Kuat Chemistry Carissa Perusset & Anya Zen? Ini Cerita Mereka di Film Lobang Buaya

Video | Minggu, 20 September 2026 | 14:00 WIB

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 07:30 WIB

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 18:31 WIB

Terkini

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

Iran Siap Buka Selat Hormuz dalam Seminggu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:43 WIB

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Berprestasi, Pegadaian Borong Penghargaan di Ajang The Best Contact Center Indonesia 2026

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 08:39 WIB

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

Polemik Pembentukan Korps Kadet untuk Pelajar, Akademisi: Rawan Kepentingan Elektoral

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:38 WIB

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Sinopsis Dead-End Job: Lee Jae-wook Terjebak Pekerjaan Mengerikan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Microsoft Kucurkan 1,7 Miliar Dolar AS ke Indonesia, Meutya Dorong RI Jadi Hub AI ASEAN

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 08:30 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura Tanpa Pemain Lokal, John Herdman Beri Jawaban Tegas

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 08:28 WIB

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Jejak Karier Guruh Soekarnoputra, Maestro Seni yang Juga Berkiprah di Dunia Politik

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 08:25 WIB

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Review Lagu 'Patient Zero' Taylor Swift: Pesan Menohok Buat Kamu yang Terjebak Hubungan Manipulatif

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 08:20 WIB

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Di Tengah Heboh Lapas Cibinong, Napi Narkoba Pekanbaru Kabur Belum Ditangkap

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 08:19 WIB

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

PDIP: Guruh Soekarnoputra Sosok Marhaenis dan Pejuang Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 08:17 WIB

×