Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
Ilustrasi bendera Australia (Pexels)
baca 10 detik

Lima ratus SPBU di Australia kehabisan stok akibat gangguan distribusi di Selat Hormuz.

Menteri Chris Bowen mengonfirmasi New South Wales sebagai wilayah yang paling terdampak krisis.

Perdana Menteri mengimbau masyarakat berhenti melakukan aksi panic buying demi menstabilkan stok nasional.

Suara.com - Pemerintah federal Australia memberikan laporan terbaru mengenai kondisi ketahanan energi di wilayah mereka yang sedang terguncang.

Sebanyak lebih dari 500 stasiun pengisian bahan bakar umum SPBU BBM di seluruh penjuru negeri kini mengalami kekosongan pasokan.

Kondisi ini mencakup habisnya satu atau lebih jenis bahan bakar yang biasanya tersedia untuk masyarakat umum.

Gangguan distribusi minyak internasional ini diduga kuat merupakan dampak langsung dari penutupan Selat Hormuz oleh pihak Iran.

Situasi tersebut memicu kecemasan kolektif pada warga yang sangat bergantung pada kendaraan pribadi dan moda transportasi logistik.

Menteri Perubahan Iklim dan Energi, Chris Bowen, menyampaikan data valid tersebut dalam sidang parlemen federal pada Selasa, 24 Maret 2026.

Dalam penjelasannya, wilayah New South Wales tercatat sebagai area yang menerima dampak paling parah dibandingkan negara bagian lainnya.

Data menunjukkan terdapat 289 titik pengisian bahan bakar di wilayah tersebut yang sudah melaporkan kehilangan stok bensin dan diesel.

“Dari jumlah tersebut, 164 SPBU di antaranya secara spesifik melaporkan kehabisan stok diesel, yang mulai mengganggu mobilitas kendaraan berat di wilayah tersebut,” tulis Drive, Rabu (25/3/2026).

baca juga

Kelangkaan solar ini menjadi ancaman serius bagi rantai pasok barang kebutuhan pokok yang menggunakan truk besar.

Fenomena serupa juga menyebar ke wilayah Victoria dengan laporan kekosongan yang terjadi di 162 lokasi pengisian bahan bakar.

Menteri Energi Victoria, Lily D’Ambrosio, memberikan klarifikasi tegas mengenai penyebab utama dari krisis lokal yang sedang terjadi ini.

Ia menekankan bahwa masalah sebenarnya bukan terletak pada ketiadaan pasokan bahan bakar dari terminal pusat pemerintahan.

Lily menyebutkan bahwa aksi belanja panik atau panic buying dari warga menjadi pemicu utama stok di pompa bensin habis.

Tekanan mendadak pada sistem distribusi lokal yang biasanya stabil membuat petugas kewalahan memenuhi permintaan yang melonjak drastis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

Awal Retaknya Hubungan Trump - Netanyahu, Skenario Rahasia Mossad yang Gagal

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 12:47 WIB

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Viral Papan SPBU Tulis 'BUY BYD' Bukan Harga, Bukti Perang Iran Bikin Warga Pindah ke Mobil Listrik?

Otomotif | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:55 WIB

Terkini

Bupati Gowa Jadi Tersangka: Minta Rumah Diskon 70 Persen hingga Palak Minimarket Berkedok CSR

Bupati Gowa Jadi Tersangka: Minta Rumah Diskon 70 Persen hingga Palak Minimarket Berkedok CSR

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:41 WIB

Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026

Vietnam hingga Thailand Bawa Skuad Terbaik, Erick Thohir Ungkap Keistimewaan FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:39 WIB

Beda Versi Ombudsman dan Kanwil Soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, DPR Bakal Turun Cek Langsung

Beda Versi Ombudsman dan Kanwil Soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, DPR Bakal Turun Cek Langsung

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:38 WIB

Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat

Sidang Daycare Little Aresha: Anak Sakit Dibiarkan Tidur Beralas Perlak Tipis Tanpa Baju dan Diikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:34 WIB

Lawan Singapura Malam Ini, Legenda Timnas Indonesia Kasih Wejangan ke Kevin Diks Cs

Lawan Singapura Malam Ini, Legenda Timnas Indonesia Kasih Wejangan ke Kevin Diks Cs

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:33 WIB

Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru

Meski Obligasi BLBI Lunas, Suahasil Akui Pemerintah Akan Terus Tarik Utang Baru

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:31 WIB

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Review Serial Ted Lasso Season 1: Drama Olahraga yang Sangat Menginspirasi

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 16:30 WIB

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Penampakan Trofi FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir Umbar Janji Manis, Apa Itu?

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 16:28 WIB

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

Mulai 2027, Murid TK Dapat PIP Rp450 Ribu per Tahun, Guru PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

News | Jum'at, 25 September 2026 | 16:18 WIB

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Suahasil Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Lebihi 5,5% di Q3-Q4 2026

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 16:17 WIB

×