Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 25 Maret 2026 | 14:46 WIB
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Australia mulai merasakan imbas gangguan pasokan minyak mentah dunia akibat konflik yang kian memanas di Timur Tengah. [Freepik]
baca 10 detik
  • Ratusan SPBU di Australia mulai kehabisan stok BBM akibat gangguan pasokan minyak mentah dunia imbas konflik Timur Tengah.
  • Pemerintah Australia batasi penggunaan BBM dan imbau masyarakat hemat, namun belum berlakukan kuota atau rasionalisasi.
  • Negara-negara eksportir energi berpotensi prioritaskan kebutuhan domestik, menyusul langkah Malaysia minggu lalu.

Suara.com - Australia mulai merasakan imbas gangguan pasokan minyak mentah dunia akibat konflik yang kian memanas di Timur Tengah. Ratusan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Negeri Kanguru dilaporkan mulai kehabisan stok BBM.

Kondisi ini menyentak publik Australia dan memicu kekhawatiran akan krisis energi yang lebih luas. Mengutip The Guardian, Rabu (25/3/2026), Menteri Energi Australia, Chris Bowen, mengonfirmasi terjadinya kelangkaan stok BBM di beberapa wilayah.

Di negara bagian Victoria, sebanyak 109 unit SPBU dilaporkan telah kehabisan setidaknya satu jenis bensin. Kondisi serupa terjadi di Queensland, di mana 47 unit SPBU kehabisan stok diesel dan 32 gerai kehabisan bensin jenis unleaded reguler. Sementara di New South Wales (NSW), sebanyak 37 SPBU dilaporkan mengalami kekosongan stok BBM secara keseluruhan.

"Langkah awal adalah pembatasan penggunaan oleh publik, kampanye informasi, dan imbauan kepada masyarakat untuk menghemat bahan bakar. Tindakan lebih lanjut baru akan dipertimbangkan setelah itu. Saya tegaskan, posisi kita masih jauh dari tahap tersebut," ujar Bowen, mencoba menenangkan publik.

Meski demikian, Bowen belum bersedia membuka data ketersediaan BBM untuk wilayah Australia Barat, Northern Territory, Australia Selatan, atau Tasmania. Ia juga enggan merinci kapan tepatnya pemerintah menyadari adanya enam pengiriman minyak yang gagal menuju Australia. Bowen hanya menyebut proses kegagalan tersebut terjadi secara bertahap dan tidak dalam satu hari yang sama.

Pemerintah Australia menegaskan bahwa kebijakan kuota atau rasionalisasi BBM belum akan diberlakukan dalam waktu dekat. Prioritas saat ini adalah langkah-langkah antisipasi dan imbauan hemat energi kepada masyarakat.

Krisis BBM di Australia ini tidak terlepas dari dinamika geopolitik global. Konflik di Timur Tengah mengganggu jalur distribusi minyak dunia, memicu kekhawatiran akan seretnya pasokan bagi negara-negara importir seperti Australia.

Pemerintah Australia sendiri terus berupaya mengamankan pasokan energi. Perdana Menteri Anthony Albanese telah merilis pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, yang menegaskan komitmen kedua negara untuk melanjutkan perdagangan energi. Singapura merupakan salah satu sumber utama impor minyak bagi Australia.

Namun, para ahli energi mulai menyuarakan kekhawatiran. Mereka khawatir negara-negara eksportir energi akan mulai memprioritaskan konsumsi domestik dan mengurangi ekspor. Kekhawatiran ini semakin menguat setelah Malaysia pada pekan lalu secara tegas menyatakan akan memprioritaskan kebutuhan dalam negeri.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:59 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB