Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya

Husna Rahmayunita

Senin, 30 Maret 2026 | 12:33 WIB
Fenomena Pink Moon April 2026 Bisa Dilihat di Indonesia? Catat Waktu dan Cara Menyaksikannya
Fenomena Pink Moon pada April 2026 Apakah Tampak di Indonesia? (freepik)

Suara.com - Pada bulan April 2026 mendatang, langit akan dihiasi fenomena full moon yang populer dengan nama Pink Moon. Lantas, fenomena Pink Moon apakah tampak di Indonesia?

Meski disebut "Pink Moon", banyak yang masih salah paham mengira bulan akan berubah warna menjadi merah muda. Justru di balik namanya, tersimpan cerita menarik tentang budaya dan penamaan fenomena langit.

Kabar baiknya, fenomena ini bisa dinikmati langsung dari berbagai wilayah di Tanah Air. Lantas, kapan waktu terbaik untuk melihat Pink Moon 2026 dan bagaimana cara menikmatinya dengan jelas? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Asal Usul Nama Pink Moon

Nama Pink Moon sering membuat orang salah paham karena dianggap bulan akan berubah warna menjadi merah muda. Padahal, kenyataannya tidak demikian. Warna bulan tetap seperti biasa, yakni putih kekuningan, meskipun terkadang bisa terlihat agak oranye saat berada dekat cakrawala.

Istilah Pink Moon berasal dari tradisi masyarakat Amerika Utara yang mengaitkan bulan purnama dengan perubahan musim.

Nama ini diambil dari bunga liar berwarna merah muda bernama phlox yang biasanya mekar pada musim semi, sekitar bulan April. Mekarnya bunga ini menjadi simbol datangnya musim baru, sehingga digunakan sebagai penanda waktu.

Selain Pink Moon, bulan purnama April juga memiliki berbagai nama lain seperti Bulan Tunas, Bulan Kebangkitan, Bulan Es Mencair, hingga Bulan Paskah. Semua nama tersebut mencerminkan perubahan alam yang terjadi pada periode tersebut.

Kapan Pink Moon April 2026 Terjadi?

Menurut situs astronomi Time and Date, Pink Moon pada tahun 2026 diprediksi mencapai puncaknya pada 2 April 2026 pukul 09.11 WIB. Pada waktu ini, bulan berada dalam fase purnama sempurna, yaitu ketika posisi Bulan berseberangan dengan Matahari terhadap Bumi.

baca juga

Meski puncaknya terjadi pada pagi hari, kamu tetap bisa melihat fenomena ini dengan jelas pada malam hari. Waktu terbaik untuk mengamati Pink Moon adalah sejak malam tanggal 1 April hingga malam 2 April 2026.

Pada fase ini, bulan akan terlihat hampir sepanjang malam. Bulan terbit saat senja dari arah timur dan akan terbenam saat fajar di arah barat. Hal ini membuat Pink Moon sangat mudah diamati, termasuk dari wilayah Indonesia selama cuaca mendukung.

Fakta Menarik Pink Moon 2026

Berikut beberapa fakta menarik tentang Pink Moon tahun 2026 yang perlu kamu ketahui:

1. Bukan supermoon

Pink Moon 2026 tidak termasuk kategori supermoon karena jaraknya dari Bumi tidak berada di titik terdekat. Meski begitu, tampilannya tetap terlihat besar dan terang di langit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Daftar 8 Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon Hingga Parade Planet

Lifestyle | Minggu, 29 Maret 2026 | 13:10 WIB

Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya

Parade 6 Planet Siap Hiasi Langit di 28 Februari 2026, Catat Waktu Terbaik Melihatnya

Tekno | Selasa, 24 Februari 2026 | 08:38 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×