Terungkap! Ini Penyebab Penyebaran Cepat Covid-19

Dythia Novianty

Sabtu, 26 September 2020 | 12:15 WIB
Terungkap! Ini Penyebab Penyebaran Cepat Covid-19
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan di Houston, AS menemukan penyebab penyebaran cepat virus corona (SAR-CoV2) secara luas. Covid-19 diduga telah bermutasi terus menerus seiring perjalanan penularannya yang luas.

Dalam studi yang dirilis, Rabu (23/9), para ilmuwan memaparkan 5.000 urutan genetik virus corona yang mengungkapkan akumulasi mutasi virus yang terus-menerus, salah satunya mungkin yang membuatnya menjadi semakin mudah menular.

Namun, laporan baru tidak menemukan bahwa mutasi ini membuat virus lebih mematikan atau mengubah hasil klinis. Sebagaimana melansir Antara, Sabtu (26/9/2020), mengutip dari Washington Post, semua virus mengakumulasi mutasi genetik, dan kebanyakan tidak signifikan.

Virus corona seperti SARS-CoV-2 relatif stabil seiring penyebaran virus, karena memiliki mekanisme mengoreksi diri saat bereplikasi.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Studi tersebut menyebut, setiap mutasi adalah “lemparan dadu” (banyak kemungkinan), dan dengan penularan yang begitu luas di Amerika Serikat—yang terus melihat puluhan ribu infeksi baru yang dikonfirmasi setiap hari—virus telah memiliki banyak peluang untuk berubah, berpotensi dengan konsekuensi yang merepotkan.

Studi terbaru, yang belum ditinjau sejawat, telah diunggah di MedRxiv. Tampaknya, ini menjadi agregasi tunggal terbesar dari urutan genetik virus di Amerika Serikat sejauh ini.

Sekumpulan urutan yang lebih besar diterbitkan awal bulan ini oleh para ilmuwan di Inggris, dan, seperti studi Houston, menyimpulkan bahwa mutasi yang mengubah struktur “spike protein” di permukaan virus mungkin mendorong penyebaran yang terlalu besar.

David Morens, ahli virologi di Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID), meninjau studi baru dan mengatakan temuan menunjukkan kemungkinan kuat bahwa virus, karena telah berpindah melalui populasi, menjadi lebih mudah menular, dan ini “mungkin memiliki implikasi pada kemampuan kami untuk mengontrolnya.”

Morens mencatat bahwa ini adalah studi tunggal, dan "Anda tidak ingin menafsirkan secara berlebihan apa artinya ini". Tetapi virus, katanya, berpotensi merespons—melalui mutasi acak—terhadap intervensi seperti pemakaian masker dan jarak sosial.

baca juga

“Mengenakan masker, mencuci tangan, semua itu adalah penghalang penularan, tetapi karena virus menjadi lebih menular, secara statistik lebih baik untuk meningkatkan hambatan itu,” kata Morens, penasihat senior Anthony S. Fauci, direktur NIAID.

Menurutnya, ini berimplikasi pada formulasi vaksin. Ketika orang memperoleh kekebalan, baik melalui infeksi atau vaksin, virus dapat berada di bawah tekanan selektif untuk menghindari respons kekebalan manusia.

"Meskipun kita belum tahu, masih ada kemungkinan bahwa virus corona ini, ketika kekebalan tingkat populasi kita cukup tinggi, virus corona ini akan menemukan cara untuk menghindari kekebalan kita," kata Morens.

“Jika itu terjadi, kita akan berada dalam situasi yang sama seperti flu. Kami harus mengejar virus dan, saat virus bermutasi, kami harus mengutak-atik vaksin kami. "

Peter Thielen, ahli biologi molekuler di Laboratorium Fisika Terapan Universitas Johns Hopkins, mengatakan para ilmuwan perlu terus mempelajari virus untuk melihat apakah mutasi baru yang diidentifikasi oleh peneliti Houston mengubah "kebugaran" virus, “dan apakah penularan SARS-CoV -2 benar-benar meningkat sebagai hasil dari mutasi ini."

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Di Houston pada peneliti mengelompokkan pola penyebaran virus corona, di mana mereka menemukan pola penyebaran yang berbeda dari ketika awal virus menjangkiti warga kota hingga sekarang ini.

Gelombang pertama, virus hanya menjangkiti orang kalangan atas (kaya) dan lebih tua, sedangkan gelombang kedua mulai banyak menjangkiti orang muda dan yang berpenghasilan rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan Kelemahan Virus Corona dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Ilmuwan Temukan Kelemahan Virus Corona dan 4 Berita Kesehatan Lainnya

Health | Rabu, 23 September 2020 | 21:05 WIB

Ilmuwan Inggris Temukan Titik Kelemahan Virus Corona Covid-19

Ilmuwan Inggris Temukan Titik Kelemahan Virus Corona Covid-19

Health | Rabu, 23 September 2020 | 20:04 WIB

Ketua Adat di NTT Bikin Helipad di Bukit Bantu Helikopter Covid-19 Mendarat

Ketua Adat di NTT Bikin Helipad di Bukit Bantu Helikopter Covid-19 Mendarat

News | Rabu, 23 September 2020 | 11:48 WIB

Dijuluki Titan Triggerfish, Ikan Ini Bisa Berburu hingga ke "Darat"

Dijuluki Titan Triggerfish, Ikan Ini Bisa Berburu hingga ke "Darat"

Tekno | Rabu, 23 September 2020 | 07:00 WIB

Fauci: Ada 3 Tempat Bisnis Paling Berisiko Terkait Penyebaran Covid-19

Fauci: Ada 3 Tempat Bisnis Paling Berisiko Terkait Penyebaran Covid-19

Health | Selasa, 22 September 2020 | 13:21 WIB

CDC Akui Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara Sejauh 1,8 Meter

CDC Akui Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Udara Sejauh 1,8 Meter

Tekno | Selasa, 22 September 2020 | 07:45 WIB

Terkini

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Darya-Varia Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis dengan DiVi Lab di Self-Care AMRUN 5K 2026, Bali

Bali | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Setelah 7 Tahun Hiatus, Syahrini Juga Kembali untuk Aksi Kemanusiaan Lewat Incess for Humanity

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 14:45 WIB

Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik

Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik

Batam | Senin, 02 November 2026 | 14:43 WIB

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

Penipuan Online hingga Hoaks Bansos, Ini Disinformasi yang Banyak Menyasar Warga Jakarta

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

Rekonstruksi Pembunuhan Bayi di Kebayoran Lama, Pelaku Celupkan Kepala Korban ke Ember

News | Senin, 02 November 2026 | 14:34 WIB

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan 4 Segmen Bisnis Utama

Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan 4 Segmen Bisnis Utama

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Jelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman Coret Ole Romeny dari Skuad Timnas Indonesia?

Jelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman Coret Ole Romeny dari Skuad Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Anggota Wantimpres: Secara Hukum, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah

Anggota Wantimpres: Secara Hukum, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah

News | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Ketika 'Mayat' Bangkit Demi Rp2 Miliar: MD Pictures Rilis Film Komedi Segar Gak Ada Matinya

Ketika 'Mayat' Bangkit Demi Rp2 Miliar: MD Pictures Rilis Film Komedi Segar Gak Ada Matinya

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Little Women: Perjalanan Empat Saudari Menemukan Arti Kedewasaan

Review Buku Little Women: Perjalanan Empat Saudari Menemukan Arti Kedewasaan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 14:30 WIB

×