Isolasi Covid-19, Hilangkan Nyawa Ribuan Pasien Alzheimer

Dythia Novianty, Tivan Rahmat

Selasa, 22 September 2020 | 12:30 WIB
Isolasi Covid-19, Hilangkan Nyawa Ribuan Pasien Alzheimer
Ilustrasi isolasi mandiri. (Pixabay/fernandozhiminaicela)

Suara.com - Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, pemerintah Amerika Serikat telah meminta warganya melakukan isolasi mandiri, mirip PSBB di Indonesia. Imbauan ini membuat masalah baru di AS, terutama bagi para penderita Alzheimer yang didominasi oleh orang lanjut usia (lansia).

Berdasarkan catatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), lebih dari 134.200 orang telah meninggal karena penyakit seperti Alzheimer sejak pandemi Covid-19 melanda negara tersebut. Bagi para penderita Alzheimer, stimulasi sosial dan mental memiliki peranan penting untuk memperlambat demensia.

Namun karena adanya isolasi, sejumlah dokter melaporkan bahwa pasien Alzheimer yang selama bertahun-tahun berada dalam kondisi stabil, kini justru bertambah parah. Tak jarang, isolasi mandiri ini mengakibatkan pasien Alzheimer meninggal dunia.

Pasalnya, koneksi sel otak dan sel-sel di dalamnya menjadi mati karena tidak ada stimulus dari orang lain, sehingga menghancurkan memori dan fungsi mental penting lainnya.

Angka kematian akibat alzheimer di AS meningkat (Shutterstock)
Ilustrasi penderita alzheimer.  (Shutterstock)

Sejak pandemi Covid-19 melanda AS, kasus kematian dari panti jompo berkontribusi 'menyumbang' 40 persen kematian di negara pimpinan Donald Trump tersebut.

Pakar Alzheimer dari Universitas Pennsylvania Dr. Jason Karlawish mengatakan bahwa isolasi mandiri ini bertolak belakang dengan kebutuhan pasien Alzheimer yang memerlukan interaksi dengan keluarga dan orang sekitarnya.

"Keluarga mengisi banyak celah di panti jompo. Mereka banyak memberi makan dan mandi. Mereka mengadvokasi dan berkomunikasi," papar Karlawish seperti dikutip dari New York Post, Selasa (22/9/2020).

Jika Anda menganggap Alzheimer sebagai kecacatan, dia menambahkan, anggota keluarga hampir seperti kursi roda kognitif bagi pasien yang kehilangan sebagian pikiran mereka.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingin Tak Mudah Lupa dan Terhindar dari Alzheimer, Ini Saran dari Dokter

Ingin Tak Mudah Lupa dan Terhindar dari Alzheimer, Ini Saran dari Dokter

Health | Senin, 21 September 2020 | 14:10 WIB

Makanan Kaya Kandungan Flavonoid Baik untuk Cegah Penyakit Alzheimer

Makanan Kaya Kandungan Flavonoid Baik untuk Cegah Penyakit Alzheimer

Health | Senin, 21 September 2020 | 13:29 WIB

Hari Alzheimer Sedunia, Simak 5 Cara Kurangi Risiko Terkena Penyakit Ini

Hari Alzheimer Sedunia, Simak 5 Cara Kurangi Risiko Terkena Penyakit Ini

Health | Senin, 21 September 2020 | 12:24 WIB

Cara Merawat Penderita Alzheimer di Rumah

Cara Merawat Penderita Alzheimer di Rumah

Health | Senin, 21 September 2020 | 11:40 WIB

Hari Alzheimer Sedunia: Menuju Indonesia Ramah Demensia Ramah Lansia 2025

Hari Alzheimer Sedunia: Menuju Indonesia Ramah Demensia Ramah Lansia 2025

Health | Senin, 21 September 2020 | 09:01 WIB

Hari Alzheimer Sedunia, Ketahui Bedanya dengan Demensia dan Pikun

Hari Alzheimer Sedunia, Ketahui Bedanya dengan Demensia dan Pikun

Health | Senin, 21 September 2020 | 08:43 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×